Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Adjie Massaid Meninggal Dunia seusai Main Futsal


Innalillahi Wainna Ilaihi Raji'un. Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa disebut Adjie Massaid meninggal dunia di usianya yang ke-43 tahun. Ia berpulang di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (5/2) dini hari, beberapa jam setelah mengeluhkan sesak nafas usai bermain futsal.

Itulah yang namanya kematian. Kematian bisa milik siapa saja, tak peduli dia anggota DPR, tak peduli dia tampan, tak peduli dia beristri cantik. Maut akan menimpa siapa saja tanpa pandang bulu.

Ada beberapa hikmah di balik kematian ADJIE Massaid:

1. Bahwa kematian akan datang secara mendadak. Kedatangannya tanpa bisa diprediksi siapapun. Ketika kematian datang, ia langsung mencengkeram begitu saja tanpa permisi.


2. Bahwa siapapun orangnya, apapun statusnya, berapapun banyak hartanya, betapapun tinggi jabatannya, semuanya akan mengalami yang namanya kematian.

3. Terlepas bahwa maut merupakan takdir, namun pola hidup dan aktifitas sehari-hari perlu juga kita pikirkan. Bekerja keras harus diselingi dengan istirahat yang cukup, karena manusia punya kemampuan yang terbatas. Betapapun sibuknya anda, istirahatlah ketika benar-benar terasa capai, tidak memaksakan diri karena kemampuan tubuh manusia ibarat mesin yang perlu rehat.

Ingat kematian yang menimpa musisi nyentrik Mbah Surip. Dia pun meninggal karena terlalu capai. Jadwal manggungnya sangat padat, tampil di televisi setiap hari. Bahkan ketika musim kampanye pun dia ikut meramaikannya. Sementara pola hidupnya amburadul, jarang makan, banyak minum kopi dan sedikit sekali istirahat.

Kronologi Kematian Adjie Massaid:

Jumat sore, Adjie yang ikut menangani timnas sepak bola Indonesia usia 23 tahun (U-23) sempat mendampingi Oktovianus Maniani untuk memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI. Okto diadili setelah insiden menanduk wasit saat tampil membela Sriwijaya FC melawan Persisam Samarinda 16 Januari lalu. Kepada wartawan, Adjie berpesan kepada Okto. "Saya kira ini pelajaran buat Okto.

Malamnya, Adjie ikut bermain futsal. Baru pada pukul 22.00 Adjie mengeluh dadanya sesak. Dia ke rumah sakit. Dia mengembuskan napasnya pukul 00.30.

Rencananya, Adji akan dimakamkan selepas Dzuhur di pemakaman Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Sebelumnya, Ja'far mengatakan, jenazah Adji akan disemayamkan di gedung DPR. "Sampai pukul 12," kata Ja'far. Jenazah akan diberangkatkan dari rumahnya di Taman Cilandak.

Adjie meninggalkan istrinya yang juga mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh dan seorang putra dari Angelina. Dari istri pertamanya, penyanyi Reza Artamevia, dia dikaruniai dua anak. Mereka bercerai pada 2005. Adjie kemudian menikahi Angelina menikah pada 29 April 2009.

Kiprah Adjie di dunia politik cukup mapan. Dia dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yakni pada 2004-2009 dan kini 2009-2014. Selamat jalan Adjie.....


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Sebab-sebab Masuk Surga


Ma’asyiral muslimin rakhimakumullah!Sesungguhnya kehidupan orang mukmin di dunia ini memiliki tujuan. Tujuannya adl meraih ridha Allah Azza wa Jalla? mencapai jannah yg luasnya seluas langit-langit dan bumi dan itu adl kemenangan yg nyata. Allah SWT berfirman yg artinya “Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan jannah maka sungguh ia telah beruntung.

Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yg memperdayakan.” Ya tujuannya adl mencari ridha Allah? meggapai surga krn surga adl tempat tinggal yg pertama tempatnya yg asli.


Hal ini sebagaimana firman Allah SWT berfirman “Wahai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini dan makanlah makanan-makakanannya yg banyak lagi baik di mana saja yg kamu sukai.” Jannah adl tempat tinggal ayah kita lalu ayah kita dikeluarkan darinya dgn perbuatan musuh kita Iblis yg dilaknat Allah yg menipu ayah kita dan istrinya dgn makan dari pohon yg dilarang Allah utk dimakannya.

Allah Ta’ala berfirman “?nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanaya menutupinya dgn daun-daun surga. Kemudian Rabb mereka menyeru mereka ‘Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu ‘Sesungguhnya setan itu adl musuh yg nyata bagi kamu berdua’.” Tujuan seorang muslim di dunia ini adl sampai ke tempat tinggal tersebut krn ia adl tempat tinggal kemuliaan dan seni’mat-ni’matnya tempat tinggal bagi orang yg bertakwa disamping ia juga merupakan tempat tinggal keselamatan.


Allah Ta’ala berfirman “Bagi mereka darussalam pada sisi Rabbnya dan Dialah pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yg selalu mereka kerjakan.” Mereka sampai ke rumah itu krn tempat tinggal itu adl tempat tinggal yg dimuliakan Allah Azza wa Jalla yg di dalamnya bisa melihat wajah-Nya yg Maha Mulia. Surga juga merupakan tempat tinggal yg di dalamnya berkumpul para nabi sidik syuhada dan orang-orang saleh.

Surga adl tempat tinggal yg seseorang tidak melihat dan mendengar di dalamnya kecuali kebaikan pula. Allah Azza wa Jalla berfirman “Doa mereka di dalamnya ialah ‘Subhanakallahumma’ dan salam penghormatan mereka ialah ‘Salam’. Dan penutup doa mereka ialah ‘Alhamdulillahi Rabbil ‘aalamin’.” “?sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; ‘Salamun ‘alaikum bima shabartum’ maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.

” Namun yg menjadi pertanyaan adl amalan apakah yg bisa menghantarkan seorang mukmin ke surga yg luas tesebut yg seorang mukmin bila berjalan di bawah naungan satu pohon selama 100 tahun maka ia belum bisa melewati naungan tersebut. Di dalam surga tersebut berada dalam keni’matan dan amat senang. Mereka tidak haus dan tidak pula menjadi tua renta tidak sakit tidak mati tidak tidur dan tidak bosan awet muda dan pakaiannya tidak akan usang atau rusak.

Tempat tinggal ini haruslah dicapai dgn amal. Allah Ta’ala berfirman “Itulah jannah yg diwariskan kepadamu disebabkan apa yg dahulu kamu kerjakan.” Harus beramal darlam rangka utk mendapatkan jannah. Allah Ta’ala berfirman ” itu bukanlah menurut angan-anganmu yg kosong dan tidak menurut angan-angan ahli kitab.

Barangsiapa yg mengerjakan kejahatan niscaya akan diberi pembalasan dgn kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak penolong baginya selain dari Allah. Barang siapa yg mengerjakan amal-amal saleh baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yg beriman maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.”

“Barang siapa yg beramal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yg baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dgn pahala yg lbh baik dari apa yg telah mereka kerjakan.”

Ma’asyiral muslimin rakhimakumullah!Amalan pertama yg akan menghantarkan kita kepada surga keimanan yg benar. Keyakinan yg kuat. Iman kepada Allah SWT malaikat kitab dan rasul-Nya hari kiamat dan takdir-Nya yg baik maupun yg buruk. Iman yg tidak becampur dgn keraguan iman yg murni kepada Allah SWT dgn segala apa yg telah diberitahukannya dari persolan yg gaib dan apa yg juga diberitahukan oleh Rasulullah saw.

Karena surga itu diharamkan bagi orang yg kafir musyrik haram bagi yg ragu atau menentang. “Sesungguhnya orang yg mempersekutukan Allah maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka tidaklah ada bagi orang-orang yg zalim itu seorang penolong pun.”

“Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yg telah dirizqikan Allah kepadamu.” Mereka menjawab “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir orang yg menjadikan agama mereka sebagai main-main dan sendau gurau dan kehidupan dunia telah menipu mereka..” Itulah pahala mereka di sisi Allah harus dgn iman yg kuat.

Kemudian sebab yg kedua yg biasa menghantarkan ke surga adl jujur. Jujur kepada Allah jiwa dan manusia. Dhahirnya tidak menyelisihi batinnya begitu pula sebaliknya. Rasulullah saw bersabda “Hendaklah kalian jujur krn kejujuran itu akan memberi petunjuk kepada kebaikan. Dan kebaikan akan memberi petunjuk kepada surga. Dan seseorang itu masih dalam keadaan jujur dan mencari kejujuran sehingga Allah pun menulisnya sebagai orang yg jujur.

Dan hendakhlah kalian menjauhi dusta. Karena dusta itu akan memberi petunjuk kepada kemaksiatan. Dan kemaksiatan itu akan memberi petunjuk kepada neraka. Dan seseorang masih dalam keadaan dusta dan mencari kedustaan sehingga Allah pun menulis sebaga orang yg dusta.” Lalu sebab yg ketiga adl sabar atas qadha’ dan taqdir Allah Ta’ala. Seorang mukmin hidup di dunia ini dalam keadaan susah payah.

Allah Ta’ala berfirman “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” Dunia adl penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir. Maka yg diminta bagi orang mukmin adl bersabar terhadap apa yg menimpa badannya dirinya keluarganya hartanya anaknya sabar terhaap qadha’ Allah dan taqdir-Nya krn Allah SWT telah memberitahukan bahwa sabar itu balasannya adl surga.

Allah Azza wa Jalla berfirman “Sesungguhnya hanya orang-orang bersabarlah yg dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Kita berdoa semoga Allah melimpahkan surga kepada kita. Dan melimpahkan perkataan dan perbuatan yg bisa mendekatkan kepada jannah tersebut. Kita juga berlindung kepada Allah dari neraka dan berlindung dari perkataan maupun perbuatan yg mendekatkan kepada neraka amin.



Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Tujuan Hidup Seorang Muslim


Setiap orang yang mendalami Al-Qur'an dan mempelajari Sunnah tentu mengetahui bahwa puncak tujuan dan sasaran yang dilakukan orang Muslim yang diwujudkan pada dirinya dan di antara manusia ialah ibadah kepada Allah semata.

Tidak ada jalan untuk membebaskan ibadah ini dari setiap aib yang mengotorinya kecuali dengan mengetahui benar-benar tauhidullah.

Da'i yang menyadari hal ini tentu akan menghadapi kesulitan yang besar dalam mengaplikasikannya. Tetapi toh kesulitan ini tidak membuatnya surut ke belakang. Sebab setiap saat dakwahnya menyerupai perkataan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam:


"Artinya : Orang yang paling keras cobaannya adalah para nabi, kemudian yang paling menyerupai (mereka) lalu yang paling menyerupainya lagi." [1]

Bagaimana tidak, sedang dia selalu meniti jalan beliau, menyerupai sirah-nya dan mengikuti jalannya? Al-Amtsalu tsumma al-amtsalu adalah orang-orang shalih yang mengikuti jalan para nabi dalam berdakwah keapda Allah, menyeru kepada tauhidullah seperti yang mereka lakukan, memurnikan ibadah hanya kepada-Nya dan menyingkirkan syirik. Mereka mengahadapi gangguan dan cobaan seperti yang dihadapi para panutannya, yaitu nabi-nabi.

Oleh karena itu banyak para da'i yang menjauhi jalan yang sulit dan penuh rintangan ini. Sebab seoarang da'i yang meniti jalan itu akan menghadapi ayah, ibu, saudara, rekan-rekan, orang-orang yang dicintainya, dan bahkan dia harus menghadapi masyarakat yang merintangi, memusuhi dan menyakitinya.

Lebih baik mereka menyingkir ke sisi-sisi Islam yang sudah mapan, yang tidak dimusuhi orang yang beriman kepada Allah. Di dalam sisi-sisi ini mereka tidak akan menghadapi kesulitan, kekerasan, ejekan, dan gangguan, khususnya di berbagai masyarakat Islam. Biasanya mayoritas umat justru mau memandang da'i seperti ini, menyanjung dan memuliakannya dan tidak mengejek atau pun mengganggunya, kecuali jika mereka menentang para penguasa dan mengancam kedudukan mereka. Kalau seperti ini keadaannya, tentu para penguasa ini akan menumpas mereka dengan kekerasan, sebagaiman menumpas partai politik yang hendak mengincar kursi kekuasaannya. Sebab, para penguasa dalam masalah ini tidak bisa diajak kompromi, baik mereka itu kerabat atau pun rekan, baik orang Muslim maupun orang kafir.

Bagaimanapun juga kami merasa perlu mengatakan para da'i, bahwa meskipun mereka tetap harus menyaringkan suaranya atas nama Islam, toh mereka tetap harus mengasihi dirinya sendiri. Karena mereka keluar dari manhaj Allah dan jalan-Nya yang lurus dan jelas, yang pernah dilalui para nabi dan para pengikutnya dalam berdakwah kepada tauhidullah dan memurnikan agama hanya bagi Allah semata. Apa pun usaha yang mereka lakukan untuk kepentingan dakwah, toh mereka tetap harus memikirkan sarananya sebelum tujuannya. Sebab berapa banyak sarana yang remeh justru membahayakan tujuan yang hendak dicapai dan justru menjadi pertimbangan yang besar.

Bahkan banyak da'i yang memaksakan cara yang mereka ciptakan sendiri dan tidak mau mengikuti manhaj para nabi dalam berdakwah kepada tauhidullah di bawah slogan-slogan yang serba gemerlap, tapi akhirnya hanya memperdayai orang-orang bodoh, sehingga mereka menganggapnya sebagai manhaj para nabi.

Karena Islam mempunyai beberapa cabang dan pembagian, maka harus ada penitikberatan pada masalah yang paling penting, lalu disusul dengan yang penting lainnya. Pertama kali dakwah harus diprioritaskan pada penataan akidah. Caranya menyuruh memurnikan ibadah bagi Allah semata dan melarang menyekutukan sesuatu kepada-Nya. Kemudian perintah mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, melaksanakan berbagai kewajiban dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan, seperti cara yang dilakukan semua para nabi. Firman Allah.

"Artinya : Dan, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja) dan juahilah thaghut'." [An-Nahl : 36]

"Artinya : Dan, Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Ilah selain Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku." [Al-Anbiya' : 25]

Dalam sirah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan cara yang diterapkan beliau terkandung keteladanan yang baik serta manhaj yang paling sempurna. Hingga beberapa tahun beliau hanya menyeru manusia kepada tauhid dan mencegah mereka dari syirik, sebelum menyuruh mendirikan sholat, melaksanakan zakat, puasa, haji, dan sebelum melarang mereka melakukan riba, zina, pencurian dan membunuh jiwa tanpa alasan yang benar.

Jadi dasar yang paling pokok adalah mewujudkan peribadatan bagi Allah semata, sebagaimana firman-Nya.

"Artinya : Dan, AKu tidak menciptakan manusia dan jin melainkan untuk menyembah-Ku." [Adz-Dzariat : 56]

Hal ini tidak bisa terjadi kecuali dengan mengenal tauhidullah, baik secara ilmu maupun praktik, realitas sehari-hari maupun jihad.

Anda bisa melihat berapa banyak para da'i Muslim dan jama'ah-jama'ah Islam yang menghabiskan umurnya dan menghabiskan energinya untuk menegakkan hukum Islam atau menuntut berdirinya negara Islam. Mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, mereka lupa atau pura-pura lupa bahwa tegaknya hukum Islam tidak akan terwujud dengan cara seperti itu. Tujuan itu tidak akan terealisir kecuali dengan suatu manhaj yang dilakukan secara perlahan-perlahan, memerlukan waktu yang panjang, dilandaskan kepada kaidah yang jelas, harus dimulai dari penanaman akidah dan menghidupkan pendidikan Islam serta menekankan masalah akhlak. Jalan yang perlahan-lahan dan panjang ini merupakan jalan yang paling dekat dan paling cepat yang bisa ditempuh. Sebab untuk bisa mengaplikasikan tatanan Islam dan hukum syariat Allah bukan merupakan tujuan yang bisa dilakukan secara spontan dan tergesa-gesa. Karena hal ini tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan merombak masyarakat, atau adanya sekumpulan orang yang berkedudukan dan berbobot di tengah kehidupan manusia secara umum yang siap memberikan pemahaman akidah Islam yang benar, baru kemudian melangkah kepada pembentukan tatanan Islam, meskipun harus menghabiskan waktu yang lama[2]

Kesimpulannya, menerapkan hukum-hukum syariat, menegakkan hudud, mendirikan pemerintahan Islam, menjauhkan hal-hal yang diharamkan dan melaksanakan hal-hal yang diwajibkan, semuanya merupakan penyempurna tauhid dan penyertanya. Lalu bagaimana mungkin penyertanya mendapat prioritas utama, sedangkan pangkalnya diabaikan?

Kami melihat sepak terjang berbagai jama'ah yang menyalahi manhaj para rasul dalam berdakwah kepada Allah ini terjadi karena ketidaktahuan mereka terhadap manhaj ini. Padahal orang yang bodoh tidak pantas menjadi da'i. Sebab syarat terpenting dalam aktivitas dakwah adalah ilmu, sebagaimana yang difirmankan Allah tentang Nabi-Nya.

"Artinya : Katakanlah: 'Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik." [Yusuf : 108]

Jadi, keahlian seorang da'i yang paling penting adalah ilmu pengetahuan.

Kemudian kami melihat jama'ah-jama'ah yang menisbatkan diri kepada dakwah ini saling berbeda-beda. Setiap jama'ah menciptakan pola yang tidak sama dengan jama'ah lain dan meniti jalannya sendiri. Ini merupakan akibat dari tindakan yang menyalahi manhaj Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Karena manhaj beliau hanya satu, tidak terbagi-bagi dan tidak saling berselisihan. Firman Allah.

"Artinya : Katakanlah: 'Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku."

Orang-orang yang mengikuti Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berada di atas jalan yang satu ini dan tidak saling berselisih. Tapi orang-orang yang tidak mengikuti beliau tentu saling berselisih. Firman Allah.

"Artinya : Dan, bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya." [Al-An'am : 153]

Jadi tauhid merupakan titik tolak dakwah kepada Allah dan tujuannya. Tidak ada gunanya dakwah kepada Allah kecuali dengan tauhid ini, meskipun ia ditempeli dengan merk Islam dan dinisbatkan kepadanya. Sebab semua rasul, terutama dakwah penutup mereka, Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dimulai dari tauhidullah dan sekaligus itu pula tujuan akhirnya. Setiap rasul pasti mengatakan untuk pertama kalinya seperti yang dijelaskan Allah.

"Artinya : Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah selain daripada-Nya." [Al-A'raaf :59 ][3]

Ini merupakan tujuan hidup orang Muslim yang paling tinggi, yang untuk itulah dia menghabiskan umurnya sambil mengusahakannya di tengah kehidupan manusia dan menguatkannya di antara mereka.

Khaliq yang telah menyediakan apa-apa yang menunjang kemaslahatan kehidupan dunianya, Dia pula yang menetapkan syariat agama bagi mereka dan menjaga kelangsungannya. Allah selalu menjaga Islam, karena Islam itulah tujuan dari diciptakannya dunia bagi manusia, lalu mereka diberi kewajiban untuk beribadah dan menguatkan tauhid, sebagaimana yang tercermin dalam firman Allah Ta'ala.

[Disalin dari kitab Ad-Da'wah ilallah Bainat-tajammu'i-hizby Wat-Ta'awunisy-Syar'y, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsary. Edisi Indonesia: Menggugat Keberadaan Jama'ah-Jama'ah Islam. Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit, Pustaka Al-Kautsar. Cet. Pertama, September 1994; hal.38-44]


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Renungan: Mengingat Mati


Banyak manusia yang ketakutan jika mendengar kata atau membaca kalimat yang berkaitan dengan mati atau kematian.
Mengapa demikian?
Mungkin banyak manusia yang berfikir bahwa dirinya masih banyak dosa, setiap harinya masih bergelimang dengan maksiat, atau belum bertobat dari pekerjaan yang melanggar aturan Tuhan….dll.

Mungkin juga banyak manusia yang takut mati karena dia berfikir bahwa harta bendanya masih banyak, jika mati bagaimana dengan harta yang selama ini ditumpuk-tumpuknya. jika saya mati bagaimana dengan isteri saya yang cantik, bagaimana dengan anak-anak saya yang tercinta, intinya mereka masih belum siap mati karena hati dan pikirannya masih pada hal DUNIAWI.


Ada juga orang yang tidak takut mati, mereka berfikir bahwa kematian sudah pasti akan terjadi dan tidak bisa ditunda-tunda, kematian sudah pasti dan kita tidak tahu kapan terjadinya, untuk itu sebelum kematian datang menjemput mereka sudah mempersiapkan diri dengan amalan-amalan seperti yang diperintahkan Allah Swt. dan meeka senang dengan kematian tersebut. artinya adalah mereka akan segera terbebas dari kampung dunia yang hina dan miskin, kemudian menuju kampung akherat yang penuh dengan kenikmatan seperti yang dijanjikan Allah Swt.

Ada juga orang yang tidak takut mati karena nekat, karena mereka tidak tahu hakekat hidup. mereka berpandangan bahwa hidup didunia adalah sekali, dunia ini adalah akhir dari pada kehidupan. Jika manusia mati maka tamatlah riwayatnya sebagai manusia. mereka berfikir tidak ada lagi kehidupan baginya setelah mati. mereka berfikir neraka dan surga atau siksa dan bahagia adalah pada saat hidup didunia.
pada saat didunia hidup bahagia maka mereka telah menemukan surga, sebaliknya pada saat mereka hidup didunia miskin dan menderita, maka mereka menganggapnya bahwa itulah neraka.

Menurut Imam al Ghazali, sesungguhnya mati itu hanya sekitar lima menit yaitu ketika ruh berada ditenggorokan untuk suatu proses dicabutnya ruh oleh Malaikat. Kemudian manusia itu akan kembali hidup di alam yang berbeda.
Ketahuilah bahwa semua apa yang ada didunia ini adalah berasal dari Allah dan akan kembali lagi kepada Allah. dan ketahuilah apa yang ada di alam semesta ini semuanya berotasi, demikian juga dengan kehidupan kita berotasi.
Pertama sebelum manusia berada di alam rahim maka, semua dikumpulkan di ALAM RUH, kemudian kita pindah kepada alam berikutnya yaitu ALAM RAHIM, tidak berapa lama di alam rahim berpindah lagi di ALAM DUNIA, beberapa lama di alam dunia, manusia harus berpindah lagi ke ALAM KUBUR atau yang dikenal dengan ALAM BARZAH, setelah sekian lamanya dan sesuai dengan ketentuan Allah Swt, manusia kembali berpindah menuju ALAM AKHERAT, yang pada akhirnya kita kembali lagi menghadap kepada Allah yang Maha Memiliki dengan mempertanggung jawabkan hasil perbuatan yang dilakukan pada saat didunia.

Saudaraku …. pada saat ini kita hidup di alam dunia, alam penentuan apakah kita mendapatkan kebaikan atau siksaan nantinya. Kadang manusia lupa dengan itu semua, karena kesibukan kerja dan duniawi. hingga akhirnya pada saat kematian datang kagetlah dia, rugilah dia.

Maka Rasulullah bersabda dalam hal ini, “Perbanyaklah mengingat mati, karena hal itu dapat membersihkan dosa dan mendorong sikap zuhud terhadap dunia. ”

Nabi juga bersabda ,”Kematian sudah cukup sebagai hal yang dapat menyebabkan perpisahan.” atau nabi juga bersabda ,” Cukuplah kematian sebagi sesuatu yang memberi nasehat.”

Rasulullah Saw pernah keluar ke masjid, beliau mendapatkan kami sedang berbincang dan ketawa-ketawa, Beliau bersabda,”Ingatlah mati. Ingat… demi Tuhan yang jiwaku ditangan-Nya, seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, tentu kamu akan sedikit tertawa dan lebih banyak menangis.”

Ada sahabat dari Anshar yang bertanya Siapakah orang yang paling cerdas diantara orang-orang yang cerdas dan yang paling mulia diantara manusia, Yaa..Rasulullah?
Beliau bersabda,” Yaitu mereka yang paling banyak dalam mengingat mati dan yang paling kuat dalam mengadakan persiapan menghadapinya. Mereka itulah orang-orang yang cerdas, mereka pergi dengan membawa keagungan dunia dan kemuliaan akherat.”

Aisyah ra bertanya ,”Yaa Rasulullah, apakah ada seseorang yang akan dihimpun bersama orang-orang yang mati syahid?
Beliau menjawab,”Ya,yaitu orang yang mengingat mati duapuluh kali dalam sehari semalam.”

Saudaraku …mari kita renungkan apakah selama ini, kita termasuk orang yang selalu ingat mati atau justru jauh dari itu.
mari sebelum kematian datang kepada kita pada waktu yang tidak pernah ada yang tahu kecuali Allah. maka mari kiat jalankan perintah Allah dan tinggalkan apa yang dilarang-Nya.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Mengapa Kita Harus Mengingat Mati


Bismillahirrohmanirrohim.
Karena dalam sebuah hadits, orang yang banyak mengingat mati, maka Allah akan memudahkan/ meringakan sakitnya kematian.

Sahabatku, taukah bagaimana rasanya kematian? Allahu’alam, tapi yang jelas, Rosulullah bersabda, kematian itu sakitnya ibarat tubuh kita disayat dengan pedang sebanyak 400 kali. Dalam riwayat lain, sakitnya kematian itu ibarat tubuh kita di ‘canthol’ dengan kawat keseluruh tubuh kita dan ditarik sampai daging kita keluar.


Dalam kisah lain, pada suatu hari malaikatul maut datang untuk bertemu dengan Nabi Idris as lalu Nabi Idris meminta agar malaikatul maut mencabut nyawanya dan kemudian Allah menghidupkannya kembali. Permintaan ini dilakukan untuk Nabi Idris as mengetahui kesakitan sakaratul maut agar taqwanya lebih mendalam dan teguh lagi. Maka Allah memberikan wahyu kepada malaikatul maut supaya mencabut nyawa nabi Idris dan meninggalkan ketika itu juga. Malaikatul maut menangis dan memohon kepada Allah supaya Dia (Allah) menghidupkan kembali Nabi Idris lalu dimakbulkan Allah.

Setelah di dapati Nabi Idris as sudah hidup kembali, malaikatul maut bertanya: "Ya saudaraku, bagaimana rasanya kesakitan maut?" Jawab Nabi Idris: "Sesungguhnya ibarat terkelupasnya kulit dalam keadaan hidup-hidup, maka rasa sakit menghadapi maut itu lebih dari 1000 kali sakitnya." Kata malaikat maut: "Secara berhati-hati dan tidak kasar yang telah saya lakukan khusus mencabut nyawa engkau itu, belumlah pernah aku lakukan terhadap seseorang pun."

Sahabatku, mari dan mari terus mengingat kematian. Karena orang yang benci mati (bertemu dengan Allah), Allah-pun juga benci bertemu dengannya. Na’udzubillah..

Mari sahabat, selama jasad masih dikandung badan, selama kita masih bisa bernafas, perbanyak mengingat kematian. Berlomba-lomba menuju kebaikan. Jangan sampai kita termasuk orang yang Allah singgung dalam firman-Nya;
“apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku [ke dunia] agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan."(QS. Al-Mu'minun: 99-100)

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi termasuk pula semut di dalam liangnya, termasuk pula ikan paus, benar-benar bersholawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan pada manusia.” (HR. Tirmidzi)
Yakinlah setiap apa yang kita lakukan , tidak akan pernah ada yang sia-sia. Bahkan, “tak ada sehela daupun yang gugur tanpa diketahui-Nya..”(Al-An’am:59)

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orag yang diteguhkan iman, dan dimudahkan dalam menghadapi kematian, dihindarkan dar siksa kubur, serta memasukkan kita dalam surga-Nya..

Wallahu ya’lamu wa antum la ta’lamun..

Maroji’ : Alqur’an wa Hadits

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:

@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog