Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Showing posts with label Kematian. Show all posts
Showing posts with label Kematian. Show all posts

Manfaat Sedekah : Kematian Bisa Diundur (Panjang Umur)

Kematian memang di tangan Allah SWT. Tapi ada satu hal yang bisa membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan peduli. Suatu hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabi Ibrahim AS dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu, wahai Ibrahim?”; “Yang anak muda tadi maksudnya?”; tanya Ibrahim. “Itu sahabat sekaligus muridku.”; “Ada apa dia datang menemuimu?”; “Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”; “Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.”; Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabi Ibrahim AS. Hampir saja Nabi Ibrahim AS tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabi Ibrahim AS memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah SWT. Esok paginya, Nabi Ibrahim AS ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabi Ibrahim AS malah melihat anak muda ini panjang umurnya. Hingga usia anak tersebut 70 tahun, Nabi Ibrahim AS bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah SWT menahannya. “Apa gerangan yang membuat Allah SWT menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?”; “Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah SWT memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.”; Kematian memang di tangan Allah SWT. Oleh karena itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah SWT. Dan Allah SWT memberitahu lewat kalam RasulNya, Muhammad SAW, bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. Jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah sedekah. Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar, maka sesungguhnya Anda-lah yang butuh pertolongan, karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah SWT untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang Allah SWT akan memanjangkan umur Anda. Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seorang pun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cinta Allah SWT? Kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah SWT, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut kecuali dalam keadaan husnul khatimah. Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah SWT dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian datang. Anda mendapat 1 Pesan Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini Penting!! Perlu Anda Baca: @ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan @ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis @ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap @ Kumpulan Dongeng Anak @ Bukan Berita Biasa @ Trik dan rumus matematika @ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah @ Tips dan Trik belajar yang efektif @ Review dan Ulasan pertandingan Juventus @ Pasang Iklan gratis @ Kumpulan widget gratis @ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku @ Seputar Resensi Buku @ Kumpulan tutorial Blog

MARILAH KITA MENGINGAT KEMATIAN

Sesungguhnya kematian merupakan hakekat yang menakutkan, akan mendatangi seluruh orang yang hidup. Semuanya tidak kuasa menolaknya, tidak ada seorangpun di sekitarnya yang mampu menahannya. Maut merupakan ketetapan Alloh, seandainya ada seseorang selamat dari maut, niscaya manusia yang paling mulia yang akan selamat. Namun maut merupakan SunnahNya pada seluruh makhlukNya. Alloh Ta’ala berfirman: إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (QS. 39:30) Tiada manusia kekal di dunia ini. وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ .كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS. 21:34) Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (QS. 21:35) LARI DARI KEMATIAN? Kekuasaan Alloh meliputi segala sesuatu. Dia telah menetapkan adanya kematian pada manusia, maka bagaimanapun manusia menghindar dari kematian, kematian itu tetap akan menyusulnya. Alloh Ta’ala berfirman: أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS. 4:78). Dan Alloh menantang kepada orang-orang yang menyangka bahwa mereka tidak dikuasai oleh Alloh, dengan mengembalikan nyawa orang yang sekarat, jika memang mereka benar! فَلَوْ لآ إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ. وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ. وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَكِن لاَّ تُبْصِرُونَ. فَلَوْ لآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ. تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar. (QS. 56:83-87) AWAS KEMATIAN MENDADAK! Kita berada di akhir zaman, banyak terjadi kematian mendadak, memang itu merupakan salah satu tanda-tanda hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِنَّ مِنْ أَمَارَاتِ السَّاعَةِ …أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah…munculnya kematian mendadak. (HR. Thobaroni; Dhiya’ Al-Maqdisi; dihasankan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami, no: 5775) Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut di zaman ini benar-benar sudah nyata. Kita lihat seseorang yang sehat, kemudian mati tiba-tiba, orang-orang sekarang menyebutnya dengan “serangan jantung”! Maka orang yang berakal hendaklah memperhatikan dirinya, segera kembali dan bertaubat kepada Penguasanya, sebelum kedatangan kematian mendadak yang tidak dia sangka!. ANJURAN MENGINGAT MAUT Banyak hadits-hadits yang mengingatkan tentang maut, agar manusia selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Dan agar dia bersiap-siap dengan perbekalan yang dia butuhkan untuk perjalanannya yang panjang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan: yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. (HR. Ath-Thobaroni dan Al-Hakim Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1222; Shohih At-Targhib, no: 3333) Syumaith bin ‘Ajlan berkata: مَنْ جَعَلَ الْمَوْتَ نُصْبَ عَيْنَيْهِ, لَمْ يُبَالِ بِضَيْقِ الدُّنْيَا وَلاَ بِسَعَتِهَا “Barangsiapa menjadikan maut di hadapan kedua matanya, dia tidak peduli dengan kesempitan dunia atau keluasannya”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi) Quss bin Sa’idah Al-Ibaadi, salah seorang hunafaa’, melantunkan sya’ir: Pada orang-orang dahulu yang telah pergi (mati), dari umat-umat (yang telah tiada) terdapat bukti-bukti yang nyata Ketika aku melihat tempat-tempat yang dituju, bagi kematian yang tidak ada sumber-sumbernya, Aku melihat kaumku pergi menuju kematian, orang-orang besar dan anak-anak kecil, Akupun yakin, bahwa aku pasti akan pergi juga, ke mana kaumku telah pergi. (Dinukil dari Majalah Al-Asholah, hlm: 74, 15-Robi’uts Tsani-1413 H) Orang yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkannya dengan iman yang shohih (benar), tauhid yang kholish (murni), amal yang sholih (sesuai dengan tuntunan), dengan landasan niat yang ikhlas, itulah orang-orang yang paling berakal! عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا قَالَ فَأَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الْأَكْيَاسُ Dari Ibnu Umar, dia berkata: “Aku bersama Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshor datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada belaiu, lalu dia berkata: “Wahai Rosululloh, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?”. Beliau menjawab: “Yang paling baik akhlaknya di antara mereka”. Dia berkata lagi: “Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?”. Beliau menjawab: “Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik”. (HR. Ibnu Majah, no: 4259. Hadits Hasan; Lihat Ash-Shohihah, no: 1384) Marilah kita renungkan sabda Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam: يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya akan tetap. (HR. Bukhori; Muslim; Tirmidzi; Nasai) PENYESALAN ORANG KAFIR DI SAAT KEMATIAN ` Janganlah seseorang menolak keimanan dan menyepelekan amal sholih, karena suatu saat pasti dia akan menyesal. Alloh Ta’ala berfirman: حَتَّى إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتَ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ {99} لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلآ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata:”Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitan. (QS. 23: 99-100) SEGERA BERAMAL SEBELUM DATANG KEMATIAN Janganlah seseorang selalu mengundurkan amal sholih karena kesibukan duniawi, karena selama masih hidup, manusia tidak akan lepas dari kesibukan! Orang yang berakal akan mengutamakanlah urusan akhirot yang pasti datang, dan mengalahkan urusan dunia yang pasti ditinggalkan. Allah Ta’ala berfirman: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلآ أَوْلاَدُكُمْ عَن ذِكْرِ اللهِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ {9} وَأَنفِقُوا مِن مَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْ لآ أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ {10} وَلَن يُؤَخِّرَ اللهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا وَاللهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa melakukan demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (QS. Al-Munafiqun: 9) Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata:”Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh” (QS. Al-Munafiqun: 10) Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Munafiqun: 11) PENUTUP Hamid Al-Qoishori berkata: “Kita semua telah meyakini kematian, tetapi kita tidak melihat orang yang bersiap-siap menghadapinya! Kita semua telah meyakini adanya sorga, tetapi kita tidak melihat orang yang beramal untuknya! Kita semua telah meyakini adanya neraka, tetapi kita tidak melihat orang yang takut terhadapnya! Maka terhadap apa kamu bergembira?! Kemungkinan apakah yang kamu nantikan?! kematian! Itulah perkara pertama kali yang akan datang kepadamu dengan membawa kebaikan atau keburukan. Wahai saudara-saudaraku! Berjalanlah menghadap Penguasamu (Alloh) dengan perjalanan yang bagus”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi) Inilah sedikit tentang dzikrul maut semoga bermanfaat. Al-hamdulillah. Anda mendapat 1 Pesan Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini Penting!! Perlu Anda Baca: @ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan @ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis @ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap @ Kumpulan Dongeng Anak @ Bukan Berita Biasa @ Trik dan rumus matematika @ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah @ Tips dan Trik belajar yang efektif @ Review dan Ulasan pertandingan Juventus @ Pasang Iklan gratis @ Kumpulan widget gratis @ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku @ Seputar Resensi Buku @ Kumpulan tutorial Blog

HIKMAH KEMATIAN.

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Saudara saudari Fillahku tercinta, yang selalu di Mulia kan ALLAH SWT ... KEMATIAN itu sangatlah PASTI datangnya... Cukuplah KEMATIAN sebagai pelajaran buat kita Cukuplah KEMATIAN sebagai nasehat buat kita Kemanapun kita melangkahkan kaki untuk pergi... Kepada siapapun kita berlindung ... Dengan apapun kita menghindar ... Apabila sudah saatnya KEMATIAN datang ... Kita tidak bisa pergi, berlindung atau menghindar ... Seterampil/seberhasil apapun kita bekerja & berkarya ... pada saatnya kita terbujur kaku sebagai MAYAT ... kita tetap membutuhkan bantuan khusus seseorang untuk memandikan dan membungkus tubuh kita. Sepanjang apapun jabatan pendidikan kita ... pada akhirnya jabatan kita hanyalah satu .. ALMARHUM / ALMARHUMAH Sebanyak apapun harta yang kita miliki ... pada akhirnya hanyalah beberapa lembar kain yang akan kita kenakan dan beberapa meter persegi RUANG TANAH untuk tempat tinggal akhir kita di dunia. “Perbanyaklah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu KEMATIAN!” (HR. Tirmidzi) Nilai-nilai pelajaran yang ingin diungkapkan sang GURU KEMATIAN sangatlah banyak, menarik, bahkan menenteramkan. Di antaranya adalah apa yang mungkin sering kita rasakan dan lakukan dalam kehidupan sehari hari. => KEMATIAN mengingatkan bahwa WAKTU SANGAT BERHARGA Ketika seorang manusia melalaikan nilai waktu pada hakekatnya ia sedang menggiring dirinya kepada jurang kebinasaan. Karena tak ada satu detik pun waktu terlewat melainkan ajal kian mendekat, ALLAH SWT dalam FirmanNya : “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” (QS. Al-Anbiya :1) Ketika jatah waktu terhamburkan sia-sia, dan ajal sudah di depan mata. Tiba-tiba, lisan tergerak untuk mengatakan, “Ya ALLAH, mundurkan ajalku sedetik saja. Akan kugunakan itu untuk bertaubat dan mengejar ketinggalan.” Tapi sayang, permohonan tinggallah permohonan. Dan, KEMATIAN akan tetap datang tanpa ada perundingan. “Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang zalim: ‘Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul….” (QS. Ibrahim :44) => KEMATIAN mengingatkan bahwa KITA BUKAN SIAPA-SIAPA Kalau kehidupan dunia bisa diumpamakan dengan pentas sandiwara, maka KEMATIAN adalah akhir segala peran. Apa pun dan siapa pun peran yang telah dimainkan, ketika sutradara mengatakan ‘habis’, usai sudah permainan. Semua kembali kepada peran yang sebenarnya. Lalu, masih kurang patutkah kita dikatakan orang gila ketika bersikeras akan tetap selamanya menjadi tokoh yang kita perankan. Hingga kapan pun. Padahal, sandiwara sudah berakhir. Sebagus-bagusnya peran yang kita mainkan, tak akan pernah melekat selamanya. Silakan kita bangga ketika dapat peran sebagai orang kaya. Silakan kita menangis ketika berperan sebagai orang miskin yang menderita. Tapi, bangga dan menangis itu bukan untuk selamanya. Semuanya akan berakhir. Dan, peran-peran itu akan dikembalikan kepada sang sutradara untuk dimasukkan kedalam laci-laci peran. Teramat naif kalau ada manusia yang berbangga dan yakin bahwa dia akan menjadi orang yang kaya dan berkuasa selamanya. Pun begitu, teramat naif kalau ada manusia yang merasa akan terus menderita selamanya. Semua berawal, dan juga akan berakhir. Dan akhir itu semua adalah KEMATIAN. => KEMATIAN mengingatkan bahwa KITA TAK MEMILIKI APA-APA Fiqih Islam menggariskan kita bahwa tak ada satu benda pun yang boleh ikut masuk ke liang lahat kecuali kain kafan. Siapa pun dia. Kaya atau miskin. Penguasa atau rakyat jelata Semuanya akan masuk lubang kubur bersama bungkusan kain kafan. Cuma kain kafan itu. Itu pun masih bagus. Karena, kita terlahir dengan tidak membawa apa-apa. Cuma tubuh kecil yang telanjang. Lalu, masih layakkah kita mengatas-namakan kesuksesan diri ketika kita meraih keberhasilan. Masih patutkah kita membangga-banggakan harta dengan sebutan kepemilikan. Kita datang dengan tidak membawa apa-apa dan pergipun bersama sesuatu yang tak berharga. Ternyata, semua hanya peran. Dan pemilik sebenarnya hanya ALLAH SWT. Ketika peran usai, kepemilikan pun kembali kepada ALLAH SWT. Lalu, dengan keadaan seperti itu, masihkah kita menyangkal bahwa kita bukan apa-apa. Dan, bukan siapa-siapa. Kecuali, hanya hamba ALLAH SWT. Setelah itu, kehidupan pun berlalu melupakan peran yang pernah kita mainkan. => KEMATIAN mengingatkan bahwa HIDUP ADALAH SEMENTARA Kejayaan dan kesuksesan kadang menghanyutkan anak manusia kepada sebuah khayalan bahwa ia akan hidup selamanya. Hingga kapan pun. Seolah ia ingin menyatakan kepada dunia bahwa tak satu pun yang mampu memisahkan antara dirinya dengan kenikmatan saat ini. Ketika sapaan KEMATIAN mulai datang berupa rambut yang beruban, tenaga yang kian berkurang, wajah yang makin keriput, barulah ia tersadar. Bahwa, segalanya akan berpisah. Dan pemisah kenikmatan itu bernama kematian. Hidup tak jauh dari siklus: awal, berkembang, dan kemudian berakhir. => KEMATIAN mengingatkan bahwa HIDUP BEGITU BERHARGA Seorang hamba ALLAH yang mengingat KEMATIAN akan senantiasa tersadar bahwa hidup teramat berharga. Hidup tak ubahnya seperti ladang pinjaman. Seorang petani yang cerdas akan memanfaatkan ladang itu dengan menanam tumbuhan yang berharga. Dengan sungguh-sungguh. Petani itu khawatir, ia tidak mendapat apa-apa ketika ladang harus dikembalikan. Mungkin, inilah maksud ungkapan Imam Ghazali ketika menafsirkan surah Al-Qashash ayat 77, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) dunia…” dengan menyebut, “Ad-Dun-ya mazra’atul akhirah.” (Dunia adalah ladang buat akhirat) Orang yang mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu. Termasuk, ketika KEMATIAN menjadi sesuatu yang paling diingat. "Katakanlah, 'Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripada-nya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemuimu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS. Al-Jumu'ah: 8). "Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, ken-datipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh." (QS. An-Nisa`: 78). "Telah datang seorang laki-laki kepada Nabi, dia berkata, 'Ya Rasu-lullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?' Rasulullah menjawab, 'Kamu bersedekah dalam keadaan sehat, mencintai harta, takut miskin, dan berharap kaya, jangan menunda-nunda sehingga ketika nyawa sampai di kerongkongan kamu berkata, 'Untuk fulan ini, untuk fulan ini,' padahal ia telah menjadi miliknya'." (Muttafaq alaihi. Mukhtashar Shahih al-Bukhari, no. 680 dan Mukhtashar Shahih Muslim, no. 538). Agar penyesalan tidak terjadi pada kita, maka yang mesti kita lakukan adalah memanfaatkan detik-detik umur dengan mengisinya dengan kebaikan, karena itulah satu-satunya bekal bagi kita di perjalanan panjang, di mana awalnya adalah kematian. Di sinilah letak pentingnya seorang Muslim selalu mengingat kema-tian. Ya, dengan mengingat kematian, lebih-lebih memperbanyak-nya, mendorong seorang Muslim untuk berbekal, karena dia me-nyadari dirinya akan mati. Karena hikmah inilah, maka Rasulullah mengajak kita mem-perbanyak mengingat kematian. Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, ia berkata, Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam bersabda : "Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yakni kematian." (HR. at-Tirmidzi, no. 2308 dan Ibnu Majah, no. 4258, dishahih-kan oleh Syu'aib al-Arna`uth dalam Tahqiq Riyadh ash-Shalihin, hadits no. 579). Memperbanyak mengingat mati berarti memperbanyak amal kebaikan. Orang yang tidak beramal baik atau dia berbuat buruk berarti tidak ingat dirinya akan mati. Imam ad-Daqqaq berkata, "Barangsiapa memperbanyak mengingat mati, dia dikaruniai tiga perkara: Menyegerakan taubat, hati yang qana'ah, dan semangat beribadah." (QS. At-Tadzkirah, al-Qurthubi 1/23). Dengan memaknai KEMATIAN, berarti kita sedang menghargai arti kehidupan. Perbanyaklah mengingat KEMATIAN. Seorang hamba yg banyak mengingat mati maka ALLAH SWT akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya KEMATIAN. {HR. Ad-Dailami} Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Anda mendapat 1 Pesan Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini Penting!! Perlu Anda Baca: @ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan @ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis @ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap @ Kumpulan Dongeng Anak @ Bukan Berita Biasa @ Trik dan rumus matematika @ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah @ Tips dan Trik belajar yang efektif @ Review dan Ulasan pertandingan Juventus @ Pasang Iklan gratis @ Kumpulan widget gratis @ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku @ Seputar Resensi Buku @ Kumpulan tutorial Blog

Berita Duka: Kang Darso Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun




Innalillahi wainnailaihi rojiun..seniman Sunda nan legendaris, Darso mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (12/9), sekitar pukul 15.00 WIB di Rumah Sakit Soreang, Kab. Bandung. Darso meninggal dunia dalam usia 66 tahun.

Kabar mengejutkan ini pertama kali dipublikasikan melalui akun Twitter milik Doel Sumbang @Doel_Sumbang yang menuliskan “innalillahi wa inna ilaihi roji'un. TELAH BERPULANG KE RAHMATULLAH, LEGENDA POP SUNDA 'KANG DARSO' . .sekitar pkl 15.00 WIB hari ini di RS. SOREANG. Mhn doanya bagi Almarhum.”





Seniman Sunda, Hendarso atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Darso (66), Senin (12/9/2011) sore, berpulang. Dia meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Soreang.

Kabar itu didapatkan dari Humas RSD Soreang, Mahendrawan Ismono, Senin. Menurut dia, Darso sudah datang dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 14.30 dan langsung diperiksa oleh tenaga kesehatan di Instalasi Gawat Darurat.

"Hasil pemeriksaan kami, pupil mata tidak lagi bereaksi terhadap cahaya, denyut jantung pada EKG sudah datar, dan respirasinya juga sudah nol," kata Mahendrawan.

Dia tidak mengetahui penyebab Darso dilarikan ke rumah sakit. Namun, diduga dia kelelahan karena mengikuti serangkaian acara halalbihalal di Kabupaten Bandung. Anaknya juga menceritakan bahwa Darso sempat merokok pagi harinya.

Keluarga langsung mengambil kembali Darso dan dibawa ke rumah duka di Desa Gandasoli, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Darso adalah seniman yang menelurkan hampir 300 album musik berbahasa Sunda bermodalkan calung, alat musik dari bambu, dan dipadukan dengan musik pop. Gaya busana yang nyentrik serta kacamata hitam yang akrab melekat di wajah membuatnya dijuluki Michael Jackson pop sunda. Beberapa lagu ciptaannya yang menjadi hit yaitu "Amparan Sajadah", "Kabogoh Jauh", dan "Maribaya".


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Banjir Bandang Menerjang Garut Selatan




17 Tewas Diterjang Banjir Bandang di Garut Selatan

Innalillahi Wainna ilaihi Rojiun. Musibah banjir bandang dan tanah longsor kembali merenggut jiwa manusia di Jawa Barat tepatnya di Garut Selatan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Garut sejak Jumat (6/5) mengakibatkan bencana banjir bandang. Banjir air bercampur lumpur dan bebatuan tersebut melandas empat kecamatan, yaitu Kecamatan Pamuengpeuk, Cibalong, Cikelet, dan Cisompet. Sampai Sabtu (7/5) tercatat 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya hilang.


Menurut Kapolsek Pamuengpeuk, Kompol Haswendi, lokasi banjir bandang jauh dari pusat pemerintahan kecamatan. Untuk menjangkau lokasi tersebut, kata dia, harus ditempuh dengan sepeda motor.‘’Sampai tadi pagi kami mendapat laporan sudah 17 orang meninggal. Satu orang di Kecamatan pamuengpeuk dan 16 orang di Kecamatan Cikelet,’’kata dia kepada Republika yang dihubungi melalui telepon genggamnya, Sabtu (7/5).

Haswendi menuturkan, banjir bandang tersebut berasal dari meluapnya pertemuan antara Sungai Cipalebuh dan Sungai Cikaso. Saat hujan deras melanda wilayah tersebut, air kedua sungai tersebut meluap sehingga mengakibatkan banjir bandang .

Air bercampur lumpur tersebut di antaranya melanda Kampung Segleng, Bintara, Leuwigenteng yang berada di Desa Paas dan Desa Mandalakasih . Ketinggian air sampai meluap ke ruas jalan dan masuk ke perijeletmukiman dengan ketinggian beragam mulai dari setinggi lutut sampai dada orang dewasa.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Tragedi Merpati Gagalkan Pernikahan Pramugari




Tragedi Merpati di Kaimana Buyarkan Pernikahan Pramugari

Tragedi jatuhnya pesawat Merpati MA50 di Kaimana, Papua Barat, tcmyata telah mengubur-kan angan-angan dan harapan pramugari (ndriana Puspa Wardhani untuk membangun rumah tangga dengan calon suaminya. Pramugari berwajah cantik ini adalah salah satu dari 25 korban yang tewas dalam musibah pada Sabtu (7/5) itu.

Pada Senin (9/5), jenazah wanita berkulit putih itu dimakamkan di kampung halamannya di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Jenazah yang diangkut dengan mobil ambulans itu tiba di TPU Wates sekitar pukul 10.30 dan langsung menuju ke tempat pemakaman.



Tante Korban, Harina, mengatakan, jenazah langsung dimakamkan tanpa harus disemayamkan terlebihdahulu di rumah duka di Mojokerto. Jenazahnya langsung dimakamkan karena kondisinya sudah di dalam peti jenazah," katanya.

Puluhan pelayat terlihat di sekitar pemakaman dan juga belasan karangan bunga dari berbagai intansi. Kesedihan semakin terasa saat keluarga besarnya menitikkan air mata ketika jenazah putri dari pasangan Djoko Hendrito Utomo dan Ekowati Hardiani itu dimasukkan ke liang lahat.

Menurut Harina, tahun depan keponakannya itu rencananya akan bertunangan dengan salah satu pe-gawai Pesawat Merpati yang bertugas di Bali. "Dia (Indriana) juga berencana membangun rumah di sini (Mojokerto) dan sudah membeli pagar," katanya.

Menurutnya, Indriana menjadi pramugari di Merpati sejak 2008. Meski pihak keluarga bukan asli Mojokerto, namun keluarga dari ayah korban sudah lama tinggal di Perumnas Wates, Jalan Penanggungan Blok D1, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. "Ayah korban. Djoko Hendrianto Utomo, asli Kediri, sedang ibunya, asli Wonosobo, Jawa Tengah," katanya.

Sementara itu, korban lainnya, suami-istri Ajun Komisaris Teddy Effendy (35) dan istrinya. Irma (31), serta putranya, Rafli (5), yang juga korban kecelakaan Merpati, Senin siang dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Upacara pemakaman didahului pelepasan jenazah dengan acara militer yang dipimpin Kapolres Kabupaten Tangerang Komisaris Besar Wahyu Widada di rumah duka, Graha Raya Regensi, klaster Fedora Blok J 18 No 21, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Daftar Korban Jatuhnya Pesawat Merpati di Kaimana




Pesawat Merpati yang jatuh di Kaimana, Papua, diperkirakan menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 27 orang termasuk seorang pramugari cantik Sumayani yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Pesawat dengan nomor penerbangan MZ8968 ini jatuh Sabtu, 7 Mei 2011 pukul 15.15 WIT, dengan rute Sorong-Kaimana-Nabire mengangkut 26 orang termasuk dua pilot dan co-pilot serta dua orang awak kabin. Hingga berita ini diturunkan, pihak KNKT masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kecelakan.


Berikut daftar nama penumpang Merpati Nusantara Airlines , sebagaimana dirilis oleh Polda Papua:

1. Abby (Anak Kabag Ops Kaimana)
2. Tedi Efendi (Kabag Ops Kaimana)
3. Irma (istri Kabag Ops Kaimana)
4. Ruru
5. Heron Salosa
6. Kurita Amir
7. Noldy Huliselan
8. Permenas W.
9. Galilea (samaran)
10. S (samaran)
11. Watratan stevanus
12. Bofen cheng
13. Irwan
14. Merry
15. Pitnah octavianus
16. PDT Ridwan
17. Stevanus sawi
18. Tandisaro sarnita
19. Dadi
20. Joko
21. Yonas Ihalu

Nama tersebut belum termasuk 2 orang pilot dan co-pilot serta 2 orang awak kabin.



Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Musibah: Pesawat Merpati Jatuh di Kaimana




Pesawat Merpati jatuh di Kaimana pada, Sabtu (7/5/2011), pukul 13.00 Waktu setempat. Menurut informasi yang beredar Pesawat Merpati yang Jatuh di Kamana tersebut berjenis MA 60. Jatuhnya pesawat menurut Juru Bicara Kementrian Perbungan Bambang S Ervan, berada sejauh 500 meter sebelum sampai di ujung landasan.

Masih menurut informasi yang beredar, bahwa Pesawat Merpati Jatuh di Kaimana itu sebelumnya berangkat dari sorong menuju Kaimana, dengan membawa 18 orang penumpang dewasa, dua anak-anak, dan seorang diantaranya adalah bayi. Jumlah seluruh penumpang yang naas adalah 27 orang termasuk seorang pramugari cantik Sumayani.


Total jumlah penumpang termasuk kru pesawat yang turut serta dalam penerbangan tersebut diperkirakan sebanyak 27 orang. Sejauh ini belum diketahui bagaimana nasib ke-27 orang penumpang tersebut.

"Kita sedang kumpulkan data sejam yang lalu. Tim SAR sudah meluncur ke lokasi. Dan kita masih menunggu data dari sana," kata Dirut Merpati Sardjono Jhony seperti yang dikutip Matahati dari detikcom. - Pesawat Merpati jatuh di Kaimana pada, Sabtu (7/5/2011), pukul 13.00 Waktu setempat. Menurut informasi yang beredar Pesawat Merpati yang Jatuh di Kamana tersebut berjenis MA 60. Jatuhnya pesawat menurut Juru Bicara Kementrian Perbungan Bambang S Ervan, berada sejauh 500 meter sebelum sampai di ujung landasan.

Masih menurut informasi yang beredar, bahwa Pesawat Merpati Jatuh di Kaimana itu sebelumnya berangkat dari sorong menuju Kaimana, dengan membawa 18 orang penumpang dewasa, dua anak-anak, dan seorang diantaranya adalah bayi.

Total jumlah penumpang termasuk kru pesawat yang turut serta dalam penerbangan tersebut diperkirakan sebanyak 27 orang. Sejauh ini belum diketahui bagaimana nasib ke-27 orang penumpang tersebut.

"Kita sedang kumpulkan data sejam yang lalu. Tim SAR sudah meluncur ke lokasi. Dan kita masih menunggu data dari sana," kata Dirut Merpati Sardjono Jhony seperti yang dikutip Matahati dari detikcom.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Sumayani murung 2 hari sebelum terjadi tragedi Merpati



Pramugari Merpati Airlines Sumayani yang ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Merpati di perairan Kaimana, Papua -yang menewaskan seluruh penumpangnya- dikenal oleh tetangga sekitar rumahnya di perumahan Pondok Candra, Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai sosok pendiam.

Salah seorang satuan pengamanan (satpam) perumahan tersebut, Budi S, mengatakan bahwa Sumayani memang dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak banyak berkomunikasi dengan tetangga sekitar rumahnya.


"Orangnya memang pendiam, dan tidak banyak bergaul dengan tetangga sekitar yang lain," katanya, Minggu (8/5/2011).

Ia mengemukakan, sekitar dua hari sebelum kecelakaan itu terjadi, korban juga tampak bingung dan kelihatan murung. "Kami melihat sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Sumayani sempat keluar masuk rumahnya tanpa alasan yang jelas," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi rumah Sumayani yang ada di Jalan Jeruk Barat nomor 47, Perumahan Pondok Candra, Sidoarjo, Jawa Timur, masih tampak tertutup dan sepi.

Sejak kepergian Sumayani menjalankan tugas sebagai pramugari Merpati dua hari lalu, rumah Sumayani kosong. "Suaminya, Rano Adi, sedang berada di Semarang menjalankan tugas rutinnya sebagai karyawan sebuah asuransi," katanya.

Ia mengemukakan, meski kesehariannya dikenal sebagai sosok pendiam, namun kepergiannya dua hari yang lalu itu dirasakan cukup aneh. "Tidak seperti biasanya, sebelum berangkat kerja, Sumayani tampak bingung keluar masuk rumah sebelum akhirnya meninggalkan rumah untuk tugas penerbangan ke Papua," katanya.

Sumayani, kata dia, selalu datang ke rumahnya di Perumahan Pondok Candra Indah saat dirinya lepas dinas usai bertugas menjadi pramugari. Hingga kini, sejumlah tetangga dan pengurus Rukun Tetangga (RT) tempat tinggal Sumayani belum tahu jenazah Sumayani akan dimakamkan di mana.

"Hingga kini tidak ada satu pun pihak keluarga yang berada di rumah itu dan juga kondisi rumah yang dalam keadaan tertutup," katanya.

Ia menambahkan, begitu mendapatkan laporan kalau Sumayai meninggal dalam kecelakaan jatuhnya pesawat Merpati di Perairan Kaimana Papua, kini rumah Sumayani mendapatkan penjagaan ekstra dari petugas keamanan setempat. Keluarga korban hingga kini masih berada di Semarang sambil menunggu berita kedatangan jenazah dari Papua.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Adjie Massaid Meninggal Dunia seusai Main Futsal


Innalillahi Wainna Ilaihi Raji'un. Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa disebut Adjie Massaid meninggal dunia di usianya yang ke-43 tahun. Ia berpulang di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (5/2) dini hari, beberapa jam setelah mengeluhkan sesak nafas usai bermain futsal.

Itulah yang namanya kematian. Kematian bisa milik siapa saja, tak peduli dia anggota DPR, tak peduli dia tampan, tak peduli dia beristri cantik. Maut akan menimpa siapa saja tanpa pandang bulu.

Ada beberapa hikmah di balik kematian ADJIE Massaid:

1. Bahwa kematian akan datang secara mendadak. Kedatangannya tanpa bisa diprediksi siapapun. Ketika kematian datang, ia langsung mencengkeram begitu saja tanpa permisi.


2. Bahwa siapapun orangnya, apapun statusnya, berapapun banyak hartanya, betapapun tinggi jabatannya, semuanya akan mengalami yang namanya kematian.

3. Terlepas bahwa maut merupakan takdir, namun pola hidup dan aktifitas sehari-hari perlu juga kita pikirkan. Bekerja keras harus diselingi dengan istirahat yang cukup, karena manusia punya kemampuan yang terbatas. Betapapun sibuknya anda, istirahatlah ketika benar-benar terasa capai, tidak memaksakan diri karena kemampuan tubuh manusia ibarat mesin yang perlu rehat.

Ingat kematian yang menimpa musisi nyentrik Mbah Surip. Dia pun meninggal karena terlalu capai. Jadwal manggungnya sangat padat, tampil di televisi setiap hari. Bahkan ketika musim kampanye pun dia ikut meramaikannya. Sementara pola hidupnya amburadul, jarang makan, banyak minum kopi dan sedikit sekali istirahat.

Kronologi Kematian Adjie Massaid:

Jumat sore, Adjie yang ikut menangani timnas sepak bola Indonesia usia 23 tahun (U-23) sempat mendampingi Oktovianus Maniani untuk memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI. Okto diadili setelah insiden menanduk wasit saat tampil membela Sriwijaya FC melawan Persisam Samarinda 16 Januari lalu. Kepada wartawan, Adjie berpesan kepada Okto. "Saya kira ini pelajaran buat Okto.

Malamnya, Adjie ikut bermain futsal. Baru pada pukul 22.00 Adjie mengeluh dadanya sesak. Dia ke rumah sakit. Dia mengembuskan napasnya pukul 00.30.

Rencananya, Adji akan dimakamkan selepas Dzuhur di pemakaman Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Sebelumnya, Ja'far mengatakan, jenazah Adji akan disemayamkan di gedung DPR. "Sampai pukul 12," kata Ja'far. Jenazah akan diberangkatkan dari rumahnya di Taman Cilandak.

Adjie meninggalkan istrinya yang juga mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh dan seorang putra dari Angelina. Dari istri pertamanya, penyanyi Reza Artamevia, dia dikaruniai dua anak. Mereka bercerai pada 2005. Adjie kemudian menikahi Angelina menikah pada 29 April 2009.

Kiprah Adjie di dunia politik cukup mapan. Dia dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yakni pada 2004-2009 dan kini 2009-2014. Selamat jalan Adjie.....


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Kematian Pasti akan Datang Menemui Kita


Tidak semua orang dan tidak setiap saat kita mengingat mati. Terkadang kita bertingkah seolah punya nyawa banyak. he..he..
Misal; berkendara ugal-ugalan di jalan, bertingkah sok jagoan neon, dll. Namun ingatlah bahwa kematian pasti datang menjelang. Karena Ar-Rahman telah berfirman:

"Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan." (Al-Anbiya`: 35 )

"Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh." (An-Nisa`: 78 )


Ingat...ingat...? Thing?! Kematian datang tidak memandang ras keturunan, mau dia seorang jagoan atau pecundang, apa dia bangsawan atau bukan, mau dia pejuang atau yang cuma diam. Pokoké kematian jika sudah menjelang, ya mati dech. Tidak perduli apa kita ingat mati atau tidak ingat sama sekali, kalau batas hidup sudah berakhir ,ya TAMAT.

Maka mari kita mengingat mati, sebagai mana telah di sabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau bersabda dalam hadits yang disampaikan lewat shahabatnya yang mulia Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:

"Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian)." ( HR. At-Tirmidzi no. 2307, An-Nasa`i no. 1824, Ibnu Majah no. 4258. Asy- Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata tentang hadits ini, "Hasan shahih." )

Dalam hadits di atas ada beberapa faedah:
- Disunnahkannya setiap muslim yang sehat ataupun yang sedang sakit untuk mengingat mati dengan hati dan lisannya, serta memperbanyak mengingatnya hingga seakan- akan kematian di depan matanya. Karena dengannya akan menghalangi dan menghentikan seseorang dari berbuat maksiat serta dapat mendorong untuk beramal ketaatan.
- Mengingat mati di kala dalam kesempitan akan melapangkan hati seorang hamba. Sebaliknya, ketika dalam kesenangan hidup, ia tidak akan lupa diri dan mabuk kepayang. Dengan begitu ia selalu dalam keadaan bersiap untuk "pergi." ( Bahjatun Nazhirin , 1 /634 )

Sering saya (angger) mendengar ikhwan yang berkata "seorang muslim itu harus cerdas" , sungguh benar perkataan itu, sebagai seorang muslim kita memang harus cerdas, dan seorang muslim yang cerdas adalah muslim yang banyak mengingat mati dan menyiapkan bekal kesana.

Shahabat yang mulia, putra dari shahabat yang mulia, Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma mengabarkan, "Aku sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala datang seorang lelaki dari kalangan Anshar. Ia mengucapkan salam kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu berkata, 'Ya Rasulullah, mukmin manakah yang paling utama?' Beliau menjawab, 'Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.' 'Mukmin manakah yang paling cerdas?', tanya lelaki itu lagi. Beliau menjawab:

"Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas." ( HR. Ibnu Majah no. 4259, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash- Shahihah no. 1384 )

Mari kita berfikir sejenak. Kenapa orang yang mengingat mati dan mempersiapkan bekal kematian di katakan cerdas? STOP!! Sudah habis waktu berfikirnya.

Kita simak perkataan Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu, Beliau berkata, "Ad- Daqqaq berkata, 'Siapa yang banyak mengingat mati, ia akan dimuliakan dengan tiga perkara: bersegera untuk bertaubat, hati merasa cukup, dan giat/semangat dalam beribadah. Sebaliknya, siapa yang melupakan mati ia akan dihukum dengan tiga perkara: menunda taubat, tidak ridha dengan perasaan cukup dan malas dalam beribadah. Maka berpikirlah, wahai orang yang tertipu, yang merasa tidak akan dijemput kematian, tidak akan merasa sekaratnya, kepayahan, dan kepahitannya. Cukuplah kematian sebagai pengetuk hati, membuat mata menangis, memupus kelezatan dan menuntaskan angan-angan. Apakah engkau, wahai anak Adam, mau memikirkan dan membayangkan datangnya hari kematianmu dan perpindahanmu dari tempat hidupmu yang sekarang?" ( At- Tadzkirah , hal. 9)

Alangkah bodoh dan meruginya diri ini yang hanya mempersiapkan masa depan dunia yang fana dan melalaikan bekal akhirat nan kekal, janganlah engkau wahai jiwa, termasuk orang yang merugi tersebut. Tidakkah engkau baca firman Allah;

"Dan hendaklah setiap jiwa memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)." (Al-Hasyr: 18 )

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu menjelaskan ayat di atas dengan menyatakan, "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan lihatlah amal shalih apa yang telah kalian tabung untuk diri kalian sebagai bekal di hari kebangkitan dan hari diperhadapkannya kalian kepada Rabb kalian." ( Al- Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir , hal. 1388 )

Janganlah engkau menjadi orang yang menyesal kala kematian telah datang karena tiada berbekal, lalu engkau berharap penangguhan.

"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia berkata, 'Wahai Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat hingga aku mendapat kesempatan untuk bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?'." (Al-Munafiqun: 10 )

Kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri, kehidupan dunia ini sebentar jika di banding di akhirat yang kekal, makanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menasehati seorang sahabat yang tatkala itu berusia muda (berumur sekitar 12 tahun) yaitu Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma. (Syarh Al Arba'in An Nawawiyah Syaikh Sholeh Alu Syaikh, 294 ). Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memegang pundaknya lalu bersabda,

"Hiduplah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara." (HR. Bukhari no. 6416 )

Lihatlah nasehat yang sangat bagus sekali dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kepada sahabat yang masih berusia belia.
Ath Thibiy mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memisalkan orang yang hidup di dunia ini dengan orang asing (al ghorib) yang tidak memiliki tempat berbaring dan tempat tinggal. Kemudian beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan lebih lagi yaitu memisalkan dengan pengembara. Orang asing dapat tinggal di negeri asing. Hal ini berbeda dengan seorang pengembara yang bermaksud menuju negeri yang jauh, di kanan kirinya terdapat lembah-lembah, akan ditemui tempat yang membinasakan, dia akan melewati padang pasir yang menyengsarakan dan juga terdapat perampok. Orang seperti ini tidaklah tinggal kecuali hanya sebentar sekali, sekejap mata." (Dinukil dari Fathul Bariy, 18 /224 )
Negeri asing dan tempat pengembaraan yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah dunia dan negeri tujuannya adalah akhirat. Jadi, hadits ini mengingatkan kita dengan kematian sehingga kita jangan berpanjang angan-angan. Hadits ini juga mengingatkan kita supaya mempersiapkan diri untuk negeri akhirat dengan amal sholeh. (Lihat Fathul Qowil Matin)


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Mbah Maridjan Meninggal Dunia


Juru Kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan akhirnya ditemukan tewas oleh tim penyelamat yang diterjunkan sejak Rabu (27/10) dinihari. Jasadnya sekitar pukul 06.05 berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Merapi tepatnya di Desa Kinahrejo Kecamatan Cangkringan, Sleman atau berjarak sekitar 6 km dari puncak Merapi.

Menurut beberapa keterangan, jenasah Mbah Maridjan ditemukan dalam kondisi sujud di dalam kamarnya. Ia masih mengenakan baju batik, kopiah warna putih serta sarung. Diduga saat bencana wedhus gembel datang yang bersangkutan sedang shalat.


Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Heru Trisno Nugroho membenarkan salah satu jenasah yang dikirim ke rumah sakitnya adalah Mbah Maridjan. Bintang iklan yang terkenal dengan kalimat Roso-roso itu dikirim sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ‘’Tubuhnya sedang bersujud,’’ kata Heru kepada Republika.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Kang Ibing Meninggal Dunia


Innalillahi Wainna Ilaihi Raji'un, Setelah sebelumnya Kang Yan Asmi dan Abah Us Us meninggal dunia, kini Raden Kusmayatna Kusumadinata, komedian yang memiliki nama panggung Kang Ibing, meninggal dalam usia 64 tahun di Bandung tadi malam. Kang Ibing sempat dilarikan ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung dan tiba di rumah sakit itu sekitar pukul 20.45 dalam keadaan tak sadar. Pertolongan yang diberikan petugas medis tak mampu menyelamatkan nyawanya.

"Kemungkinan telah meninggal di perjalanan," ujar Muhammad Ikhwan, juru bicara rumah sakit itu.


Jenazah Kang Ibing disemayamkan di kediamannya, Kompleks Kencana Wangi Nomor 70, Ciwastra, Bandung.

Menurut sejawatnya, Purnawan, Kang Ibing diduga terkena serangan jantung. "Jantung dan diabetes adalah penyakit lamanya," ujar dia.

Kang Ibing, yang lahir di Sumedang, 20 Juni 1946, meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Dialah yang pertama kali memerankan tokoh Kabayan di layar kaca sebelum dipopulerkan Didi Petet.

Panggilan Kang Ibing diterima Raden Kusmayatna sejak dia masih menjadi penyiar radio MARA, Bandung. Dia juga dipanggil dengan sebutan Kang Maman oleh penggemarnya sejak film seri Kabayan yang ia perankan muncul di televisi pada 1980-an. Pelawak yang tergabung dalam grup De'Kabayan bersama Aom Kusman dan Suryana Fatah itu pun sempat membikin rekaman lawak berjudul "Kang Maman Mencari Gadis Jujur".

Di ujung hayat, Kang Ibing dikenal sebagai pendakwah dan aktif di Dewan Pimpinan Pesantren Modern Baiturrahman, Bandung.

Kematian Kang Ibing yang secara mendadak seakan mengingatkan pada kita bahwa kematian akan menemui kita kapan saja, siap atau tidak siap, mau atau tidak mau. Kematian sedang dipergilirkan kepada makhluknya seperti minuman dalam gelas yang setiap manusia wajib meminumnya.

Sombong besar, bila kita menganggap kematian masih jauh, kematian masih lama. Karena kita terlena dengan medah-meduhnya dunia, harta dan perhiasan. Kita mengganggap hidup masih lama karena kita punya banyak harta, kalau sakit banyak uang. Kita kadang lupa bahwa kematian sedang mengintai kita.

Marilah kita selalu mengingat kematian agar kita selalu ingat terhadap dosa-dosa kita baik dosa yang direncanakan maupun karena kekhilafan. Kita selalu mengnggap remeh terhadap dosa kecil, mengnggap biasa perbuatan menzhalimi orang lain, mengusir orang lain. Kita sok congkak dengan gemerlapnya dunia, harta, uang dan kemegahan bangunan, sehingga menyepelekan orang miskin, menghina orang tak berdaya, dan bertindak seenaknya udele dewek karena merasa banyak beking dan memegang kekuasaan.

Silakan bertindak sesuka hati kita, tapi ingat bahwa hukum karma akan menimpa kita sebelum ajal kita dijemput, maka waspadalah, waspadalah.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini


Penting!! Perlu Anda Baca
:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Hikmah Piala Dunia 2010 Afrika Selatan: Kematian Datang Kapan Saja


Cape Town - Menjelang dimulainya Piala Dunia 2010, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela justru ditimpa musibah. Seorang cicit perempuannya yang bernama Zenani Mandela tewas akibat kecelakaan mobil.

Kejadian tersebut dialami Zenani ketika dalam perjalanan pulang dari menonton konser pembukaan Piala Dunia yang digelar di Orlando Stadium, Soweto, Jumat (11/6/2010). Insiden ini terjadi tepat dua hari setelah ia merayakan hari jadinya yang ke-13.

Menurut keterangan dari polisi setempat, uyut Zenani yaitu Winnie-Madikizela juga berada di dalam mobil nahas itu. Polisi menyebutkan juga bahwa si sopir sudah ditahan dan akan menyelidiki kasus ini.

"Zenani Mandela, 13 tahun, sedang berada di dalam mobil sekembalinya dari konser Piala Dunia di Stadion Orlando ketika insiden terjadi," bunyi pernyataan dari Yayasan Nelson Mandela dikutip Reuters.

"Insiden tersebut hanya melibatkan satu mobil dan tidak ada orang lain yang terluka."

Zenani adalah salah satu cucu Zindzi Mandela, anak Nelson Mandela hasil pernikahannya dengan Winnie. Mandela (91) sendiri direncanakan menghadiri upacara pembukaan nanti malam, setelah jarang muncul di depan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa ini adalah bahwa kematian bisa datang kapan saja, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap. Bisa dibayangkan betapa bahagianya Zenani Mandela seandainya sekarang ini dia masih hidup. Keinginan untuk menonton perhelatan pesta sepak bola sejagat akhirnya pupus, bahkan dia tidak sempat menonton acara pembukaan piala dunia yang cukup meriah. Itulah yang namanya kematian, kita tidak bisa menawar, kita tidak bisa menangguhkan barang sedetik pun.

Seandainya kamu semua berada di rumahmu, pastilah orang-orang yang telah ditetapkan untuk mati keluar ke tempat mereka terbunuh (QS Ali Imran 3; 154)

Kematian itu milik semua makhluk Allah, manusia, hewan, tumbuhan termasuk bangsa malaikat dan setan semuanya akan merasakan apa yang namanya kematian.

Kematian adalah sebuah tahapan dari kehidupan yang kejadiannya bersifat pasti. Ia akan datang menjemput tanpa dapat dihindari. Kehadirannya sering menimbulkan ketakutan pada awalnya dan senantiasa melahirkan kesedihan pada akhirnya.

Bahkan, kesedihan yang berkepanjangan dan berlarut-larut. Kematianlah yang membuat seluruh kenikmatan dan kebahagiaan terputuskan yang kemudian diganti oleh penderitaan dalam kehidupan dunia.

Kematian pula yang membuat hubungan antara orang-orang yang dicintai dan yang mencintai terpisahkan. Karena kematian, seseorang harus meninggalkan harta benda yang begitu dicintai, begitu dibanggakan dan begitu diagungkan dan sejumlah harta benda yang diklaim adalah miliknya sendiri.

Alhaakumut takaatsuru hattaa zurtumul maqabir; bermegah-megahan telah melalaikan kalian hingga kalian sampai di alam kubur ( Q.S. At-Takatsur, 102:1-2)

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Ibu Ainun Hasri Habibie Meninggal Dunia di Jerman


Berita indonesia, Ibu Hasri Ainun Habibie Meninggal Dunia, Indonesia kembali berduka Setelah peramal terkenal Mama Lauren meninggal dan Maestro Keroncong Gesang Meninggal dunia kini Indonesia kehilangan Mantan ibu negara Ainun Habibie yang wafat pada pukul 17.30 waktu Jerman atau sekitar pukul 22.30 WIB waktu indonesia.

Ibu Ainun Habibie sempat terbaring kritis di rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman, Sebelumnya keluarga mantan Presiden Baharuddin Jusuf Habibie sudah pasrah dengan kondisi Hasri Ainun Habibie yang sangat kritis. Sejak pukul 06.00 waktu Jerman atau 12.00 WIB, semua alat bantunya sudah dilepas.

Ibu Hasri Ainun Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Presiden SBY Pimpin Pemakaman Ainun Habibie

Jenazah Ibu Ainun Habibie yang direncanakan tiba di Jakarta pada Rabu (26/5/2010) sekitar pukul 07.00 selanjutnya akan dimakamkan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. sekitar pukul 10.00.

Karena berlaku libur nasional pada hari Senin di Jerman maka jenazah baru bisa diberangkatkan Selasa malam waktu setempat. Menurut informasi yang diterima KOMPAS dari Istana Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan memimpin pemakaman. Presiden menunda kunjungan ke Norwegia untuk menghadiri KTT perubahan iklim pada Selasa malam dan baru mengikuti jadwal kunjungan seusai menghadiri pemakaman.

Jenazah Ibu Hasri Ainun akan disalatkan dan dikafani di Jerman, dan prosesinya tidak hanya dilakukan oleh warga Indonesia, tapi juga warga Jerman. Pesawat khusus dari negara diberangkatkan siang ini. Jenazah baru bisa berangkat paling cepat pada Selasa siang karena harus mengurus surat untuk memberangkatkan jenazah. "Sehingga jenazah paling cepat tiba di Jakarta Rabu pagi."

Siapakah Hasri Ainun Habibie?

Meski pernah menyandang status Ibu Negara saat suaminya, Prof Dr Ing Ir Bacharuddin Jusuf Habibie, menjabat Presiden ke-3 RI, dr Hasri Ainun Habibie tetap tampil low profile. Hasri menjadi Ibu Negara dari tahun 1998 hingga 1999.

Hasri Ainun lahir di Semarang, 11 Agustus 1937. Dia merupakan anak ke empat dari delapan bersaudara keluarga H Mohammad Besari yang beralamat di Jalan Ranggamalela 21 Bandung. Nama Hasri Ainun kurang lebih berarti mata yang indah. Hasri Ainun kuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta

Hasri pernah bekerja di Rumah Sakit Cipto mangunkusumo, Jakarta. Tinggalnya saat itu di Asrama Belakang RSCM di Jalan Kimia.

Hasri menikah dengan BJ Habibie pada tanggal 12 Mei 1962, berbulan madu di Kaliurang Yogyakarta, Bali dan dilanjutkan di Ujung Pandang. Dari pernikahannya itu, Hasri dikaruniai dua orang anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Pada tanggal 24 Maret 2010, Hasri masuk ke rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman dan telah menjalani sembilan kali operasi. Empat dari sembilan operasi tersebut merupakan operasi utama sedangkan sisanya merupakan eksplorasi.

Berdasarkan daftar di Sekretariat Negara, almarhumah mendapat tiga bintang, yaitu Bintang Mahaputra Adipurna, yang diterima pada 28 Mei 1998, Bintang Mahaputera Utama pada 12 Agustus 1982. Waktu itu B.J. Habibie menjabat Menteri Negara Riset dan Teknologi/Ketua BPPT. Berikutnya Bintang Mahaputra Adipradana pada 6 Agustus 1998.

Sumber:detik, kompas dan tempointeraktif




Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

BERATNYA SIKSA KUBUR



BERATNYA SIKSA KUBUR

Al-Faqih berkata bahwa Abu Ja’far meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra. Bahwa orang mukmin itu apabila diletakkan di dalam kuburnya maka kuburnya itu dilapangkan 70 hasta, ditaburi harum-haruman dan ditutup dengan kain sutera. Apabila ia hafal sebagian dari Al-Qur’an maka apa yang dihafalnya itu menerangi seluruh kuburnya, dan apabila ia tidak hafal, maka ia dibuatkan cahaya seperti matahari di dalam kuburnya. Ia bagaikan pengantin baru yang tidur dan tidak dibangunkan kecualioleh isteri yang sangat dicintainya. Kemudian ia bangun dari tidurnya seakan - akan ia belum puas dari tidurnya itu.

Sedangkan orang kafir, maka kuburnya disempitkan atasnya sehingga tulang - tulangnya masuk kedalam perutnya lantas didatangi berbagai macam ular yang besar sebesar leher unta, dimana ular-ular itu makan dagingnya sehingga tidak tersisa daging pada tulangnya. Kemudian datang kepadanya malaikat yang tuli, bisu dan buta dengan membawa cambuk-cambuk dari besi. Mereka memukulinya dengan cambuk-cambuk itu tanpa mendengar jeritan dan melihat orang itu sehingga tidak akan timbul rasa belas kasihan kepadanya. Disamping itu neraka selalu diperlihatkan kepadanya baik diwaktu pagi maupun diwaktu sore.

Al-Faqih memberikan nasehat, barang siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur, maka ia harus senantiasa mengerjakan empat hal dan menjauhkan diri dari empat hal. Empat hal yang harus selalu dikerjakan itu adalah:

1. Shalat,
2. Shadaqah,
3. Membaca Al-Qur’an,
4. Banyak membaca tasbih (subhanallah walkhamdulillah wa laa ilaa ha illallah hu allahu akbar, laa khaulaa wa laa kuwwata illaa billah).

Keempat hal ini akan bisa menjadikan kubur itu terang dan lapang. Sedangkan empat hal yang harus ditinggalkan adalah;

1. Dusta,
2. Khianat,
3. Adu domba,
4. Hati-hati dalam masalah kencing.
Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) : “Bersihkanlah (bersucilah) sewaktu kencing, karena kebanyakan siksa kubur itu karena kencing”.

Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Barang siapa yang banyak mengingat kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu taman dari taman-taman surga. Dan barangsiapa yang lalai kepada kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu jurang dari jurang-jurang neraka”.

Sahabat Ali karromallahu wajhahu didalam khutbahnya mengatakan: “Wahai hamba Allah ingatlah mati, ingatlah mati karena kamu tidak bisa menghindar darinya. Bila kamu diam, maka ia akan datang menghampirimu; dan bila kamu lari, ia akan mengejarmu. Ia terikat pada ubun-ubunmu. Carilah keselamatan, carilah keselematan. Di belakangmu ada kubur yang selalu mengejar kamu. Ingatlah bahwa kubur itu bisa merupakan salah satu taman dari taman-taman surga, dan bisa pula merupakan salah satu jurang dari jurang-jurang neraka. Ingatlah bahwa sesungguhnya kubur itu setiap hari berbicara tiga kali dengan perkataan;

1. “Aku adalah rumah gelap",
2. "Aku adalah rumah duka cita",
3. "Dan aku adalah rumah ulat”.

"Ingatlah bahwa setelah itu ada suatu hari yang lebih ngeri dimana pada hari itu anak muda langsung beruban, orang tua pingsan, semua orang yang menyusui anaknya lalai terhadap anak yang disusuinya, semua wanita yang hamil menggugurkan kandungannya, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak, akan tetapi siksaan Allah itu sangat keras. Ingatlah, bahwa setelah itu ada neraka yang panas sekali, sangat curam, perhiasaannya besi, airnya nanah, di dalamnya tidak ada rahmat Allah sama sekali”. (mendengar khutbah ini kaum muslimin menangis tersedu-sedu). Lalu Sayyidina Ali k.w melanjutkan khutbahnya: “Tetapi disamping itu ada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menyelamatkan kita dari siksaan yang pedih dan memasukkan kami dan kamu ke dalam surga tempat kenikmatan”. Amin

Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) :“Kubur itu adalah pos (tempat pemberhentian) pertama dari pos-pos akhirat. Apabila seseorang selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih mudah daripadanya, dan apabila seseorang tidak selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih berat daripadanya”.

Contoh akibat sifat khianat;
Diriwayatkan dari Abdul Hamid bin Mahmud Al-Maghuli dimana ia berkata: “Sewaktu kami sedang duduk bersama-sama dengan Ibnu Abbas ra, tiba-tiba datanglah sekelompok kaum lalu berrkata: “Kamu berangkat dari rumah dengan maksud untuk menunaikan haji, dan ada seorang teman kami yang ketika sampai di daerah Dzatus Shafah meninggal dunia kemudian kami mengurusnya dan kami menggalikan kubur untuknya. Ketika kami menggali kubur dan membuat liang lahat ternyata liang lahat itu penuh dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu, dan kami menggali lagi di temapt lain. Di tempat yang lain itu pun sama saja, liang lahatnya penuh dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu dan menggali lagi kubur untuk yang ketiga kalinya, dan ternyata di tempat itupun liang lahatnya penuh dengan ular. Kemudian kami tingalkan mayat itu dan kami datang kepadamu”. Ibnu Abbas ra berkata: “Itu adalah amal perbuatan yang ia lakukan sendiri. Pergilah dan kuburlah mayat itu di kubur yang mana saja. Demi Allah, seandainya kamu menggali seluruh bumi niscaya kamu kamu akan selalu menjumpai ular di dalamnya. Beritakanlah hal ini kepada kaumnya”. Abdul Hamid berkata: “Kemudian kami pergi dan mengubur mayat itu pada salah satu diantara ketiga kuburn yang kami gali itu. Ketika kami kembali (dari ibadah haji), kami mendatangi keluarganya dengan membawa barang kepunyaannya dan kami bertanya kepada istrinya: “Apa yang biasa dia lakukan waktu hidupnya ?”. Istrinya menjawab: “Ia dulu berjualan bahan makanan yaitu gandum. Setiap hari ia mengambil sebagian dari gandum dagangan itu untuk dimakan, kemudian sebanyak gandum yang dia ambil diganti dengan tangkai gandum yang warnanya serupa lalu ditumbuk dan dicampur dengan nya”.

Contoh akibat mengakhirkan waktu Sholat dan adu domba;
Amar bin Dfinar berkata: “Ada seorang penduduk Madinah yang mempunyai saudari di ujung kota. Pada saat saudarinya sakit dan ia datang menjenguk saudarinya itu. Setelah sampai disana, saudarinya itu mati dan ia mengurusnya dan ikut menguburnya. Sesudah selali penguburan, ia pulang ke rumahnya lalu teringat bahwa kantong uangnya jatuh sewaktu mengubur saudarinya itu. Ia lalu minta tolong seorang teman untuk menggali kubur dan ia pun menemukan kantong yang jatuh itu. Ia berkata pada temannya: “Pergilah kamu, karena aku ingin melihat apa yang sedang terjadi pada diri saudariku”. Kemudian ia mengangkat penutup liang lahat dan tiba-tiba terlihat bahwa kubur itu menyalakan api. Ia lalu meratakan kembali kubur itu dan cepat-cepat pulang menemui ibunya dan bertanya: “Beritahukan kepadaku apa yang biasa dilakukakan oleh saudariku”. Ibunya menjawab: “Kenapa kamu menanyakan tentang saudarimu, sedangkan dia sudah meninggal dunia?”. Ia berkata lagi : “Tolong bu, beritahukan kepadaku”. :Ibunya menjawab: “Saudarimu itu suka mengakhirkan shalat dan tidak mengerjakan shalat dengan suci yang sempurna. Ia suka datang ke rumah-rumah tetangga dengan menceritakan kepada mereka apa yang ia dengar dengan maksud mengadu domba”. Itulah yang menyebabkan siksaan kubur.

Oleh karena itu, barang siapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka ia harus menjauhkan diri dari adu domba dan perbuatan-perbuatan dosa lainnya agar bisa selamat dari siksaannya dan dapat dengan mudah menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir. (m. muslih albaroni)

Narasumber:
- www.Suara-santri.tripod.com

Artikel berkaitan:

KEDAHSYATAN SIKSAAN DI ALAM KUBUR

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Albaraa' bin Aazib r.a. berkata: "Kami bersama Nabi Muhammad S.A.W keluar menghantar jenazah seorang sahabat Anshar, maka ketika sampai kekubur dan belum dimasukkan dalam lahad, Nabi Muhammad S.A.W duduk dan kami duduk disekitarnya diam menundukkan kepala bagaikan ada burung diatas kepala kami, sedang Nabi Muhammad S.A.W mengorek-ngorek dengan dahan yang ada ditangannya, kemudian ia mengangkat kepala sambil bersabda: "Berlindunglah kamu kepada Allah dari siksaan kubur.". Nabi Muhammad s.a.w mengulangi sebanyak 3 kali." Lalu Nabi Muhammad s.a.w bersabda:

"Sesungguhnya seorang mukmin jika akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat (akan mati), turun padanya malaikat yang putih-putih wajahnya bagaikan matahari, membawa kafan dari surga, maka duduk didepannya sejauh pandangan mata mengelilinginya, kemudian datang malaikul maut dan duduk didekat kepalanya dan memanggil: "Wahai roh yang tenang baik, keluarlah menuju pengampunan Allah dan ridhaNya."

Nabi Muhammad s.a.w bersabda lagi: "Maka keluarlah rohnya mengalir bagaikan titisan dari mulut kendi tempat air, maka langsung diterima dan langsung dimasukkan dalam kafan dan dibawa keluar semerbak harum bagaikan kasturi yang terharum diatas bumi, lalu dibawa naik, maka tidak melalui rombongan malaikat melainkan ditanya: "Roh siapakah yang harum ini?" Dijawab: "Roh fulan bin fulan sehingga sampai ke langit, dan disana dibukakan pintu langit dan disambut oleh penduduknya dan pada tiap-tiap langit dihantar oleh Malaikat Muqarrbun, dibawa naik kelangit yang atas hingga sampai kelangit ketujuh, maka Allah berfirman: "Catatlah suratnya di illiyyin. Kemudian dikembalikan ia kebumi, sebab daripadanya Kami jadikan, dan didalamnya Aku kembalikan dan daripadanya pula akan Aku keluarkan pada saatnya." Maka kembalilah roh ke jasad dalam kubur, kemudian datang kepadanya dua Malaikat untuk bertanya: "Siapa Tuhanmu?" Maka dijawab: Allah Tuhanku. Lalu ditanya: "Apakah agamamu?" Maka dijawab: "Agamaku Islam" Ditanya lagi: "Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?" Dijawab: "Dia utusan Allah". Lalu ditanya: "Bagaimanakah kamu mengetahui itu?" Maka dijawab: "Saya membaca kitab Allah lalu percaya dan membenarkannya" Maka terdengar suara: "Benar hamba-Ku, maka berikan padanya hamparan dari surga serta pakaian surga dan bukakan untuknya pintu yang menuju ke surga, supaya ia mendapat bau surga dan hawa surga, lalu luaskan kuburnya sepanjang pandangan mata." Kemudian datang kepadanya seorang yang bagus wajahnya dan harum baunya sambil berkata: "Terimalah khabar gembira, ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu." Lalu bertanya: "Siapakah kau?" Jawabnya: "Saya amalmu yang baik." Lalu ia berkata: Ya Tuhan, segerakan hari kiamat supaya segera saya bertemu dengan keluargaku dan kawan-kawanku."

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Adapun hamba yang kafir, jika akan meninggal dunia dan menghadapi akihirat, maka turun kepadanya Malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam, lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata, kemudian datang Malaikulmaut dan duduk disamping kepalanya lalu berkata: "Hai roh yang jahat, keluarlah menuju murka Allah." Maka tersebar disemua anggota badannya, maka dicabut rohnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah, maka terputus semua urat dan ototnya, lalu diterima akan dimasukkan dalam kain hitam, dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai, dan dibawa naik, maka tidak melalui malaikat melainkan ditanya: "Roh siapakah yang jahat dan busuk itu?" Dijawab: "Roh fulan bin fulan." dengan sebutan yang amat jelek sehingga sampai dilangit dunia, maka minta dibuka, tetapi tidak dibuka untuknya. Kemudian Nabi Muhammad S.A.W membaca ayat: "Laa tufattahu lahum abwabus samaa'i, wala yad khuluunal jannata hatta yalijal jamalu fisamil khiyaath." (Yang Artinya) "Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk surga sehingga unta dapat masuk dalam lubang jarum."

Kemudian diperintahkan: "Tulislah orang itu dalam sijjin." Kemudian dilemparkan rohnya itu bagitu saja sebagaimana ayat "Waman yusyrik billahi fakaan nama khorro minassama'i fatakh thofuhuth thairu au tahwi bihirrihu fimakaanin sahiiq." (Yang Artinya) "Dan siapa mempersekutukan Allah, maka bagaikan jatuh dari langit lalu disambar helang atau dilemparkan oleh angin kedalam jurang yang curam."

Kemudian dikembalikan roh itu kedalam jasad didalam kubur, lalu didatangi oleh dua Malaikat yang mendudukkannya lalu bertanya: ""Siapa Tuhanmu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu". Lalu ditanya: "Apakah agamamu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu" Ditanya lagi: "Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?" Dijawab: "Saya tidak tahu". Lalu ditanya: "Bagaimanakah kamu mengetahui itu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu" Maka terdengar suara seruan dari langit: "Dusta hamba-Ku, hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka, maka terasa olehnya panas hawa neraka, dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rosak tulang-tulang rusuknya, kemudian datang kepadanya seorang yang buruk wajahnya dan busuk baunya sambil berkata: "Sambutlah hari yang sangat jelek bagimu, inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu." Lalu ia bertanya: "Siapakah kau?" Jawabnya: "Aku amalmu yang jelek." Lalu ia berkata: "Ya Tuhan, jangan percepatkan kiamat, ya Tuhan jangan percepatkan kiamat."

Abul-Laits dengan sanadnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata: "Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Seorang mukmin jika sakaratulmaut didatangi oleh Malaikat dengan membawa sutera yang berisi misik (kasturi) dan tangkai-tangkai bunga, lalu dicabut rohnya bagaikan mengambil rambut didalam adunan sambil dipanggil: "Ya ayyatuhannafsul muth ma'innatur ji'i ila robbiki rodhiyatan mardhiyah." (Yang Berarti) "Hai roh yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan perasaan rela dan diridhoi. Kembalilah dengan rahmat dan keridhoan Allah." Maka jika telah keluar rohnya langsung ditaruh diatas misik dan bunga-bunga itu lalu dilipat dengan sutera dan dibawa ke illiyyin. Adapun orang kafir jika sakaratulmaut didatangi oleh Malaikat yang membawa kain bulu yang didalamnya ada api, maka dicabut rohnya dengan kekerasan sambil dikatakan kepadanya: "Hai roh yang jahat keluarlah menuju murka Tuhammu ketempat yang rendah hina dan siksa-Nya, maka bila telah keluar rohnya itu, diletakkan diatas api dan bersuara seperti sesuatu yang mendidih kemudian dilipat dan dibawa ke sijjin."

Alfaqih Abu Ja'far meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: "Seorang mukmin jika diletakkan di kubur maka diperluaskan kuburnya itu hingga 70 hasta dan ditaburkan padanya bunga-bunga dan dihamparkan sutera, dan bila ia hafal sedikit dari Al-quran cukup untuk penerangannya jika tidak maka Allah S.W.T. memberikan kepadanya nur cahaya penerangan yang menyerupai penerangan matahari, dan didalam kubur bagaikan pengantin baru, jika tidur maka tidak ada yang berani membangunkan kecuali kekasihnya sendiri, maka ia bangun dari tidur itu bagaikan masih kurang masa tidurnya dan belum puas. Adapun orang kafir maka akan dipersempit kuburnya sehingga menghancurkan tulang rusuknya dan masuk kedalam perutnya lalu dikirimkan kepadanya ular segemuk leher unta, maka makan dagingnya sehingga habis dan sisa tulang semata-mata, lalu dikirim kepadanya Malaikat yang akan menyiksa yaitu yang buta tuli dan bisu dengan membawa cambuk dari besi yang langsung dipukulkannya, sedang Malaikat itu tidak mendengar suara jeritannya dan tidak melihat keadaannya supaya tidak dikasihaninya, selain itu lalu dihidangkan siksa neraka itu tiap pagi dan petang."

Abu-Laits berkata: "Siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur maka harus menjalankan (wajib) Empat dan meninggalkan Empat yaitu:
* Menjaga sholat lima waktu
* Banyak bersedekah
* Banyak membaca Al-quran
* Memperbanyak bertasbih (membaca: Subhanallah walhamdulillah wal'aa ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah)

Semua yang empat ini dapat menerangi kubur dan meluaskannya. Adapun empat yang harus ditinggalkan ialah:
* Dusta
* Khianat
* Adu Domba
*Menjaga kencing.
Sebab Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda: "Bersih-bersihlah kamu daripada kencing, sebab umumnya siksa kubur itu karena kencing. (Yakni hendaklah dicuci kemaluan sebersih-bersihnya.)

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Innallahha ta'ala kariha lakum arba'a: Al'abatsu fishsholaati, wallagh wu filqira'ati, warrafatsu fisshiyami, wadhdhahiku indal maqaabiri. (Yang Artinya) Sesungguhnya Allah tidak suka padamu empat, main-main dalam sholat dan lahgu (tidak hirau) dalam bacaan quran, berkata keji waktu puasa dan tertawa didalam kuburan."

Muhammad bin Assammaak ketika melihat kubur berkata: "Kamu jangan tertipu karena tenangnya dan diamnya kuburan-kuburan ini, maka alangkah banyaknya orang yang sudah bingung didalamnya, dan jangan tertipu kerana ratanya kubur ini, maka alangkah jauh berbeda antara yang satu dengan yang lain didalamnya. Maka seharusnya orang yang berakal memperbanyak ingat pada kubur sebelum masuk kedalamnya."

Sufyan Atstsauri berkata: "Siapa yang sering (banyak) memperingati kubur, maka akan mendapatkannya kebun dari kebun-kebun surga, dan siapa yang melupakannya maka akan mendapatkannya jurang dari jurang-jurang api neraka."

Ali bin Abi Thalib r.a. berkata dalam khutbahnya: "Hai hamba Allah, berhati-hatilah kamu dari maut yang tidak dapat dihindari, jika kamu berada ditempat, ia datang mengambil kamu, dan bila kamu lari pasti akan terpegang juga, maut terikat selalu diubun-ubunmu, maka carilah jalan selamat, carilah jalan selamat dan segera-segera, sebab dibelakangmu ada yang mengejar kamu yaitu kubur, ingatlah bahwa kubur itu adakalanya kebun dari kebun-kebun syurga atau jurang dari jurang-jurang neraka dan kubur itu tiap-tiap hari berkata-kata: Akulah rumah yang gelap, akulah tempat sendirian, akulah rumah ulat-ulat."

Ingatlah sesudah itu ada hari (saat) yang lebih mengerikan, hari dimana anak kecil segera beruban dan orang tua bagaikan orang mabuk, bahkan ibu yang menyusui lupa terhadap bayinya dan wanita yang hamil menggugurkan kandungannya dan kau akan melihat orang-orang bagaikan orang mabuk tetapi tidak mabuk khamar, hanya siksa Allah S.W.T. yang sangat mengerikan dan dahsyat.

Ingatlah bahwa sesudah itu ada api neraka yang sangat panas dan suram dalam, perhiasannya besi dan sirnya darah bercampur nanah, tidak ada rahmat Allah S.W.T. disana. Maka kaum muslimin lalu menangis. lalu ia berkata: "Dan disamping itu ada surga yang luasnya selebar langit dan bumi, tersedia untuk orang-orang yang takwa. Semoga Allah S.W.T. melindungi kami dari siksa yang pedih dan menempatkan kami dalam darunna'im (Syurga yang serba kenikmatan).

Usaid bin Abdirrahman berkata: "Saya telah mendapat keterangan bahwa seorang mukmin jika mati dan diangkat, ia berkata: "Segerakan aku.", dan bila telah dimasukkan dalam lahad (kubur), bumi berkata kepadanya: "Aku kasih padamu ketika diatas punggungku, dan kini lebih sayang kepadamu." Dan bila orang kafir mati lalu diangkat mayatnya, ia berkata: "Kembalikan aku." dan bila diletakkan didalam lahadnya, bumi berkata: "Aku sangat benci kepadamu ketika kau diatas punggungku, dan kini aku lebih benci lagi kepadamu."

Usman bin Affan r.a. ketika berhenti diatas kubur, ia menangis, maka ditegur: "Engkau jika menyebut surga dan neraka tidak menangis, tetapi kau menangis kerana kubur?" Jawabnya: "Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda: "Alqabru awwalu manazilil akhirah, fa in naja minhu fama ba'dahu aisaru minhu, wa in lam yanju minhu fama ba'dahu asyaddu minhu." (Yang Artinya)"Kubur itu pertama tempat yang menuju akhirat, maka bila selamat dalam kubur, maka yang dibelakangnya lebih ringan, dan jika tidak selamat dalam kubur maka yang dibelakangnya lebih berat daripadanya."

Abdul-Hamid bin Mahmud Almughuli berkata: "Ketika aku duduk bersama Ibn Abbas r.a., tiba-tiba datang kepadanya beberapa orang dan berkata: "Kami rombongan haji dan bersama kami ini ada seorang yang ketika sampai didaerah Dzatishshahifah, tiba-tiba ia mati, maka kami siapkan segala keperluannya, dan ketika menggali kubur untuknya, tiba-tiba ada ular sebesar lahad, maka kami tinggalkan dan menggali lain tempat juga ada ular, maka kami biarkan dan kami menggali lain tempat juga kami dapatkan ular, maka kami biarkan dan kini kami bertanya kepadamu, bagaimanakah harus kami perbuat tehadap mayat itu?" Jawab Ibn Abbas r.a.: "Itu dari amal perbuatannya sendiri, lebih baik kamu kubur saja demi Allah andaikan kamu galikan bumi ini semua niscaya akan kamu dapat ular didalamnya." Maka mereka kembali dan menguburkan mayat itu didalam salah satu kubur yang sudah digali itu dan ketika mereka kembali kedaerahnya mereka pergi kekeluarganya untuk mengembalikan barang-barangnya sambil bertanya kepada isterinya apakah amal perbuatan yang dilakukan oleh suaminya? Jawab isterinya: "Dia biasa menjual gandum dalam karung, lalu dia mengambil sekedar untuk makanannya sehari, dan menaruh tangkai-tangkai gandum itu kedalam karung seberat apa yang diambilnya itu."

Abul-Laits berkata: "Berita ini menunjukkan bahawa khianat itu salah satu sebab siksaan kubur dan apa yang mereka lihat itu sebagai peringatan jangan sampai khianat."

Ada keterangan bahwa bumi ini tiap hari berseru sampai lima kali dengan berkata:
* Hai anak Adam, anda berjalan diatas punggungku dan kembalimu didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda makan berbagai macam diatas punggungku dan anda akan dimakan ulat didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda tertawa diatas punggungku, dan akan menangis didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda bergembira diatas punggungku dan akan berduka didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda berbuat dosa diatas punggungku, maka akan tersiksa didalam perutku.

Amr bin Dinar berkata: "Ada seorang penduduk kota Madinah yang mempunyai saudara perempuan diujung kota, maka sakitlah saudaranya itu kemudian mati, maka setelah diselesaikan persiapannya dibawa kekubur, kemudian setelah selesai menguburkan dan kembali pulang kerumah, ia teringat pada kantongan yang dibawa dan tertinggal dalam kubur, maka ia minta bantuan orang untuk menggali kubur itu kembali, dan sesudah digali kubur itu maka bertemulah dia akan kantongannya itu, ia berkata kepada orang yang membantunya itu: "Tolong aku ketepi sebentar sebab aku ingin mengetahui bagaimana keadaan saudaraku ini." Maka dibuka sedikit lahadnya, tiba-tiba dilihatnya kubur itu menyala api, maka segera ia meratakan kubur itu dan kembali kepada ibunya lalu bertanya: "Bagaimanakah kelakuan saudaraku dahulu itu?" Ibunya berkata: "Mengapa kau menanyakan kelakuan saudaramu, padahal ia telah mati?" Anaknya tetap meminta supaya diberitahu tentang amal perbuatan saudaranya itu, lalu diberitahu bahwa saudaranya itu biasanya mengakhirkan sholat dari waktunya, juga cuek dalam kesucian dan diwaktu malam sering mengintai rumah-rumah tetangga untuk mendengar perbualan mereka lalu disampaikan kepada orang lain sehingga mengadu domba antara mereka, dan itulah sebabnya siksa kubur. Kerana itu siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur haruslah menjauhkan diri dari sifat namimah (adu domba diantara tetangga dan orang lain) supaya selamat dari siksaan kubur dan mudah baginya menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir.

Alabarra' bin Aazib r.a. berkata: "Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Seorang mukmin jika ditanya dalam kubur, maka ia langsung membaca Asyhadu an laa ilaha illallah wa anna Muhammad abduhu warasuluhu, maka itulah yang tersebut dalam firman Allah: Yutsabbitullahul ladzina aamanu bil qaulits tsabiti filhayatiddun ya wafil akhirah (Allah menetapkan orang-orang yang beriman dengan khalimah yang teguh dimana hidup didunia dan diakhirat (yakni khalimah laa ilaha illallah, Muhammad Rasullullah).

Dan ketetapan itu terjadi dalam tiga masa yaitu:
* Ketika melihat Malakulmaut
* Ketika menghadapi pertanyaan Mungkar Nakir
* Ketika menghadapi hisab dihari kiamat

Dan ketetapan ketika melihat Malaikul maut dalam tiga hal iaitu:
* Terpelihara dari kekafiran, dan mendapat taufiq dan istiqamah dalam tauhid sehingga keluar rohnya dalam Islam
* Diberi selamat oleh Malaikat bahwa ia mendapat rahmat
* Melihat tempatnya disurga sehingga kubur menjadi salah satu kebun syurga.

Adapun ketetapan ketika hisab juga dalam tiga perkara iaitu:
* Allah S.W.T. memberinya ilham sehingga dapat menjawab segala pertanyaan dengan benar.
* Mudah dan ringan hisabnya.
* Diampunkan segala dosanya.

Ada juga yang mengatakan bahwa ketetapan itu dalam empat masa yaitu:

* Ketika mati
* Didalam kubur sehingga dapat menjawab pertanyaan tanpa gentar atau takut
* Ketika hisab
* Ketika berjalan diatas sirot sehingga berjalan bagaikan kecepatan kilat

Jika ditanya tentang soal kubur bagaimanakah bentuknya, maka ulama telah membicarakannya dalam berbagai pendapat. Sebagiannya berkata pertanyaan itu hanya kepada roh tanpa jasad dan disaat itu roh masuk kedalam jasad hanya sampai didada. Ada pendapat berkata bahawa rohnya diantara jasad dan kafan dan sebaiknya seorang mempercayai adanya pertanyaan dalam kubur tanpa menanyakan dan sibuk dengan caranya. Dan kita sendiri akan mengetahui bila sampai disana, maka bila ada orang menolak adanya soal Mungkar Nakir dalam kubur, maka penolakannya dari dua jalan yaitu:

* Mereka berkata: "Ia tidak mungkin menurut perkiraan akal, sebab menyalahi kebiasaan tabiat alam."
* Atau mereka berkata: "Tidak ada dalil yang menguatkan."

Pendapat pertama bahwa ia tidak mungkin dalam akal karena menyalahi kebiasaan tabiat alam. Pendapat ini bererti meniadakkan kenabian dan mukjizat, sebab para Nabi itu semuanya dari manusia biasa dan tabiatnya mereka sama, tetapi mereka telah dapat bertemu dengan Malaikat dan menerima wahyu, bahkan laut telah terbelah untuk Nabi Musa a.s., demikian pula tongkatnya menjadi ular, semua kejadian itu menyalahi tabiat alam, maka orang yang menolak semua itu bererti keluar dari Islam. Jika ia berkata: "Tidak ada dalil.", maka hadis-hadis yang diterangkan sudah cukup untuk menjadi alasan bagi orang yang akan mau terima.

Firman Allah S.W.T. yang berbunyi: "Wa man a'rodho an dzikri fa inna lahu ma'i syatan dhanka wanah syuruhu yaumal qiyaamati a'ma. (Yang Artinya) "Dan siapa yang mengabaikan peringatan-Ku (ajaran-Ku) maka ia akan merasakan kehidupan yang sukar (kehidupan sukar ini ketika menghadapi pertanyaan dalam kubur)."

Demikian pula ayat: "Yu tsabbitulladzina aamanu bil qoulaits tsabiti filhayatiddunia wafil akhirati. (Yang Artinya) "Allah akan menetapkan hati orang-orang mukmin dengan khalimah yang teguh didunia dan diakhirat."

Abu-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Saad bin Almusayyab dari Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Jika seorang mukmin telah masuk kedalam kubur, maka didatangi oleh dua Malaikat yang menguji dalam kubur, lalu mendudukkannya dan menanyainya, sedang ia mendengar suara derap sandal sepatu mereka ketika kembali, lalu ditanya oleh kedua Malaikat itu: Siapa Tuhammu, dan apakah agamamu, dan siapa Nabimu, lalu dijawab: Allah Tuhanku, dan agamaku Islam dan Nabiku Nabi Muhammad S.A.W. Lalu Malaikat itu berkata: Allah yang menetapkan kau dalam khalimah itu, tidurlah dengan tenang hati. Itulah artinya Allah menetapkan mereka dalam khalimah hak. Adapun orang kafir zalim maka Allah menyesatkan mereka dengan tidak memberi petunjuk taufiq pada mereka, sehingga ketika ditanya oleh Malaikat: Siapa Tuhanmu, apa agamamu dan siapa Nabimu, maka jawab orang kafir atau munafiq: Tidak tahu. Maka oleh Malaikat dikatakan: Tidak tahu, maka langsung dipukul sehingga jeritan suaranya terdengar semua yang dialam kecuali manusia dan jin. (Dan andaikan didengar oleh manusia pasti pingsan)

Abu Hazim dari Ibn Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad S.A.W bersabda kepada Umar r.a : "Bagaimanakah kau hai Umar jika didatangi oleh kedua Malikat yang akan mengujimu didalam kubur yaitu Mungkar Nakir hitam keduanya kebiru-biruan siung keduanya mengguriskan bumi, sedang rambut keduanya sampai ketanah dan suara keduanya bagaikan petir yang dahsyat, dan matanya bagaikan kilat yang menyambar?" Umar bertanya: "Ya Rasullullah, apakah ketika itu aku cukup sadar sebagaimana keadaanku sekarang ini?" Nabi Muhammad S.A.W menjawab: "Ya." Umar berkata: "jika sedemikian maka saya selesaikan keduanya dengan izin Allah S.W.T.. Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Sesungguhnya Umar seorang yang mendapat taufiq."

Abul-Laits berkata: "saya telah diberitahu oleh Abul-Qasim bin Abdurrahman bin Muhammad Asy-syabadzi dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Tiada seorang yang mati melainkan ia mendengkur yang didengari oleh semua binatang kecuali manusia, dan andaikata ia mendengar pasti pingsan, dan bila dihantar kekubur, maka jika sholeh (baik) berkata: "Segerakanlah aku, andaikan kamu mengetahui apa yang didepanku daripada kebaikan, niscaya kamu akan menyegerakan aku. Dan bila ia tidak baik maka berkata: "Jangan keburu, andaikata kamu mengetahui apa yang didepan aku daripada bahaya, niscaya kamu tidak akan keburu. Kemudian jika telah dimasukan dalam kubur, didatangi oleh dua Malaikat yang hitam kebiru-biruan datang dari arah kepalanya, maka ditolak oleh sholatnya: Tidak boleh datang dari arahku sebab adakalanya ia semalaman tidak tidur karena takut dari saat yang seperti ini, lalu datang dari bawah kakinya, maka ditolak oleh baktinya pada kedua orang tuanya: Jangan datang dari arahku, karena ia biasa berjalan tegak karena ia takut dari saat seperti ini, lalu datang dari arah kanannya, maka ditolak oleh sedekahnya: Tidak boleh datang dari arahku, karena ia pernah sedekah kerana ia takut dari saat seperti ini, lalu ia datang dari kirinya maka ditolak oleh puasanya: Jangan datang dari arahku, kerana ia biasa lapar dan haus karena takut saat seperti ini, lalu ia dibangunkan bagaikan dibangunkan dari tidur, lalu ia bertanya: Bagaimana pendapatmu tentang orang yang membawa ajaran kepadamu itu? Ia tanya: Siapakah itu? Dijawab: Muhammad S.A.W? Maka dijawab: Saya bersaksikan bahwa ia utusan Allah. Lalu berkata kedua Malaikat: Engkau hidup sebagai seorang mukmin, dan mati juga mukmin. Lalu diluaskan kuburnya, dan dibukakan baginya segala kehormatan yang dikurniakan Allah kepadanya. Semoga Allah memberi kita taufiq dan dipelihara serta dihindarkan dari hawa nafsu yang menyesatkan, dan menyelamatkan kami dari siksa kubur karena Nabi Muhammad S.A.W juga berlindung kepada Allah dari siksa kubur."

A'isyah r.a. berkata: "Saya dahulunya tidak mengetahui adanya siksa kubur sehingga datang kepadaku seorang wanita Yahudi, minta-minta dan sesudah saya beri ia berkata: "Semoga Allah melindungi kamu dari siksa kubur. Maka saya kira keterangannya itu termasuk tipuan kaum Yahudi, lalu saya ceritakan kepada Nabi Muhammad S.A.W maka Nabi Muhammad S.A.W memberitahu kepadaku bahwa siksa kubur itu hak benar, maka seharusnya seorang muslim berlindung kepada Allah S.W.T. dari siksa kubur, dan bersiap sedia untuk menghadapi kubur dengan amal yang soleh, sebab selama ia masih hidup maka Allah S.W.T. telah memudahkan baginya segala amal soleh. Sebaliknya bila ia telah masuk kedalam kubur, maka ia akan ingin kalau dapat diizinkan, sehingga ia sangat menyesal semata-mata, karena itu seorang yang berakal harus berfikir dalam hal orang-orang yang telah mati, karena orang-orang yang telah mati itu, mereka sangat ingin kalau dapat akan sholat dua rakaat, berzikir dengan tasbih, tahmid dan tahlil, sebagaimana ketika didunia, tetapi tidak diizinkan, lalu mereka heran pada orang-orang yang masih hidup menghambur-hamburkan waktu dalam permainan dan kelalaian semata-mata. Saudaraku jagalah dan siap-siapkan harimu, sebab ia sebagai pokok kekayaanmu, maka mudah bagimu mendapatkan atau mencari untung laba, sebab kini dagangan akhirat agak sepi dan tidak laku, karena itu rajin-rajinlah kau mengumpulkan sebanyak mungkin daripadanya, sebab akan tiba masa dagangan itu sangat berharga sebab pada saat itu ia berharga, maka kau tidak akan dapat mencari atau mencapainya. Kami mohon semoga Allah S.W.T. memberi taufiq untuk bersiap-siap menghadapi saat keperluan dan jangan sampai menjadikan kami dari golongan yang menyesal sehingga ingin kembali ke dunia tetapi tidak diizinkan, juga semoga Allah S.W.T. memudahkan atas kami sakaratulmaut, dan kesukaran kubur, demikian pula pada semua kaum muslimin dan muslimat.

Aamin ya Robbal aalamin. Engkau arhamurrahimin, wahasbunallahu wani'mal wakiel, walahaula wala quwwata illa billahil aliyil adhim."

Sumber ;
Tanbihul-ghofilin



Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog