Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Showing posts with label Piala Dunia 2010. Show all posts
Showing posts with label Piala Dunia 2010. Show all posts

Inggris Kena 'Karma' 1966: Setiap Perbuatan Pasti ada Balasannya


Keputusan wasit yang tidak menganggap gol tembakan Frank Lampard dipastikan menjadi kontroversi besar tak cuma untuk Inggris tapi juga dunia. Buat Jerman, "sakit hati" mereka 44 tahun silam seperti terbayar.

Selama beberapa dekade kontroversi gol di final Piala Dunia 1966 diperdebatkan. Di menit ke-11 masa babak tambahan, dalam skor 2-2, bola sepakan Geoff Hurst memantul tiang, mencelat keluar garis gawang, dan wasit memutuskan sebagai gol.

Gol itu mengusik konsentrasi pemain-pemain Jerman. Inggris mencetak gol lagi sebelum peluit panjang berbunyi, menang 4-2, dan mereka keluar sebagai juara, meraih satu-satunya piala besar sampai saat ini.


Jerman meradang, dunia menyebutnya sebagai "gol hantu". Sampai sekarang, setiap kali Inggris bertemu Jerman, kontroversi itu selalu dibawa-bawa. Ada dendam berkepanjangan yang seakan tak pernah padam.

27 Juni 2010 Inggris terkena "karma". Pada pertemuan kedua tim di babak 16 besar, dalam keadaan tertinggal 1-2, sebuah tembakan Lampard di menit 39 menembus pertahanan Jerman dan tak bisa dijangkau kiper Manuel Neuer. Bola menerpa mistar, memantul ke gawang, dan tayangan ulang memperlihatkan jelas telah melewati garis gawang.

Wasit Jorge Larrionda dari Uruguay tidak meniup peluit alias tidak menganggapnya sebagai gol. Pemain Inggris ramai-ramai memprotes. Ofisial Inggris di bench, mulai dari Fabio Capello, asisten pelatih Stuart Pearce sampai "kapten tak bermain" David Beckham, bangkit dari kursinya, mengangkat tangan tinggi-tinggi, menggerutu sejadi-jadinya.

Di akhir cerita, Jerman menang telak 4-1 -- lebih telak dari kekalahan mereka 44 tahun silam. Inggris angkat koper dari Piala Dunia, lebih cepat dari dua edisi sebelumnya ketika mereka bertahan sampai babak perempatfinal.

"Ini lelucon. Hakim garis dekat sekali dari sana. Mereka mencoba mengembalikan kita ke tahun 1966," seru seorang fans Inggris dikutip The Sun. Seorang fans lain berteriak, "Kita butuh hakim garis dari Rusia!"

Rusia yang dimaksud adalah Tofik Bakhramov, hakim garis asal Uni Soviet yang memberitahu wasit Gofffried Dienst (Swiss) di final 1966, bahwa bola dilihatnya telah melewati garis gawang. Tapi wasit Jorge Larrionda dari Uruguay bahkan tidak berdiskusi dulu dengan asistennya untuk menganggap bahwa tembakan Lampard tidak gol.

Yang menarik, Larrionda dikabarkan berseru "Oh, Tuhan!" ketika di masa turun minum ia melihat tayangan ulang insiden tersebut.

Di tahun 1966, sebuah studi menghitung bahwa bola tidak masuk sepenuhnya dan masih berjarak 6 cm dari gol. Malam ini, pers Inggris berani menyebut bahwa bola tembakan Lampard sudah masuk 60 bahkan 90 cm.

Peristiwa di Bloemfontein ini pasti akan dikenang dunia apalagi Inggris. Mereka pasti akan bilang, "Kalau itu gol, berarti skor 2-2, dan apapun bisa saja terjadi."

Tapi para komentator menilai Jerman memang lebih pantas menang karena permainan mereka lebih baik daripada Inggris.

Sepakbola memang selalu melahirkan kontroversi. Seperti halnya kehidupan ini, penuh dengan kontroversi. Makanya kita tidak perlu kaget bila suatu saat mendapat pengalaman dan kejadian kontroversi. Apapun keputusan pemimpin harus diterima dengan 'senang hati', karena keputusan pemimpin tidak mungkin diganggu gugat kecuali ada keajaiban.

Namun perlu diingat bahwa, apapun perbuatan yang kita lakukan di dunia ini suatu saat nanti akan mendapat balasan (karma). Perbuatan baik akan mendapat karma baik, demikian pula perbuatan jelek akan mendapat karma jelek. Inggris telah mendapatkan karma, siapa tahu Anda menyusul. Makanya berbuat baiklah, agar mendapat karma yang baik.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Jepang vs Paraguay: Jepang Pulang Kampug dengan Kepala Tegak


Satu-satunya wakil terakhir Asia di piala dunia 2010 akhirnya pulang kampung menyusul Korea Selatan. Jepang tersingkir secara terhormat melalui drama adu penalti melawan Paraguay. Walaupun kalah, seluruh pemain, ofisial dan masyarakat Jepang menyambut gembira atas kepulangan timnasnya. Mereka telah berjuang sangat keras untuk terus bertahan di ajang kompetisi paling bergengsi di jagat raya.

Jepang pulang kampung secara tragis setelah kalah dalam tos-tosan adu penalti melawan Paraguay. Paraguay mencetak sejarah melangkah ke perempat final Piala Dunia 2010. Ini capaian tertinggi Paraguay di pesta ajang cabang olahraga terbesar sejagat.

Sedangkan Jepang, meski kalah, wajah-wajah jajaran official terlihat tetap tegar. Mereka kecewa meski tetap dengan "kepala tegak" atau oleh pengamat disebut dengan istilah kalah terhormat.
Keberuntungan menaungi "La Albirroja", karena menang adu penalti 5-3 pada laga perdelapan final yang digelar di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Afrika Selatan, Selasa (29/6).
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit waktu normal plus 2x15 menit extra time. Dengan demikian, penalti jadi "hakim" untuk menentukan siapa yang maju ke babak delapan besar.
Dalam drama yang menegangkan ini, semua algoju Paraguay sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan Jepang, satu pemainnya gagal, yaitu Yuichi Komano, karena tendangannya membentur mistar gawang dan bola terpental keluar.
Dengan demikian, Paraguay menunggu pemenang Spanyol vs Portugal yang baru bertarung saat berita ini dirilis, dinihari atdi. Mereka akan bertarung untuk perebutkan tiket ke semifinal.
Jepang tampil agresif sejak wasit Frank de Bleeckere meniup peluit kick-off. "Samurai Biru" langsung memberikan tekanan kepada Paraguay. Strategi ini cukup manjur, karena membuat "La Albiroja" cukup sulit mengembangkan permainannya di awal laga tersebut.
Terus mendapat tekanan, Paraguay melakukan serangan balasan. "Guaraníes" nyaris mencetak gol di menit ke-20, lewat aksi Lucas Barrios yang berhasil menerobos dua pemain belakang Jepang. Tetapi, sontekannya berhasil dihalau kiper Eiji Kawashima, sebelum bola ditendang jauh Yuji Nakazawa.
Jepang langsung meresponsnya. Satu menit berselang, satu-satunya wakil Asia yang tersisa ini pun hampir saja menjebol gawang Paraguay, seandainya mistar gawang tak "menolong". Bola tendangan keras Daisuke Matsui dari luar kotak penalti menghantam palang gawang itu, padahal kiper Justo Villar sudah tak mampu menjangkaunya.
Sepanjang 45 menit pertama ini, Jepang menunjukkan semangat tarung yang luar biasa. Tim besutan Takeshi Okada tersebut lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Sayang, peluang yang dihasilkan tidak berujung gol, termasuk tendangan keras Keisuke Honda dari luar kotak penalti pada menit ke-40. Babak pertama berakhir imbang 0-0.
Pada babak kedua, gantian Paraguay yang mendominasi sejak awal. "La Albirroja" terus menggempur tembok pertahanan Jepang, dan nyaris membuahkan gol pada menit ke-55. Edgar Benitez berhasil menembus kotak penalti setelah menerima umpan terobosan. Tetapi, tembakan kaki kirinya bisa diblok Yuji Nakazawa, yang meluncur untuk menghalaunya.
Jepang memberikan perlawanan sengit. Pada menit ke-70, Samurai Biru memberikan ancaman serius ketika Shinji Okazaki menembus kotak penalti usai menerima umpan terobosan Honda. Tetapi, tembakannya dari sektor kanan bisa dihalau Nestor Ortigoza, yang meluncur untuk membendung tendangan tersebut. Peluang Jepang ini pun hanya berujung tendangan pojok.
"Negeri Sakura" tak berhenti melancarkan agresinya. Saat pertandingan tersisa delapan menit, mereka kembali menghadirkan kemelut di mulut gawang Paraguay. Yuto Nagatomo melakukan penetrasi dari sayap kiri, lalu melepaskan umpan lambung, sehingga terjadi duel antara kiper Villar dan striker Yoshito Okubo. Tetapi wasit meniup peluit tanda Okubo melanggar Villar, ketika mereka berebut bola di udara.
Selepas peluang tersebut, Jepang mendominasi pertandingan dan terus mengurung pertahanan Paraguay. Walaupun demikian, serangan Honda dan kawan-kawan tak mampu meruntuhkan kokohnya barisan belakang Paraguay, sehingga sampai waktu normal 90 menit selesai, skor tetap imbang 0-0. Pertandingan pun dilanjutkan dengan babak tambahan waktu 2x15 menit.
Memasuki 15 menit pertama babak perpanjangan waktu, Jepang langsung menggeber. Serangan cepat yang dibangun dari sayap kanan membuat kubu Paraguay sempat ketar-ketir. Kengo Nakamura melepaskan tendangan datar yang keras dari sayap kanan, dan bola diblok Cladio Morel Rodriguez.
Paraguay pun memberikan reaksi serupa. Pada menit ke-94, melalui serangan dari sayap kiri, mereka bisa menerobos tembok pertahanan Jepang ketika Edgar Benitez melepaskan umpan silang. Barrios dengan sempurna menyundulnya, tetapi si kulit bundar mengarah tepat ke pelukan Kawashima.
Menit ke-97, Paraguay mendapat peluang terbaik sepanjang pertandingan yang melelahkan ini. Berawal dari solo run Claudio Morel hingga mendekati kotak penalti, dia memberikan umpan terobosan kepada Nelson Haedo Valdez. Sayang, sontekan Valdez mengenai kaki kiper Kawashima, yang maju untuk mempersempit ruang tembak Valdez.
Adu Penalti
Dalam drama dan uji keberuntungan ini, Paraguay yang lebih dulu melakukan tendangan. Edgar Barreto yang menjadi eksekutor dan dia sukses menjebol gawang Kawashima. Meskipun terbaca, tetapi tendangan kerasnya tak terjangkau.
Jepang bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Yasuhito Endo dengan mudah memperdaya Villar. Paraguay kembali unggul lewat tendangan Lucas Barrios, dan disamakan lagi oleh Jepang ketika bola tembakan Makoto Hasebe gagal dihalau.
Selanjutnya, Cristian Riveros yang menjadi algoju ketiga Paraguay, dengan percaya diri melaksanakan tugasnya karena dia berhasil memperdaya Kawashima untuk membawa timnya memimpin 3-2. Dalam kondisi cukup tertekan, Yuichi Komano mencoba menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan kerasnya membentur mistar gawang dan bola memantul keluar. Paraguay tetap memimpin 3-2.
Valdez, yang menjadi penendang keempat Paraguay, tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempertebal keunggulan "La Albirroja". Dia sukses menjebol gawang Jepang, membuat Paraguay unggul 4-2. Jepang sempat mengais harapan ketika Keisuke Honda bisa mencetak gol sehingga skor menjadi 4-3.
Namun, Oscar Cardozo yang menjadi penendang terakhir, kembali mencetak gol untuk mengubah kedudukan menjadi 5-3. Sontak, para pemain Paraguay langsung berhamburan untuk meluapkan dan merayakan keberhasilan mereka maju ke perempat final, karena kemenangan sudah berada di genggaman.(tribunnews/cen/ka)


- Tendangan penalti

Paraguay Jepang
Edgar Barreto: gol Yasuhito Endo: gol
Lucas Barrios: gol Makoto Hasebe: gol
Cristian Riveros: gol Yuichi Komano: gagal (kena mistar)
Nelson Haedo Valdez: gol Keisuke Honda: gol
Oscar Cardozo: gol

Pelajaran yang bisa diambil dari berita di atas adalah bahwa dalam suatu pertandingan
pasti akan ada yang menang dan kalah. Yang menang jangan sombong, untuk yang kalah jangan kecil hati. Kekalahan setelah kerja keras itu lebih baik dari pada kemenangan dari hasil pemberian atau hadiah.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Belajarlah dari Piala Dunia 2010: Aku Heran.....


Piala Dunia 2010 Afrika Selatan telah memasuki babak krusial. Masing-masing tim berebut untuk lolos ke babak 16 besar. Siapa yang lengah akan gagal dan siap-siap angkat koper dari Afrika Selatan ke Negaranya. Bagi yang lolos saya ucapkan selamat, berarti tim anda berhak untuk melanjutkan kompetisi dengan tujuan akhir "Juara dunia".

Namun perlu diingat bahwa untuk mencapai babak 16 besar, babak 8 besar, babak 4 besar, dan babak final, diperlukan kerja keras tahan lelah, butuh kesabaran tingkat tinggi dan butuh kejujuran kelas wahid. Tanpa modal itu, kemenangan tanpa arti apa-apa. Kemenangan yang didapat dari jalan curang, menyuap wasit, mengatur skor pertandingan hanya akan mencoreng muka tim dan rakyatnya.


Biarlah kalah tapi tetap menjunjung tinggi fair play ( kejujuran), legowo dan menerima dengan lapang dada tanpa marah, anarkis dan sumpah serapah. Kita harus ingat bahwa kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam suatu pertandingan. Yang menang jangan membusungkan dada, sombong, dan takabur. Sebagai bahan renungan (muhasabah) saya tuliskan beberapa baris nasehat agar dalam hidup ini selalu menjaga diri dari dosa dan kesalahan agar kita selamat di dunia dan akhirat.

Baris nasehat ini saya beri Judul: Aku Heran.....

"Wahai manusia !

Aku heran pada orang yang yakin akan kematian, tapi hidup bersuka ria.

Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggungjawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi asyik mengumpulkan dan menumpuk harta.

Aku heran pada orang yang yakin akan kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak.

Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani hidupnya dengan bersantai-santai.

Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya.

Aku heran pada intelektual, yang bodoh dalam soal moral.

Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap kotor.

Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya.

Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi segala perilakunya tapi ia berbuat durjana.

Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu diminta pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya, tapi berharap belas kasih orang lain.

Sungguh.. tiada Tuhan kecuali Aku.. dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku.

Wahai manusia !

Hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya. Setiap hari Aku datangkan rejeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memujiKu. Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau lapang dada. Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang.

Wahai manusia !

Setiap hari Aku mendatangkan rejeki untukmu. Sementara setiap malam malaikat datang kepadaKu dengan membawa catatan perbuatan jelekmu. Engkau makan dengan lahap rejekiKu, namun engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepadaKu. Aku kabulkan jika engkau memohon kepadaKu. KebaikanKu tak putus-putus mengalir untukmu. Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaKu tiada henti.

Akulah pelindung terbaik untukmu. Sedangkan engkau hamba terjelek bagiKu. Kau raup segala apa yang Kuberikan untukmu. Kututupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan.

Aku sungguh sangat malu kepadamu, sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu kepadaKu. Engkau melupakan diriKu dan mengingat yang lain.

Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepadaKu engkau merasa aman-aman saja.

Pada manusia engkau takut dimarahi, tetapi pada murka-Ku engkau tak peduli."

Ikhwan fillah, bersujudlah dan bertaubatlah kepada allah SWT serta menangislah.

betapa banyak dosa yang telah kita perbuat selama ini.

lihatlah betapa banyak kelalaian yang telah kita lakukan selama ini.

"Ya Allah,

kami bukanlah hambaMu yang pantas memasuki surga firdausMu, tidak juga kami mampu akan siksa api nerakaMu, berilah hambaMu ini ampunan, dan hapuskanlah dosa-dosa kami, sesungguhnya hanya Engkaulah Sang Maha Pengampun, Sang Maha Agung.

Ya Allah,

dosa-dosa kami seperti butiran pasir dipantai,

anugrahilah kami ampunan wahai Yang Maha Agung,

umur kami berkurang setiap hari sedangkan dosa-dosa kami terus bertambah

adakah jalan upaya bagi kami.

Ya Allah,

hambaMu yang penuh maksiat ini bersimpuh menghadapMu mengakui dosa-dosanya dan memohon kepadaMu,

ampunilah, karena hanya Engkaulah Sang Pemilik Ampunan,

bila Engkau Campakkan kami,

kepada siapa dan kemana kami mesti berharap selain dariMu".

"Hisablah dirimu sebelum Allah menghisabmu".

Imam Ali bin Abu Thalib RA


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Dua Jempol untuk Afrika Selatan: Kalah-Menang adalah Biasa


Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah tim tuan rumah tersingkir di babak penyisihan grup. Memalukan memang, mengecewakan bobotohnya memang, menyakitkan memang. Itulah yang sekarang ini menimpa Afrika Selatan. Bertindak sebagai tuan rumah, para bafana-bafana tidak mampu membawa timnasnya lolos ke babak perdelapan final ( babak 16 besar).

Mereka puas bermain imbang dengan meksiko dan secara menyakitkan harus kalah dari 0-3 dari Uruguay. Point 4 yang mereka dapatkan tidak menjamin lolos ke putaran selanjutnya, karena terpaut selisih gol dengan Korea Selatan. Sungguh hal yang menyakitkan, perih, pedih dan kekecewaan yang mendalam.

Namun ada pelajaran besar yang wajib diambil dari sikap sabarnya para pemain dan rakyat Afrika Selatan. Mereka dengan sadar mengaku kalah, legowo, tidak protes, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak berbuat curang, tidak menyuap wasit, dan bermain sangat fair play alias jujur. Sikap jujur dan legowo inilah yang perlu dicontoh oleh bangsa ini.


Afrika Selatan sadar bahwa kemampuan para bafana-bafana memang begitu adanya. Mereka masih kalah kelas dengan tim-tim yang lain, seperti Uruguay dan Meksiko. Namun mereka bangga mampu mengalahkan France (Prancis) di laga terakhir babak penyisihan. Inilah yang membuat mereka mampu tegar berdiri tegak walaupun tidak mampu lolos ke babak 16 besar.

Afrika Selatan sadar bahwa untuk menang tidak perlu memakai jasa dukun lepus, paranormal, paraji, klenik, menyan dan jampe-jampe lainnya. Mereka sadar untuk menang tidak perlu bantuan wasit, menyogok para pemain lawan, menyuap panitia dan lain-lain.
Mereka sadar bahwa untuk mencapai kemenangan yang dibutuhkan adalah kerja keras, latihan intensif, doa dan dukungan rakyatnya. Saya mengacungkan 2 jempol untuk bafana-bafana dan rakyat Afrika Selatan. Emana, Ninina, Akina, Incuna lan sadayana masyarakat di seluruh dunia menangis bahagia karena sikap jujur dan legowo mereka.

Silakan baca artikel berikut ini:

Untuk Akhir dan Awal Sebuah Amanah
(Tentang Kemenangan dan Kekalahan)

…adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi.

[QS. Ar Ra'd:17]

Begitu cemerlangnya kemenangan yang dipersembahkan Khalid bin Walid untuk kejayaan Islam hingga membuat panglima musuh dan pasukannya terkagum-kagum. Maka ketika berhadapan dengannya dalam sebuah jeda pertempuran, Georgius, seorang panglima Romawi, bertanya, “Mengapa Anda dinamai Pedang Allah?”

Bagaimanakah awal dari serangkaian prestasi gemilang Khalid?

Semua bermula dari peperangan yang berkecamuk dengan dahsyatnya di tanah Syiria bertahun-tahun silam. Ketika panglima pasukan Muslim yang ketiga telah meraih syahidnya, Tsabit bin Arqam segera menyambut bendera kaum Muslimin, mengangkatnya tinggi-tinggi sambil menderapkan kudanya menuju Khalid bin Walid. “Peganglah panji ini, wahai Abu Sulaiman!” Khalid yang baru memeluk Islam menolak, merasa dirinya tak layak. “Ambillah,” kata Tsabit, “sebab Anda lebih tahu seni berperang dari aku. Dan demi Allah, aku tak mengambilnya kecuali untuk diserahkan kepada Anda.” Lalu pasukan menyatakan kesediaannya dipimpin oleh Khalid. Maka majulah Khalid sebagai panglima pasukan Muslim untuk pertama kalinya. Dalam perang Mu’tah ini pasukan muslim terkepung dan berada dalam kondisi amat kritis. Dalam kondisi seperti itu tak ada strategi perang yang akan mampu membalikkan keadaan. Satu-satunya yang dapat dilakukan adalah membuka jalur untuk pasukan Muslim agar dapat keluar dari kepungan. Pasukan Muslim yang pertama kali dipimpin oleh Khalid terpaksa pulang dengan kekalahan. Tak dapat disangkal bila pada waktu itu orang-orang menganggapnya sebagai sebuah kegagalan. Tetapi kehendak Allah jualah yang berlaku. Kekalahan Khalid adalah awal dari serangkaian kemenangan-kemenangan Islam yang menyejarah.

Allah telah berfirman dalam surat Ali ‘Imran ayat 140, bahwa kemenangan dan kekalahan adalah piala yang dipergilirkan oleh sejarah di antara semua umat. Maka, tidak ada umat yang dapat memenangkan semua babak pertarungan, juga tidak ada umat yang ditakdirkan untuk kalah selama-lamanya. Kemenangan dan kekalahan sesungguhnya hanyalah variabel yang menjalankan sebuah fungsi: seleksi.

Andaikan kaum Muslimin menang terus, kata Ibnu Qayyim, maka akan banyak orang yang bergabung dengan kaum Muslimin meskipun mereka tidak benar-benar beriman; dan andaikan kaum Muslimin kalah terus, maka misi kenabian tentulah tidak akan tercapai. Dalam putaran kemenangan dan kekalahan, Allah Swt menyeleksi orang-orang beriman dari orang-orang munafik. Dalam putaran kemenangan dan kekalahan, Allah Swt menyingkap tabir pikiran dan jiwa setiap orang. Maka, semua yang terekam dalam pikiran dan tersimpan dalam jiwa akan tampak nyata di depan mata manakala peristiwa-peristiwa kehidupan memaksanya keluar menjadi tindakan.

Maka, kemenangan dan kekalahan bukanlah ukuran supremasi dan keunggulan; Kemenangan dan kekalahan hanyalah sebuah variabel yang dengannya Allah Swt menguji kita tentang apakah kita tetap bisa beriman dalam kedua situasi itu. Ketika amanah tertunai dan prestasi terukir, bukan semata karena superioritas pengembannya. Tetapi semua itu hanyalah karena hidayah dan rahmat Allah, Pemilik Kejayaan dan Kemuliaan.

“Sesungguhnya Allah telah mengutus Rasul-Nya kepada kami. Sebagian dari kami ada yang membenarkannya dan sebagian pula mendustakannya. Aku dulunya termasuk orang yang mendustakan hingga akhirnya Allah menjadikan hati kami menerima Islam dan memberi petunjuk kepada kami melalui Rasul-Nya, lalu kami berjanji setia kepadanya. Kemudian Rasul mendoakanku, dan beliau berkata kepadaku, ‘Engkau adalah pedang Allah diantara sekian banyak pedang-pedang-Nya.’ Maka aku diberi nama Pedang Allah.” Demikianlah Khalid menjawab pertanyaan Georgius.

Kemenangan dan kekalahan sesungguhnya merupakan fenomena yang diatur oleh sebuah kaidah. Setiap umat mempunyai hak untuk menang jika mereka memenuhi syarat-syarat kemenangan. Semakin banyak faktor-faktor kemenangan dalam diri umat, maka semakin kuatlah mereka. Aktivis yang mempunyai kekuatan yang besar dalam dirinya akan mampu memikul beban amanah yang besar pula sesuai dengan kekuatan yang ia miliki. Kekuatan ini sesungguhnya berbanding lurus dengan keimanan yang dimiliki. Dan pada hakikatnya, amanah itu datangnya dari Allah. Maka untuk menumbuhkan kekuatan dalam menunaikan amanah, kedekatan kepada Allah-lah yang harus dibangun.

Sebaliknya, tiap umat pasti kalah jika sebab-sebab kekalahan itu ada dalam diri mereka. Dibutuhkan keberanian untuk melihat ke dalam lebih banyak, bukan menengok keluar dan melaknat musuh. Juga dibutuhkan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan, kesediaan dan tekad yang kuat untuk memperbaiki diri serta memenuhi syarat-syarat kemenangan.

Belajar dari Perang Uhud, jumlah pasukan pemanah tidak mencapai 4% dari jumlah total pasukan kaum Muslimin ketika itu. Akan tetapi tindakan indisipliner sebagian dari pemanah tersebut menjadi sebab kekalahan pasukan Muslim. Tujuh puluh sahabat terbunuh dan Rasulullah terluka.

Pada awal peperangan Hunain kaum Muslimin kalah karena sebagian dari mereka terlalu bangga dengan jumlah pasukan dan senjata. Seorang dari mereka berkata, “Hari ini kita tidak kalah oleh pasukan yang jumlah tentaranya sedikit.” Lupa bahwa kemenangan datang dari Allah. Orang-orang yang bangga dengan jumlah pasukan dan senjata ketika itu orang-orang yang baru masuk Islam.

Karena itulah gerakan dakwah yang ingin menegakkan Islam di atas bumi ini harus lebih serius memberantas kemungkaran di internal mereka sebelum kemungkaran di eksternal mereka. Sebab, jika sukses memperbaiki kondisi internal, mereka pun akan sukses membenahi kondisi eksternal. Mereka tidak akan sukses memperbaiki kondisi eksternal sebelum mereka sukses membenahi kondisi internal. Hendaklah gerakan dakwah mewaspadai seluruh kemaksiatan, bukan hanya kemaksiatan yang terlihat, tapi mencakup kemaksiatan-kemaksiatan batin yang tidak terlihat. Kadang kemaksiatan batin –misalnya riya’, ujub, dengki, ambisi, dan takabur– lebih membahayakan, daripada kemaksiatan-kemaksiatan yang terlihat. Sebab, sesuatu yang tidak terlihat itu menyebar secara cepat di tubuh dan menghancurkannya tanpa sakit dan tanda-tanda yang bisa dirasakan.

Menangis dan tertawalah bersama Salman Al Farisi. “Aku menangis karena tiga hal: pertama saat berpisah dengan Muhammad dan tentaranya, kedua saat menjelang kematian, ketiga saat aku berada di hadapan Allah Rabbul’alamin sementara aku tak tahu akan ke neraka atau ke surga. Dan aku ‘tertawa’ karena: pertama orang yang mengharap dunia padahal kematian mengintainya, kedua orang yang lalai dan tak merasakan kelalaiannya, ketiga orang yang tertawa terbahak-bahak sementara ia tak tahu Allah murka atau ridho kepadanya.”

Jangan biarkan karunia hidayah dan rahmat kemenangan itu dicabut oleh Pemiliknya karena dosa-dosa kita. Dosa-dosa yang menghalangi tertunainya amanah. Dosa-dosa yang malalaikan kita dari misi. Dosa-dosa yang menjauhkan kita dari Allah.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad)

dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu,

sedang kamu mengetahui.[QS. Al Anfaal:27]

Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. [QS. Ar Ruum:47]



Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Kejutan dan Kontroversi di Piala Dunia 2010: Saudaraku, Tinggalkan Dusta


Di piala dunia 2010 Afrika Selatan terdapat banyak kejutan dan kejadian-kejadian kontroversial yang kadang mengusik alam pikiran sehat kita. Kejutannya adalah banyak tim-tim unggulan yang menurut pengamatan kita bakal menang ternyata justru kalah. Sementara kejadian kontroversialnya adalah proses dianulirnya gol Carlos Vela (Meksiko) ke gawang Itumeleng Khune (Afrika Selatan) yang sempat menuai banyak kritikan dari seluruh penjuru dunia. Belakangan keputusan wasit Irmatov ( yang memimpin pertandingan ini) benar, bahwa posisi Vela memang offside.

Kontroversi lainnya adalah kasus dikartumerahnya Kaka (Pemain Brazil, bukan Personel Slank) dan dianulirnya gol Amerika ke Gawang Slovenia. Tapi protes ini hanya dikeluarkan oleh segelintir orang dan tidak begitu ramai dibicarakan.

Berbicara tentang kejutan tim-tim unggulan yang kalah dari tim-tim kuda hitam (bukan kambing hitam), kita akan menyorot kekalahan Jerman, Afrika Selatan, France (Prancis-kata orang Tegal), Spanyol dan mandulnya Inggris.


Mengapa Jerman bisa kalah oleh Serbia? Jawabnya gampang! Bukan karena Miroslav Close dikartu merah, tapi karena yang mengambil tendangan finalti adalah Podolsky. Coba kalau yang mengeksekusi adalah Zinedine Zidane, Insya Allah menjadi gol.

Mengapa Spanyol kalah oleh Swiss? Jawabnya enteng! Bukan karena pemain Spanyol terlalu percaya diri atau mandulnya para strikernya, tapi karena kipernya adalah Cassilas (kasih lost=kalah). Coba kalau kipernya Edwin Van Dersaar pasti bola yang mengarah ke gawang Spanyol akan kesasar.

Mengapa France kalah oleh Afrika Selatan dan Yunani? Jawabnya mudah! Bukan karena konflik yang sedang menimpa tim selepas insiden adu mulut Sang Pelatih Domenech dan Anelka. France kalah karena tidak mampu mencetak gol lebih banyak dari pada lawan.

Mengapa Afrika Selatan kalah oleh Uruguay? Jawabnya tidak sulit! Bukan karena kurang pengalaman atau kurang dukungan, tapi karena penjaga gawangnya selalu meleng (liak-lieuk ke kiri ke kanan) gara-gara suporter wanita katempo bujalnya. Siapa kiper Afrika Selatan yang berbuat demikian? Dialah Itumeleng Khune.

Siapapun anda yang membaca analisa saya di atas akan berkomentar "huuuu komentar dan analisanya ngawur, nggak masuk akal, aneh, nggak pake otak dan sebagainya". Saya sendiri akan berkomentar demikian walau saya sendiri yang menulisnya.

Nah inilah yang sedang terjadi di negeri ini. Banyak orang mengambil keputusan yang kontroversial, banyak kejutan-kejutan yang terjadi di sekeliling kita hampir setiap hari. Banyak orang membuat peraturan yang tak masuk akal, mengeluarkan komentar yang ngawur, menyelesaikan masalah dengan menambah masalah yang lebih berat.

Banyak yang bingung dengan keputusan yag dibuatnya sendiri. Semuanya bermuara karena adanya sifat dusta yang menyebabkan semua ini. Dusta telah menjadi makanan pokok bangsa ini selain nasi, jagung, sagu, ketela, hui, dan angkrik. Korupsi dan Suap menyuap penyebabnya adalah karena masih memelihara sifat dusta.

Di antara sebab terbanyak yang menjerumuskan anak Adam ke lembah kemaksiatan, adalah mereka tidak menjaga dua hal yaitu lidah dan kemaluannya. Sehingga Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:

Barangsiapa yang mampu menjaga apa yang terdapat di antara dua janggutnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, maka aku jamin akan masuk surga. (Muttafaq alaih, dari Sahl bin Sa'ad).

Kemaksiatan yang ditimbulkan dari kemaluan adalah zina, dan kemaksiatan yang ditimbulkan oleh lisan adalah dusta. Terkadang dengan lisannya seseorang mengucapkan kata-kata tanpa dipertimbangkan dan dipikirkan sebelumnya, sehingga menimbulkan fitnah dan kemudharatan yang banyak bagi dirinya maupun bagi orang lain.

Oleh karena itu jelaslah bahwa di antara keselamatan seorang hamba adalah tergantung pada penjagaannya terhadap lisannya. Nabi shalallahu alaihi wa salam sendiri pernah menasehati Uqbah bin Amir ketika dia bertanya tentang keselamatan, lalu beliau bersabda:

Peliharalah lidahmu, betahlah tinggal di rumahmu dan tangisilah dosa-dosamu.(HR Tirmidzi, hadits hasan).

Termasuk penyimpangan yang nyata dan banyak terjadi di masyarakat kita sekarang ini adalah melakukan dusta, baik dalam ucapan maupun perbuatan, baik dalam menjual maupun membeli, dalam sumpah dan perjanjian, bahkan menggunakan dusta sebagai bumbu dakwah dan menjatuhkan orang karena kedengkian.

Manusia yang awam maupun yang 'alimnya banyak menganggap sepele masalah dusta, sehingga menjadi kebiasaan yang membudaya, yang seolah sulit ditinggalkan. Yang lebih parah lagi adalah kebiasaan dusta ini tidak dipedulikan lagi oleh yang awam maupun yang alim, mad'u maupun da'inya, terhadap bahaya yang ditimbulkan. Na'udzubillah min dzalik.

Padahal urusan dusta adalah termasuk hal yang berbahaya, karena termasuk urusan haram yang menyebabkan pelakunya terjerumus ke dalam neraka. Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:

Sesungguhnya dusta itu menuntun kepada kekejian dan kekejian itu menuntun ke dalam neraka. Tidak henti-hentinya seseorang itu berdusta dan membiasakan diri dalam dusta, sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta (muttafaqun 'alaih).

Dusta mempunyai beberapa pengaruh buruk, yang seandainya hal ini disadari oleh para pendusta pasti mereka akan meninggalkan kebiasaan dustanya dan akan kembali bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Sebagian dari pengaruh buruk itu adalah:

1. Menyebarkan keraguan kepada dan di antara manusia

Keraguan artinya bimbang dan resah. Ini berarti seorang pendusta selamanya menjadi sumber keresahan dan keraguan, serta menjatuhkan ketenangan pada orang yang jujur. Berkata Rasulullah shalallahu alaihi wa salam:

Tinggalkanlah apa-apa yang membuatmu ragu dan ambil apa-apa yang tidak meragukanmu, karena sesungguhnya kejujuran itu adalah ketenangan dan dusta itu adalah keresahan. (HR Tirmidzi, An Nasai, dan lainnya).

2. Terjerumusnya seseorang ke dalam salah satu tanda munafik

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:
Ada empat hal, barangsiapa yang memiliki semuanya, maka dia munafik sejati. Dan barangsiapa memiliki salah satu di antaranya, berarti dia mempunyai satu jenis sifat munafik hingga dia meninggalkannya. Yaitu bila diberi amanat dia khianat, bila berkata dia dusta, bila berjanji dia mengingkari, dan jika berselisih dia berkata kotor. (Muttafaqun 'alaih).

Sebagaimana diketahui, bahwa orang munafik akan menempati kerak neraka yang paling bawah. Sebutan munafik adalah sebutan yang amat berat, maka mengapa kita berani berdusta dan mempertahankannya padahal ia hanya akan mengantarkan kita kepada kedudukan yang buruk lagi menghinakan.

3. Hilangnya kepercayaan

Sesungguhnya selama dusta menyebar dalam kehidupan masyarakat, maka hal itu akan menghilangkan kepercayaan di kalangan kaum Muslimin, memutuskan jalinan kasih sayang di antara mereka, sehingga menyebabkan tercegahnya kebaikan dan menjadi penghalang sampainya kebaikan kepada orang yang berhak menerimanya.

4. Memutarbalikkan kebenaran

Di antara pengaruh buruk dusta adalah memutarbalikkan kebenaran dan membawa berita yang berlainan dengan fakta, lebih-lebih dilakukan dengan tanpa mencari kejelasan atau tabayyun yang disyariatkan. Hal ini dilakukan karena para pendusta suka merubah kebatilan menjadi kebenaran dan kebenaran menjadi kebatilan dalam pandangan manusia. Sebagaimana para pendusta pun suka menghias-hiasi keburukan sehingga tampak baik dan memburuk-burukkan yang baik sehingga berubah menjadi buruk. Dan itulah perniagaan para pendusta yang terurai rapi dan mahal harganya menurut pandangan mereka.

Dan apa saja yang mereka katakan tentang keburukan seseorang, dan apapun pengaruhnya, maka hati-hatilah terhadap mereka, baik yang anda baca dari mereka ataupun yang anda dengar. Pahami firman Allah ta'ala:

...Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. (QS Al Mukmin: 28)

5. Pengaruh dusta terhadap anggota badan

Dusta menjalar dari hati ke lidah, maka rusaklah lidah itu, lalu menjalar ke anggota badan, maka rusaklah amal perbuatannya sebagaimana rusaknya lidah dalam berbicara. Maka jika Allah subhanahu wa ta?ala tidak memberikan kesembuhan dalam kejujuran kepada para pendusta itu. Sehingga semakin rusaklah mereka dan menjerumuskan mereka ke arah kehancuran.

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:
Sesungguhnya kejujuran itu menuntun kepada kebajikan, sedangkan dusta menuntun kepada kedurhakaan. (Muttafaq 'alaih).

Itulah sebagian kecil dari akibat buruk dusta yang semuanya merupakan akibat yang terasa di dunia, dan di sisi Allah balasan bagi pendusta lebih dahsyat dan mengerikan.

Jelaslah bahwa para pendusta akan berjalan di atas jalan yang menuju neraka, karena dengan berdusta berarti ia akan membuka berbagai pintu keburukan lainnya. Rasulullah shalallahu alaih wa salam bersabda:

Sesungguhnya dusta itu menuju kepada kekejian dan kekejian menuntun ke neraka, seseorang terus menerus berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai Pendusta. (muttafaq 'alaih)

Untuk itu agar kita semua memperhatikan bahaya dusta sehingga takut untuk melakukannya. Adapun cara untuk menghindar darinya antara lain:

1. Tidak bergaul dengan para pendusta dan mencari teman yang shaleh lagi jujur.
2. Mempunyai keyakinan yang mantap akan bahaya yang ditimbulkannya baik di dunia maupun di akhirat.
3. Melatih hati dan lisan untuk selalu berkata dan berbuat jujur.
4. Selalu aktif mengkaji Al-Qur'an dan mengamalkannya.

Semoga Allah menganugerahkan kejujuran kepada kita semua dalam ucapan maupun perbuatan.



Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efekti
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Mimpi Aneh Piala Dunia 2010 Afrika Selatan: Pantaskah Yunani Juara?


Mungkin karena terlalu asyik nonton piala dunia, sampai-sampai saya bermimpi. Suatu malam (lebih tepatnya dini hari)saya ikut menonton bareng acara final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang diadakan di halaman Balai Desa di Sebuah Kelurahan. Penonton cukup membludak, anak-anak, remaja, dewasa, kakek-kakek, nenek-nenek, ada sekitar 2 atau 3 ribu penonton tumplek blek di halaman balai desa.

Halaman balai desa cukup luas, biasanya dipakai main sepak bola para pemuda desa. Di belakang balai desa terdapat pekuburan umum yang luasnya hampir sama dengan luas halaman balai desa. Dalam acara nonton bareng itu diundang juga artis-artis lokal dan ibu kota, seperti Ariel Pinnokio, Luna Nyata, Cut Ngibing dan lain-lain.


Tim yang masuk semifinal adalah Italia, Yunani, France dan Ekuador. saya sendiri heran mengapa Yunani bisa masuk semifinal, padahal Yunani kalah 0-2 di pertandingan terakhir melawan Argentina. Yunani hanya mengemas 1 angka dari 3 kali pertandingan.

Tapi yang lebih mengherankan adalah masuknya Ekuador di babak semifinal ini. Padahal Ekuador tidak termasuk sebagai negara yang ikut di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ya itulah yang namanya mimpi, apapun bisa terjadi.

Di semifinal, Italia bertemu Yunani. Sementara France bertemu Ekuador. Pertandingan diselenggarakan di tempat tertutup, tanpa media peliput,tanpa penonton dengan alasan yang tidak jelas. Tahu-tahu pemenangnya adalah Italia dan Yunani yang masuk final.

Acara nonton bareng final antara Italia dan Yunani cukup meriah. Penonton berjubel sampai ada yang tidak kebagian tempat duduk dan tempat berdiri. Ada yang naik pohon, ada yang naik genting, ada pula yang pingsan saking sesaknya penonton.

Pertandingan pun dimulai, dipimpin oleh seorang wasit yang saya rasa kenal dan sudah pernah bertemu. Tapi lupa-lupa ingat (kayak lagunya Kuburan aja). Pertandingan cukup seru, banyak keluar kartu kuning dan kartu merah. Seperti pada pertandingan final Piala Dunia 2006 di Jerman, pertandingan kali ini pun diwarnai insiden tandukan oleh pemain Yunani yaitu Kara Egois terhadap pemain Italia. Bedanya Kara Egois menanduk 3 Pemain Italia sekaligus, yaitu Alessandro Kadipiro, Mauro Jualannasi, dan Fabio Grusagrusu.

Banyak kejadian kontroversial dan tidak masuk akal mewarnai partai final ini. Wasit secara santai menganulir 4 gol Italia masing-masing dari Alessandro kadipiro, mauro jualannasi, Fabio Grusagrusu dan Gennaro Gatotkaca.

Yunani hanya mampu menjebol gawang Gianluiggi Bopeng satu kali. hasil akhir 1-0 untuk kemenangan Yunani. Anehnya ketika terjadi anulir 4 gol Italia ke gawang Yunani, para penonton semua diam, sepi, tanpa suara. Saya pun ikut diam karena malu masa teriak sendirian.

Tapi aku kaget setengah mati, ketika terdengar gemuruh dan teriakan dari arah pekuburan. "Horeee, Gooooool, Golllll!" Namun kemudian disusul dengan gemuruh dan teriakan "Curaaaaang, Tidak adiiiiiil, Ngawuuuuuuur" dan sumpah serapah lainnya.

Karena merasa kecewa, saya menelepon panitia pertandingan untuk menanyakan siapa yang menjadi wasit pertandingan final itu. Di ujung telepon sana, terdengar panitia menjawab "Mang Dulloh". Saya hampir-hampir pingsan, Mang Dulloh kan tetangga saya yang sehari-harinya berkeliling kampung tanpa arah. Mang Dulloh sudah 2 tahun ini menderita epilepsi dan gangguan jiwa sejak ditinggal istrinya kerja ke Malaysia.

Setelah pertandingan selesai dan penonton pun membubarkan diri, saya penasaran mendekati areal pekuburan yang tadi suaranya bergemuruh. Dalam pikiran saya, apa ada orang lain yang sedang menonton bareng pertandingan? Tapi masa ia mengadakan acara nonton bareng di kuburan.

Sayup-sayup masih terdengar suara gemuruh dan teriakan yang semakin mengecil. Saya mengendap-endap menyusuri pekarangan kuburan dengan berhati-hati. Semakin lama suara itu semakin menghilang, kemudian lenyap, sepi, lengang. Hanya ada suara kodok dan jangkrik bersahutan.

Mendadak bulu kuduk berdiri dan baru saja mau berbalik badan akan meninggalkan kuburan, tiba-tiba muncul sesosok bayangan putih bersurban, tidak jelas mukanya muka siapa. Dengan suara berat dan berwibawa sosok bayangan putih itu bersuara, "Kami penghuni kubur pun melihat kecurangan dan ketidakadilan pertandingan final tadi, Nak?" Tanpa ba-bi-bu lagi saya langsung ngibrit lari ketakutan. Tapi langkah saya terhenti ketika di depan ada jurang. Karena takut, dengan nekad saya melompat ke arah jurang. Begitu bangun, saya kaget telah jatuh dari tempat tidur.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Spanyol-Swiss 0-1: Jangan Meremehkan Si Lemah


Spanyol tersungkur oleh Swiss

Pil pahit harus dirasakan tim Spanyol. Digadang-gadang menjadi calon kuat juara Piala Dunia 2010, El Matador justru tumbang pada laga pertama lawan Swiss dengan skor tipis 0-1, Rabu (16/6/2010). Hasil ini membuat Xavi Hernandes cs tersungkur di posisi buncit grup H.

Ada yang menarik pada laga yang berlangsung di stadion Durban ini. Dari 11 pemain Spanyol, enam diantaranya adalah pemain Barcelona dan tiga lainnya adalah pasukan Real Madrid. Sedangkan dua pemain non Madrid dan Barcelona hanya David Silva dari Valencia serta Joan Capdevila asal Villarreal.


Di atas kertas La Furia Roja, julukan Spanyol tidak punya hambatan saat menghadapi Swiss. Apalagi seluruh pasukannya merupakan pemain inti di masing-masing tim. Namun, Spanyol tidak diperkuat striker andalannya Fernando Torres yang dibangku cadangkan karena kondisinya masih belum fit.

Memang Spanyol sangat dominan. Hingga menit ke-25, mereka sudah tiga kali melancarkan tendangan ke gawang. Beberapa peluang juga mereka dapat, tapi tak satupun yang menjadi gol. Swiss sangat tertekan malam ini. Mereka baru dapat kans pada menit ke-26. Sayang tendangan bebas Reto Ziegler masih bisa ditepis kiper Iker Casillas.

Tiga menit berselang, wasit Howard Webb memberikan tendangan bebas untuk Spanyol, karena Benjamin Huggel kedapatan menjatuhkan Andres Iniesta. Namun eksekusi Villa membentur pagar hidup dan menghasilkan tendangan sudut. Striker anyar Barselona ini kembali mendapat peluang di menit ke-44. Tapi sepakannya melenceng jauh dari mulut gawang. Hingga paruh laga skor masih imbang kaca mata.

Spanyol tidak mengendurkan serangan pada babak kedua. Namun kejutan justru terjadi pada menit ke-51 dimana gawang mereka justru kebobolan melalui serangan balik. Memanfaatkan kesalahan Gerard Pique dan Casillas, Gelson Fernandes menggetarkan jala kiper Madrid sekaligus mengantar Schweizer Nati sementara unggul 0-1.

Dalam posisi tertinggal, pelatih Vicente del Bosque akhirnya memasukkan Fernando Torres dan Jesus Navas untuk menggantikan Sergio Busquets dan David Silva pada menit ke-60. Padahal kondisi Torres masih belum pulih benar. Tapi kondisi memaksa mantan pelatih Madrid ini mengambil keputusan 'nekat'.

Tujuh menit setelah merumput, Torres langsung menggebrak pertahanan Swiss. Hanya saja, ia tidak justru membuang peluang sebab tendangannya melenceng jauh dari gawang yang dijaga Diego Benaglio. Selang tiga menit, gawang Swiss kembali selamat setelah tendangan jarak jauh Xabi Alonso membentur tiang gawang.

Nasib sial masih menghantui tim Matador. Berulang kali peluang di dapat, tapi tak satu pun yang menjadi gol. Mereka justru hampir kebobolan pada menit 74. Beruntung tendangan lemah Eren Derdiyok membentur tiang gawang. Bola liar lalu disambar Huggel, tapi masih bisa diblok Casillas.

Keberuntungan nampaknya jauh dari Spanyol. Pada menit ke-79, Jesus Navas melancarkan tendangan jarak jauhnya. Sayang bola masih tipis di luar target. Kehadiran Torres sangat ketara efeknya. Spanyol membuat Swiss bertahan total. Sial, hingga penghujung laga, Spanyol kalah dengan skor tipis 0-1.

Nasehat yang bisa kita ambil dari berita di atas adalah bahwa kita tidak boleh meremehkan si lemah. Jangan sekali-kali menganggap sebelah mata orang yang lemah, miskin, dan orang-orang tak berdaya di sekitar kita. Mungkin karena merekalah kita bisa kaya, karena merekalah kita bisa dihormat. Karena siapa lagi yang akan menghormati orang kaya selain orang miskin.

Berterima kasihlah kepada orang lemah, karena kepada siapa lagi orang kaya akan minta pertolongan selain kepada orang miskin dan lemah. Tidak mungkin orang kaya akan menyuruh membetulkan genting yang bocor kepada orang kaya. Begitu pula orang lemah pu n harus bersabar menghadapi hidup ini. Walaupun serba kekurangan, tetapi harus menerima semua takdir Allah.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Winston Reid Selamatkan Selandia Baru: Berjuanglah Sampai Detik Terakhir



Reid Selamatkan Selandia Baru dari Kekalahan

Tim debutan, Slovakia akhirnya gagal menuai tiga poin pertama di ajang Piala Dunia 2010. Bertanding di stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Marek Hamsik sempat unggul terlebih dulu. Selandia Baru baru bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan Winston Reid 40 detik sebelum laga usai.

Mengawali babak pertama, Selandia Baru mengancam pada menit ke-4. Namun sundulan Killen masih bisa ditangkap kiper Slovakia, Mucha. Selang dua menit, giliran Slovakia mengancam melalui Weiss. Tapi kiper Mark Paston dengan sigap memeluk bola tendangan eks pemain Manchester City ini.


Hingga pertandingan menyisakan 15 menit, Slovakia masih mendominasi dalam penguasaan bola. Selain itu mereka lebih sering mencetak peluang. Serangan Slovakia sering kali dimulai dari sektor kiri, yakni melalui pemain Napoli, Marek Hamsik. Pada laga grup F, pria 22 tahun ini dipercaya sebagai kapten kesebelasan.

Selain Hamsik, striker Robert Vittek juga kerap mengancam gawang The Kiwis. Dua kali striker pelontos itu membuat peluang, tapi tak satupun yang menjadi gol. Penampilan kiper Selandia Baru, Mark Paston cukup memukau. Ia berulang kali menggagalkan peluang Slovakia. Termasuk yang terjadi pada menit ke-38 melalui tandukan Hamsik.

Paston juga menepis tendangan bebas pemilik nomor punggung 17 itu kala babak pertama menyisakan tiga menit. Akhirnya, hingga paruh pertama laga, skor masih imbang tanpa gol. Ketangguhan Paston akhirnya terhenti pada menit ke-50 babak kedua. Adalah Robert Vittek yang membuat Slovakia unggul 1-0.

Menerima umpan krosing Sestak dari sisi kanan pertahanan Selandia baru, tandukan Vittek mampu menggetarkan gala Paston. Posisi tertinggal membuat All White mencoba untuk menyerang. Sayangnya, mereka masih kesulitan hingga babak kedua masuk menit ke-65.

Memanfaatkan serangan balik, Slovakia menuai kesempatan baik pada menit ke-68. Berawal dari pergerakan Hamsik, bola lalu diberikan ke Sestak. Sestak pun mengumpan ke arah Vittek. Sayang, pemain bernomor punggung 11 ini gagal mencetak gol keduanya setelah tendangannya bisa diantisipasi bek Selandia Baru.

Menit ke-76, giliran Sestak yang mendapat kesempatan. Namun aksinya bisa dihentikan bek Longhead. Usaha Selandua Baru untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil beberapa detik sebelum bubaran. Memanfaatkan umpan Smeltz, heading gelandang Wiston Reid melesat masuk ke jala Slovakia.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari berita di atas adalah bahwa dalam menggapai cita-cita harus bersungguh-sungguh. Berjuang sampai titik darah penghabisan, sampai detik terakhir. Menanamlah pohon kelapa untuk anak cucu kita walaupun besok kiamat akan datang.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Kabar Piala Dunia 2010: Praktek Percaloan Merajalela



Tiket Final Piala Dunia Dipatok Calo Rp 36 Juta

Final Piala Dunia memang masih lama, namun tiket final Piala Dunia kabarnya sudah dijual sejak lima hari setelah event ini digelar. Para calo di Afrika Selatan mematok harga selembar tiket final Piala Dunia dengan harga 4050 dolar AS atau sekitar Rp 36 juta.

Pemerintah Afrika Selatan sendiri telah berjanji akan menindak penjualan tiket final piala dunia di pasar gelap mengingat sebelumnya terjadi desak-desakan para penonton karena banyaknya tiket palsu pada pertandngan Nigeria dan Korea Utara yang menyebabkan 15 orang cidera.

Namun ancaman dari pemerintah Afrika Selatan ini tak membuat para calo takut. Bahkan beberapa diantara mereka ada yang menjual tiket di depan kantor penjualan tiket resmi FIFA di distrik keuangan Johannesburg, Sandton.

Tiket pertandingan babak penyisihan umumnya dijual sekitar 150 dolar AS atau sekitar Rp 2,3 juta. Sedangkan Tiket-tiket untuk pertandingan final dijual seharga 30.000 radn (4.050 dolar AS) atau sekitar Rp36 juta. Ada juga calo yang menawarkan tiket untuk pertandingan final sekitar 12.500 rand.

“Untuk pertandingan final, ya, harga tiket untuk pertandingan final mencapai 12.500 rand,” kata calo itu kepada media setempat.

Pelajaran yang bisa diambil dari berita di atas adalah bahwa praktek percaloan ada di mana-mana, ada di setiap bidang, di setiap acara, di setiap kegiatan dan lain-lain. Selagi manusia masih membutuhkan uang, maka praktek percaloan akan terus ada dan semakin subur.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Belanda-Denmark 2-0: Kesabaran Berbuah Manis


JOHANNESBURG, DETIKPOS.net – Belanda akhirnya berhasil mendobrak gaya bertahan Denmark untuk mendulang kemenangan 2-0 pada duel pertama Grup E Piala Dunia 2010 di Soccer City, Johannesburg, tadi malam berkat kesabaran para pemainnya.

Hasil itu membuka jalan De Oranje ke babak 16 besar, kendati hampir frustrasi karena kesulitan menembus lini belakang skuat ‘Dinamit’ yang begitu rapat. Kemenangan tim asuhan Bert van Marwijk bahkan mesti dibantu gol bunuh diri lawan, sebelum memantapkan keunggulan di menit-menit akhir.

”Denmark tim yang sangat kuat bertahan dan Anda harus sabar. Saya benar-benar puas kami akhirnya bisa meraih tiga poin,” ungkap Van Marwijk dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Penerus Marco van Basten itu secara khusus memuji penampilan Eljero Ellia dalam menopang serangan ketika Arjen Robben tak dipaksakan turun akibat cedera. Gelandang SV Hamburg yang menggantikan Rafael van der Vaart di menit 67 ini memang tampil impresif dalam mengalirkan serangan. ”Sangat bagus kami punya banyak opsi di depan. Tadinya kami ingin memainkan sepak bola cantik tetapi kerap kehilangan bola. Meski demikian, ini awal yang bagus.”

”Saya kira kami tidak main bagus di babak pertama, tetapi di babak kedua kami benar-benar berhak menang,” timpal playmaker Wesley Sneijder.

Menurunkan formasi 4-2-3-1, Belanda langsung menekan. Sneijder, Van der Vaart, Dirk Kuyt, plus striker Robin van Persie terus menggempur pertahanan Denmark. Namun, solidnya lini belakang lawan membuat mereka jarang membuka peluang.

Sejumlah kesempatan yang ada pun gagal dituntaskan. Pada menit 10, misalnya, tendangan jarak jauh Kuyt dimentahkan kiper Thomas Sorensen. Di menit 21, tembakan Mark van Bommel terlalu tinggi, begitu juga free kick yang dilepaskan Sneijder beberapa saat kemudian.

Denmark bukannya tak berpeluang. Mengandalkan serangan balik, mereka beberapa kali mengancam gawang Marteen Stekelenburg, termasuk tandukan penyerang Niclkas Bendtner di menit 27. Sayang, sundulan pemain Arsenal menyambut umpan silang Dennis Rommedahl itu sedikit menyamping.

Seusai jeda, skuat ‘Oranye’ lagi-lagi berinisiatif menyerang. Hasilnya, saat babak kedua baru bergulir semenit, mereka sukses membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Simon Poulsen. Bek Denmark ini justru mengoyak gawang timnya saat hendak menghalau tendangan samping Van Persie. Tandukkannya sempat membentur badan Daniel Agger, lalu bergulir ke gawang Sorensen.

Keunggulan 1-0 bertahan lama sampai akhirnya Kuyt memantapkan pesta di menit 85. Sayap Liverpool itu tak menyia-nyiakan bola mental setelah tendangan Eljero Elia membentur tiang gawang.

Hikmah dari berita di atas adalah kita harus selalu bersabar ketika menghadapi tekanan masalah. Sebagai manusia, kita tidak akan luput dari godaaan dan ujian. Maka tugas kita harus menghadapinya apapun masalahnya. Kesabaran suatu saat akan berbuah manis, yaitu sebuah keberhasilan.

Sebaliknya orang yang membuat masalah dan mempermainkan orang lain suatu saat akan menerima akibatnya di dunia apalagi di akherat. Maka pesan penulis, berhati-hatilah dalam menjalani hidup yang fana ini. Jangan sekali-kali meremehkan orang miskin, menghina orang lemah, dan menyepelekan orang yang kesusahan.

Karena hidup itu berputar. Hari ini miskin papa, siapa tahu besok lusa bisa kaya. Sebaliknya hari ini kaya berlimpah harta, siapa tahu besok lusa bangkrut tak punya apa-apa. Apa kita bisa menjamin kalau harta yang kita miliki akan terus bersama kita? Setiap barang titipan akan diambil lagi oleh pemiliknya. Apa pun yang kita miliki sekarang ini hanya pinjaman Allah SWT. Suatu saat nanti, mau tidak mau, suka tidak suka, apa yang kita miliki akan diambil lagi oleh yang punya. jadi sebenarnya apa sih yang membuat kita sombong, congkak, gede hulu, asa aing pangbeungharna? Tanyakeun ka diri maneh sorangan.

Maka merenunglah, sadarlah, bertaubatlah sebelum kain kafan membungkusmu. Innalilahi Wainna Ilaihi Roji"un.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Irmatov Anulir Gol Vela: Berfikirlah Sebelum Berbicara


Vela, Offside atau Tidak?

Keputusan wasit menganulir gol Carlos Vela di menit 37 membuat Meksiko meradang. Apakah keputusan wasit Ravshan Irmatov ini keliru atau justru sudah tepat? Topik inilah yang sedang ramai dibicarakan masyarakat di seluruh dunia.

Facebook, Twitter, blog, dan berbagai media ramai menggunjingkan masalah kontroversi dianulirnya gol Carlos Vela. Bahkan sampai-sampai petinggi negara pun ikut berkomentar dan menyesalkan proses dianulirnya gol ke gawang Afrika Selatan.

Pertandingan pembuka antara Afrika Selatan melawan Meksiko di Soccer City Stadium, Johannesburg, Jumat (11/6/2010), menghadirkan kontroversi ketika gol Vela buat Meksiko dianulir karena dianggap offside.



Keputusan tersebut memicu kontroversi karena pada awalnya terlihat bahwa Vela bukanlah pemain terakhir di pertahanan Afsel karena ada Steven Pienaar di garis gawang.

Merujuk kepada dokumen 'Rule of the Game' dari FIFA, offside bisa terjadi 'apabila seorang pemain berada lebih dekat ke garis gawang lawan dibanding bolanya dan pemain terakhir kedua lawan'.

Dalam kasus Vela, cuma ada satu pemain yang berada di belakang Vela, yakni Pienaar, karena kiper Itumeleng Khune sudah bergerak maju di depan Vela untuk mengantisipasi bola korner.

Fakta lainnya, bola tersebut berawal dari tendangan sudut. Dalam 'Laws of the Game' FIFA, tendangan sudut membuat aturan tentang offside tersebut batal.

Tapi yang membuat keputusan wasit Irmatov dalam kasus Vela bisa dibenarkan adalah karena setelah bola dikirim dari korner, detiksport mengamati dari siaran ulang bahwa pemain terakhir yang menyentuh bola adalah Guillermo Franco, pemain Meksiko.

Kesimpulan akhirnya, keputusan wasit Irmatov dan asistennya benar karena Vela memang berada dalam posisi offside.

Sumber: pialadunia.detiksport.com

Dari berita heboh di atas, kita bisa menarik hikmah bahwa hendaklah kita selalu berfikir dahulu sebelum berbicara atau berkomentar.“Aku berpikir sebelum aku bicara, aku berpikir sebelum aku berbuat, dan aku berpikir sebelum aku menilai”. Itulah bukti bahwa apa yang ada di dalam kepala tiap orang bisa beda meskipun warna rambutnya sama.Saya sering mengajukan sebuah pertanyaan untuk mengetahui pendapat seseorang. “Bila di depan anda ada gelas yang terisi setengahnya, anda sebut setengah isi atau setengah kosong?” Jawabannya bisa berbeda-beda.

Namun yang saya jumpai sampai sekarang, yang terbanyak adalah yang menjawab setengah isi. Mengapa bisa seperti itu? Penjelasan yang paling logis adalah karena mereka fokus pada isi dari gelas dan memang itu yang dilihat. Akan tetapi, salahkah bila ada yang menjawab setengah kosong? Atau setengah kosong dan setengah isi? Ini memang contoh kasus klasik untuk menguji sebuah persepsi.

Kasus seperti ini ada di sekitar kita dan bisa menimpa siapa saja. Seseorang bisa dengan mudah memvonis orang lain salah tanpa melakukan "cek and ricek" dan klarifikasi terlebih dulu. Akibatnya banyak orang benar dianggap salah, dan banyak pula orang salah dianggap benar karena banyak bicara. Timbul fitnah yang akan meyebar ke mana-mana karena informasi yang salah disebarluaskan.

Kasus ini juga bisa diterapkan untuk menguji apa yang dipikirkan saat bertemu dengan suatu kejadian atau masalah. Jika hasil pengujian itu beragam, sekali lagi, itulah uniknya mahluk yang namanya manusia. Sebentuk kehidupan yang dilengkapi dengan akal pikiran, emosi, dan nafsu. Berbeda dengan binatang meskipun kadang perilakunya melebihi binatang.

Perbedaan bisa muncul dalam bentuk apa saja, termasuk cara berpikir. Bila cara berpikirnya saja sudah berbeda maka yang disampaikan secara lisan juga pasti berbeda. Jika perbedaan ucapan ini ditanggapi dengan persepsi yang tidak sama pula, yang terjadi kemudian pasti muncul konflik. Apabila konflik yang muncul ini disikapi secara emosiaonal maka semakin memanaslah kondisinya. Apalagi bila dibumbui dengan prasangka negatif, wuih!, dijamin makin heboh. Kalau sudah begini, siapa yang salah? Nggak usah menyalahkan siapa-siapa. Yang namanya konflik bisa saja datang tanpa diduga-duga. Cara ngomong, bersikap, berpakaian, bahkan cara tersenyumpun bisa saja memunculkan konflik.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinami
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Blunder Robert Green: Manusia Tempatnya Salah


Blunder Green Gagalkan Kemenangan Inggris

Kiper Inggris Robert Green gagal menangkap bola dengan baik sehingga gawangnya kebobolan pada pertandingan laga perdana Grup C Piala Dunia 2010 Afrika Selatan ketika melawan Amerika Serikat. Klaim bahwa posisi di bawah mistar sebagai titik kelemahan Inggris akhirnya terbukti.

Penjaga gawang Robert Green yang dipercaya menjadi starter pada laga perdana Grup C melawan Amerika Serikat di Royal Bafokeng Stadium, Minggu (13/6) WIB, melakukan kesalahan fatal yang membuat The Three Lions harus puas dengan hasi limbang 1-1.

Inggris menyambut duel lawan Amerika dengan dibayangi trauma kekalahan dalam pertemuan kedua tim di Piala Dunia 1950. Tapi, skuad Fabio Capello terlihat sangat percaya diri dan mendominasi pertandingan sejak awal.

Mereka bahkan langsung unggul saat pertandingan baru memasuki menit ke-4 lewat gol kapten tim Steven Gerrard. Gol ini berawal dari kerja sama apik antara Wayne Rooney dan Emile Heskey yang kemudian menyodorkan bola kepada Gerrard dan gelandang Liverpool itu menaklukkan kiper Tim Howard dengan sontekan kaki kanannya.

Keunggulan Inggris bertahan cukup lama sebelum kiper Robert Green melakukan blunder yang memungkinkan Amerika Serikat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Clint Dempsey di menit ke-40.

Gol ini tercipta lantaran Green gagal menangkap bola tembakan jarak jauh Dempsey yang sebenarnya tak terlalu keras.

Di babak kedua, Inggris tetap menekan dan mereka sempat mendapat sejumlah peluang bagus, tapi tak satu pun berbuah gol lantaran kecemerlangan Howard di bawah mistar Amerika.

Di pihak lain, Green menebus kesalahan fatalnya dengan sebuah aksi penyelamatan gemilang di menit ke-63. Ia berhasil menepis tembakan jarak dekat Jozy Altidore sehingga bola membentur tiang gawang dan memantul keluar.

Terlepas dari aksi gemilang Green pada momen tersebut, ia bakal tetap dihantui oleh blundernya yang membuat Inggris kehilangan peluang meraih kemenangan. Gelandang Liverpool ini lebih suka menyalahkan bola Jabulani yang memang telah mendapat banyak kritikan dari para kiper.

Tapi, Gerrard menolak menyalahkan Green atas hasil imbang yang diraih Inggris. ''Itu salah satu dari hal-hal gila, saya pikir kita tak bisa mengkritik kiper lantaran kejadian itu. Semua orang telah mempermasalahkan bola ini dan itu terbukti,” kilah Gerrard.

''Rob akan belajar dari kejadian ini dan ia mungkin akan melakukan penyelamatan penting yang akan membawa kami meraih kemenangan suatu saat nanti. Kami semua mendukungnya. Kejadian itu sedikit mengejutkan dan butuh waktu bagi kami untuk melupakannya,'' tambah Gerrard.

Gerrard juga berusaha elihat sisi positif dari hasil imbang dengan Amerika. ''Itu laga yang sulit. Yang terpenting di laga pembuka adalah tak menelan kekalahan. Target kami adalah meraih kemenangan, tapi sayang kami kebobolan oleh gol yang buruk dan kami tak bisa mendapatkan gol kemenangan. Target kami sekarang adalah merebut 7 poin.''

Sumber: Tempointeraktif.com

Dari berita di atas kita bisa mengambil hikmah bahwa setiap manusia berpotensi untuk melakukan kesalahan. Namun bukan kesalahan yang disengaja. Sayangnya, dalam kehidupan ini kita melihat banyak orang melakukan kesalahan karena memang disengaja. Mereka tahu dosa, mereka tahu hukum, tapi kesalahan terus saja mereka lakukan.

Mereka sebenarnya sadar bahwa apa yang mereka lakukan itu merugikan orang lain. Tapi mereka seakan tenang-tenang saja sambil tersenyum menikmati kesusahan orang lain. Inilah yang disebut manusia yang telah mati hatinya (qolbun mayyit).

Tidak seorang di antara kita yang bersih dari dosa dan kesalahan. Selalu saja ada ucapan atau perbuatan mengandung dosa yang kita lakukan secara sadar atau tidak. Bagi seorang manusia semua itu tentu wajar dan lumrah saja. Namanya juga manusia, tempatnya lupa dan salah. Yang tidak wajar bila sang manusia mengaku tidak pernah berbuat salah dan dosa, merasa diri selalu baik, sholeh dan bersih dari semua itu. Memang ada manusia seperti itu, ia disebut ma’shum, terpelihara dari dosa. Tapi manusia itu hanya Nabi saw. yang kita kenal terpelihara oleh Allah dari segala perbuatan dosa.


Karena kita bukan manusia ma’shum, maka ketika ada kesalahan dan perbuatan dosa yang dilakukan, maka itu dianggap lumrah. Siapa pun manusia tersebut dan apapun profesi dan status sosialnya di tengah masyarakat. Mau rakyat biasa, atau pemuka agama, artis terkenal atau sosok yang tidak seorang pun mengenalnya, kemungkinan berbuat salah dan dosa selalu ada. Bila seorang iman seorang hamba itu kuat, maka iblis yang datang untuk menggoda dan menggelincirkannya pun lebih berpengalaman dan profesional agar manusia tersebut akhirnya terjungkal.


Namun dibalik itu semua Allah sesungguhnya Maha Penyayang, Pengasih dan Pengampun bagi para hamba-Nya. Berapa banyak pun dosa yang dilakukan sang hamba, selalu ada pintu maaf dan ampunan yang terbuka untuknya. Kita mungkin pernah mendengar bait syair seorang Abu Nawas yang mengatakan:


Dosaku laksana pasir di lautan
Maka terimalah taubatku, Wahai Pemilik Keagungan


Kita juga mungkin pernah membaca kisah seorang hamba yang membunuh 99 manusia lalu menggenapinya 100. Namun ia kemudian diputuskan masuk syurga setelah malaikat Rahmah dan Malaikat azab berseteru dan mengukur jarak letak kematiannya yang ternyata lebih dekat dengan kampung yang hendak ia tuju sebagai syarat baginya melakukan pertobatan dan mendapatkan maghfirah (ampunan).


Kita juga dilarang oleh Allah Ta’ala berputus asa dari mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya karena merasa bahwa dosa kita terlalu banyak dan pintu taubat pun seakan tertutup rapat. Tidak sama sekali! Allah selalu membuka pintu ampunan-Nya bagi mereka yang datang pada-Nya memohon ampun, menyesali diri dan bertekad kuat takkan mengulangi kembali dosa yang telah diperbuatnya.


Dosa yang kita lakukan mungkin saja termasuk dalam kategori dosa besar dimana ada ancaman hukumannya di dunia, atau Allah ancam pelakunya dengan Neraka atau IA memurkainya. Ada pula yang berpendapat, bahwa dosa besar adalah setiap maksiat yang dilakukan seseorang dengan terang-terangan (berani) serta meremehkannya.


Rasulullah saw. bersabda, “Jauhilah olehmu tujuh dosa yang membinasakan. Mereka bertanya, ‘Apa itu?’ Beliau menjawab, Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri pada waktu peperangan, menuduh berzina wanita-wanita suci yang mukmin dan lalai dari kemaksiatan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Sementara dosa kecil adalah segala dosa yang tidak mempunyai had (hukuman) di dunia, juga tidak terkena ancaman khusus di akhirat. Ada pula yang berpendapat bahwa dosa kecil adalah setiap kemaksiatan yang dilakukan karena alpa atau lalai dan tidak henti-hentinya orang itu menyesali perbuatannya, sehingga rasa kenikmatannya dengan maksiat tersebut terus memudar.


Sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Dicatat atas bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia mendapatkannya tidak mungkin tidak; maka dua mata zinanya adalah memandang, dua telinga zinanya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, dua kaki zinanya adalah melangkah, dan hati adalah menginginkan dan mendambakan, hal itu dibenarkan oleh kemaluan atau didusta-kanya.” (HR. Muslim, no. 2657)


Salah satu fenomena menarik yang terjadi di tengah kita adalah semakin banyaknya orang-orang yang merendahkan dosa dan kemaksiatan yang mereka lakukan, atau tanpa malu menyebarluaskannya melalui media elektronik; televisi, internet dan lainnya, atau menuliskannya dalam sebuah cerita sehingga orang banyak menjadi tahu. Padahal yang pantas dilakukan saat berbuat dosa adalah merasa malu, sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya dan berusaha menutupinya agar tidak menjadi contoh bagi yang lain.


Sekali waktu saya menyaksikan sebuah acara di salah satu stasiun televisi yang dipandu oleh Helmi Yahya dan Dian Nitami. Acara tersebut menghadirkan sepasang suami istri yang saling berseteru beserta keluarganya masing-masing. Melalui dialog panas antara keluarga tersebut, sang suami dengan terus terang berkata bahwa ia telah berselingkuh dengan anak tirinya sembari menuduh sang istri juga telah berselingkuh denganbrondong. Walau demikian laki-laki tersebut masih mampu berkata, “Kami berasal dari keluarga terhormat!” Luar biasa!


Bila menyebarluaskan aib orang lain saja dilarang, maka bagaimana dengan menyebarluaskan aib sendiri? Tentu hal tersebut lebih terlarang. Rasulullah saw. Bersabda, “Setiap umatku mendapat pemaafan kecuali orang yang menceritakan (aibnya sendiri). Sesungguhnya diantara perbuatan menceritakan aib sendiri adalah seorang yang melakukan suatu perbuatan (dosa) di malam hari dan sudah ditutupi oleh Allah swt kemudian dipagi harinya dia sendiri membuka apa yang ditutupi Allah itu.” (HR. Bukhori dan Muslim)


Maka hendaklah setiap kita berhati-hati, jangan sampai dosa yang telah kita lakukan pada masa lampau akhirnya terbongkar dan menjadi dosa besar karena tanpa sadar kita menyebarluaskannya, apakah itu dengan lisan mau pun tulisan. Wallahu a’lam!

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Hikmah Piala Dunia 2010 Afrika Selatan: Kematian Datang Kapan Saja


Cape Town - Menjelang dimulainya Piala Dunia 2010, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela justru ditimpa musibah. Seorang cicit perempuannya yang bernama Zenani Mandela tewas akibat kecelakaan mobil.

Kejadian tersebut dialami Zenani ketika dalam perjalanan pulang dari menonton konser pembukaan Piala Dunia yang digelar di Orlando Stadium, Soweto, Jumat (11/6/2010). Insiden ini terjadi tepat dua hari setelah ia merayakan hari jadinya yang ke-13.

Menurut keterangan dari polisi setempat, uyut Zenani yaitu Winnie-Madikizela juga berada di dalam mobil nahas itu. Polisi menyebutkan juga bahwa si sopir sudah ditahan dan akan menyelidiki kasus ini.

"Zenani Mandela, 13 tahun, sedang berada di dalam mobil sekembalinya dari konser Piala Dunia di Stadion Orlando ketika insiden terjadi," bunyi pernyataan dari Yayasan Nelson Mandela dikutip Reuters.

"Insiden tersebut hanya melibatkan satu mobil dan tidak ada orang lain yang terluka."

Zenani adalah salah satu cucu Zindzi Mandela, anak Nelson Mandela hasil pernikahannya dengan Winnie. Mandela (91) sendiri direncanakan menghadiri upacara pembukaan nanti malam, setelah jarang muncul di depan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa ini adalah bahwa kematian bisa datang kapan saja, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap. Bisa dibayangkan betapa bahagianya Zenani Mandela seandainya sekarang ini dia masih hidup. Keinginan untuk menonton perhelatan pesta sepak bola sejagat akhirnya pupus, bahkan dia tidak sempat menonton acara pembukaan piala dunia yang cukup meriah. Itulah yang namanya kematian, kita tidak bisa menawar, kita tidak bisa menangguhkan barang sedetik pun.

Seandainya kamu semua berada di rumahmu, pastilah orang-orang yang telah ditetapkan untuk mati keluar ke tempat mereka terbunuh (QS Ali Imran 3; 154)

Kematian itu milik semua makhluk Allah, manusia, hewan, tumbuhan termasuk bangsa malaikat dan setan semuanya akan merasakan apa yang namanya kematian.

Kematian adalah sebuah tahapan dari kehidupan yang kejadiannya bersifat pasti. Ia akan datang menjemput tanpa dapat dihindari. Kehadirannya sering menimbulkan ketakutan pada awalnya dan senantiasa melahirkan kesedihan pada akhirnya.

Bahkan, kesedihan yang berkepanjangan dan berlarut-larut. Kematianlah yang membuat seluruh kenikmatan dan kebahagiaan terputuskan yang kemudian diganti oleh penderitaan dalam kehidupan dunia.

Kematian pula yang membuat hubungan antara orang-orang yang dicintai dan yang mencintai terpisahkan. Karena kematian, seseorang harus meninggalkan harta benda yang begitu dicintai, begitu dibanggakan dan begitu diagungkan dan sejumlah harta benda yang diklaim adalah miliknya sendiri.

Alhaakumut takaatsuru hattaa zurtumul maqabir; bermegah-megahan telah melalaikan kalian hingga kalian sampai di alam kubur ( Q.S. At-Takatsur, 102:1-2)

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog