Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Showing posts with label Info UN. Show all posts
Showing posts with label Info UN. Show all posts

Info UN: Alif, I love You Full




Tidak sedikitpun keraguan yang tersirat di wajah Alif, siswa SDN II Gadel, Tandes, Surabaya, ketika disuruh menjelaskan bagaimana proses dirinya 'diajarkan dan dididik' oleh oknum guru untuk membuat dan menyebarkan contekan jawaban Ujian Nasional (UN) kepada siswa lain di sekolahnya.

Kronologisnya sebagai berikut (maaf jangan meniru apa yang ditulis di sini, anda jangan meniru cara mencontek seperti ini karena nanti anda akan diusir dari rumah anda seperti yang menimpa Siami dan keluarga)
Waktu itu, kurang satu hari sebelum UN digelar, Alif mengaku diajak oleh oknum guru untuk melakukan sebuah simulasi.



"Pas itu, H-1 ada simulasi caranya membuat contekan. Saya disuruh menulis di kertas. Umpama No. 01 jawabannya A, maka saya menuliskannya 011," ungkapnya dalam teleconference di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (16/6).

Untuk menyebarkan kunci jawaban praktis yang telah dibuatnya, Alif pun diperintahkan untuk menghadapkan Lembar Jawaban Komputer (LJK) miliknya ke arah teman-temannya yang duduk di belakangnya.



"Pas ngerjain LJK dihadapkan ke belakang," sambungnya.

Kecurangan yang diinisiasi pihak sekolah tersebut akhirnya terbongkar 4 hari sesudah UN selesai digelar.

Ibunda Alif, Siami, awalnya mendapatkan informasi praktik ketidakjujuran tersebut dari wali murid lainnya, yang mendapat informasi dari anak-anak mereka bahwa Alif, anaknya, diplot memberikan contekan.

Alif sendiri tadinya tidak pernah menceritakannya pada sang bunda. Namun, akhirnya ia mengakui bahwa dirinya sejak tiga bulan sebelum UN itu dipaksa oleh gurunya agar mau memberi contekan kepada seluruh siswa kelas 6 di sekolahnya.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Info UN: Orang Jujur Didemo, Orang Salah diBela




Paska dikeluarkannya keputusan Walikota Surabaya tentang sanksi pencopotan kepada kepala sekolah dan 2 oknum guru terkait masalah nyontek massal UN di SDN Gadel 2, para wali murid kelas 1 hingga 5 dan warga sekitar berunjukrasa. Mereka menyalahkan keluarga Ny. S ibu Al yang disebut jadi biang keladi kekisruhan di SDN Gadel 2.

Dalam unjukrasa di depan rumah Ny. S, Jl. Gadelsari Barat 2/31 ini, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya mengusir keluarga Ny. S dari lingkungan Gadel. Ny. Endang satu diantara perwakilan warga dan wali murid SDN Gadel 2 mengatakan tuntutan lainnya adalah meminta Ny. S meminta maaf pada warga karena dianggap telah mencemarkan nama baik sekolah.



”Gara-gara pemberitaan tentang contek massal, SDN Gadel 2 jadi tercoreng nama baiknya,” kata Ny. Endang.

Dijelaskan juga olehnya, tuntutan warga dan wali kelas 1 hingga 5 SDN Gadel 2 ini murni karena terganggu dengan tindakan Ny. S serta Al yang mengungkap adanya praktik contek mencontek di SDN Gadel 2, bukan karena kepala sekolah dan 2 guru diputuskan dinonaktifkan oleh Walikota.

”Kalau Ny. S tidak mau minta maaf, warga sepakat mengusir keluarga ini keluar dari Gadel!” kata Ny. Endang disambut teriakan usir..usir..usir...! dari para pengunjukrasa.

Unjukrasa ini akhirnya berakhir setelah Sudirman satu diantara anggota Komite Sekolah menengahi. Perwakilan warga dan wali murid kelas 1 hingga 5 pun diterima masuk ke rumah Ny. S. Mereka ditemui oleh Saki Edi Purnomo kakak Ny. S dan Widodo suami Ny. S. Sedangkan Ny. S yang mengalami tekanan psikis menolak menemui mereka.

Menurut Sudirman, permasalahan ini akan diselesaikan lewat pertemuan mediasi di SDN Gadel 2 besok, menghadirkan warga dan Ny. Siami.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah membongkar praktik menyontek massal di media massa, keluarga Ny. S terus menerus ditekan warga dan wali murid SDN Gadel 2. Mereka menilai praktik contek menyontek sudah biasa di SD. Bahkan menurut warga memang seharusnya siswa kelas 6 yang ikut Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional (UASBN) saling membantu agar lulus. Warga menilai SDN Gadel 2 tidak mujur karena praktik menyonteknya dihembuskan besar-besaran oleh media, padahal praktik ini sudah jamak terjadi.

Kasus ini sudah ditangani Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya. Pemkot menurunkan tim investigasi dari Inspektorat dan mengutus sejumlah akademisi melakukan penyelidikan dalam tim independen. Komisi D DPRD Surabaya juga telah melakukan penyelidikan. Hasilnya, 3 penyelidikan itu senada menyimpulkan ada praktik menyontek meskipun tidak bisa dipastikan dilakukan secara sistematis.

Pemkot Surabaya sendiri kemarin sudah menjatuhkan sanksi pada Kepala Sekolah dan 2 guru kelas 6. Ketiganya dihukum diturunkan pangkatnya satu tingkat, dicabut jabatan fungsionalnya sebagai guru, dan tidak mendapat Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Kepala Sekolah diganjar hukuman selama 3 tahun, sedangkan 2 guru lainnya dihukum untuk masa 1 tahun serta ditarik ke Dinas Pendidikan sebagai staf biasa.(edy)

Pahlawan Kejujuran

Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, sepakat jika Siami --pelapor contek massal-- menyandang predikat sebagai 'Ibu Kejujuran'. Meski nasib yang dialami Siami kini menjadi lebih 'pahit', Anung sangat mengagumi prinsip dan keberanian sikapnya dalam mengungkap bentuk ketidakjujuran.

"Saya yakin niatnya dilakukan bukan untuk mencelakakan anak dan para tetangganya. Namun, itu demi perbaikan," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (15/6).

Walaupun akhirnya para tetangga ikut menanggung akibatnya, menurut Anung, keberanian Siami patut menjadi cermin bagi masyarakat untuk berani menyuarakan kejujuran dan kebenaran. Apalagi, nilai atau sikap kejujuran di negeri ini kian mahal harganya. Karena, saat ini masih sulit mencari figur yang berani menyuarakan atau mengungkap kejujuran.

"Saya tak melihat sesuatu yang berlebihan jika predikat ini disandangnya. Pasalnya, kejujuran itu diberikan contoh oleh orang yang tak terduga, yakni Siami," imbuh politisi PDIP ini.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Info UN: Siami Oh Siami




Anda kenal Briptu Norman? Anda kenal Udin Sedunia? Iya betul mereka adalah orang biasa yang mendadak terkenal di Indonesia bahkan dunia dan alam ghaib. Terkenal di dunia pasti karena dunia internet ada di mana-mana. Terkanal di alam ghaib pasti karena para malaikat pengawas akan selalu memantau gerak gerik manusia.

Nah sekarang saya tanya, anda kenal Siami? Dia bukan orang Jepang, dia bukan guru atau pendidik, dia bukan ustazdah, dia bukan anak atau menantu Kiayi atau Ajengan. ya dia bukan siapa-siapa!!! Tapi sekarang siapa yang tidak kenal dia. Dari makluk di kolong bumi sampai di kolong langit kenal siapa dia sebenarnya. Siami mendadak jadi selebritis dadakan karena keberanian dan ketulusannya mengungkap kasus Nyontekgate



Bicara kasus Nyontekgate tentunya tidak terlepas dengan bicara tentang kejujuran. Kejujuran yang berasal dari kata dasar JUJUR, lalu ketika mendapat awalan ke dan akhiran -an menjadi kejujuran.

Kejujuran sudah menjadi musuh di negeri ini. Kejadian pahit yang dialami Siami, seorang penjahit dan bordir yang berani berkata jujur mengungkap kecurangan dalam Ujian Nasional (UN) di SDN II Gadel, Surabaya menjadi buktinya.

Ketua Forum Musyawarah Guru Jakarta, Retno Listyarti, menyatakan bahwa peristiwa kelam yang dirasakan Siami ini menandakan kejujuran tidak lagi dimuliakan dan dijunjung tinggi oleh masyarakat. Bersikap jujur dan berani bicara, kata dia, dianggap sebagai aib dan tak menggunakan hati nurani.

Menurut Retno, pengalaman Siami yang harus menghadapi tekanan harusnya diapresiasi publik. Sayangnya, bangsa malah mencemoohnya. Hal itu menandakan masyarakat sedang mengalami defisit kejujuran akibat terjadinya defisit kejujuran di kalangan elite pemimpin negeri.

''Masyarakat sedang mengalami ‘sakit’ akibat elite memberi teladan buruk,'' katanya.

Dia mengatakan bahwa banyaknya pemimpin bangsa yang berbohong guna menutupi praktik korupsi telah ditiru masyarakat. “Itu karena elite terlalu sering menghindari jeratan hukum dan ditiru masyarakat,” jelas Retno dalam acara Deklarasi Masyarakat Sipil Pendukung Bu Siami di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (16/6).

Acara itu juga dihadiri Rektor Paramadina, Anies Baswedan; akdvokat Todung Mulya Lubis, aktivis muda Yenny Wahid, mantan menteri perdagangan Fahmi Idris, dan sosiolog Imam B Prasodjo, serta mantan panglima TNI Indriarto Sutarto.

Retno menyebut kecurangan UN jelas bertentangan dengan tujuan pendidikan dan menghambat upaya pemberantasan korupsi. Kecurangan dalam berbagai jenjang pendidikan telah terbukti menamkan virus korupsi pada generasi muda bangsa. “Masalah ini harus jadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Info UN: Semua Peserta Contek Massal Dinyatakan Lulus




Inilah potret dunia pendidikan dasar kita. Semrawut, acak-kadut, pabaliut, etekewer dan bahasa lainnya. Tengoklah kasus paling dahsyat seputar UN 2011 kemarin, meski sempat tersangkut kasus contek massal, seluruh siswa peserta Ujian Nasional (UN) dari SD Gadel 2 Surabaya berhasil lulus 100 persen. Hal itu terlihat dari hasil UN dan nilai sekolah yang sudah dikantongi Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Kalau memang hasilnya seperti itu ya kita manut-manut aja. Toh masyarakat Indonesia tidak ada yang dirugikan. Mau lulus semua kek, mau tidak lulus kek masa bodoh. Yang jelas semuanya akan dipertanggungjawabkan di akherat kelak. Ketidakjujuran bisa disembunyikan, kemunafikan bisa dimanupulasi, tapi Allah tetap Maha Melihat.



“Dilihat dari nilainya, 100 persen siswa SD Gadel 2 lulus. Tapi keputusan kelulusan diserahkan kepada pihak sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun, Jumat (17/6).

Pengumuman kelulusan tingkat SD di Jatim sendiri baru akan diumumkan pada Senin (20/6) mendatang. Akan tetapi, Harun menegaskan nilai UN dari siswa SD Gadel 2 membuktikan tidak terjadinya contek massal. “Ada atau tidak contek (dalam proses ujian) saya tidak tahu, tapi dari nilai ini terbukti tidak ada contek massal karena kita mendasarkan dari nilai, “ tandasnya.

Harun menerangkan nilai UN siswa SD Gadel 2 bervariasi. Dari 60 peserta UN dari SD Gadel 2, tidak ada siswa yang memiliki nilai sama. “Ini indikasi mereka mengerjakan sendiri-sendiri. Dari nilai, tidak ada contek massal," tegasnya.

Sebelumnya, lantaran tersangkut kasus contek massal tersebut, Kepala Sekolah SD Gadel 2 dan dua orang guru dicopot dari jabatannya.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Info UN: Kasus Contek Massal Menunjukkan Keringnya Kejujuran Dunia Pendidikan




Kasus contek massal atau berjamaah yang terjadi pada SD Gadel 2 Surabaya di Jawa Timur saat Ujian Nasional, merupakan pertanda keringnya mutu pendidikan dan sekaligus rontoknya nilai-nilai kejujuran murid dan guru. Demikian menurut Sosiolog Kahot dari Fakultas Ilmu Contek Massal, Universitas Negeri Antah Berantah, Robert Kambingudin, di kantornya, Jumat (17/6).

Dia mengatakan, kurikulum pendidikan di Indonesia, masih lebih dominan diisi pelajaran-pelajaran yang tunduk dengan logika pasar atau jika tidak, malah terjerumus pada "perbudakan" nilai-nilai ideal yang positifistik. Murid didoktrin untuk mengejar nilai dan angka setinggi-tingginya apapun caranya.



Sementara di sisi lain tidak diimbangi dengan pelajaran yang banyak memuat etika, kejujuran, moralitas, pluralisme, sehingga wajar saja jika dari aspek kualitas pendidikan, derajatnya semakin turun. Akibatnya peserta didik akan sekuat tenaga mencapai nilai fantastik walau dengan cara yang tidak realistik.

"Ironisnya, keberhasilan pendidikan yang hanya dinilai secara kuantitatif itu, seolah-olah diamini oleh institusi pendidikan itu sendiri," kata dia sambil menyedot rokok cerutunya.

Hal ini menurutnya, patut jadi tanda tanya besar bagi kalangan pendidik, jika pendidikan hanya dimaknai sekedar peningkatan pengetahuan kognitif yang kemudian dilegalisasi melalui tahapan-tahapan pendidikan, dengan labelisasi gelar atau kelulusan. "Pendidikan telah dikapitalisasi melalui ijazah, gelar, tingginya angka kelulusan, padahal semestinya memberi kontribusi terhadap pengetahuan etika dan moral," ujarnya.

Dia menambahkan, motivasi contek massal yang dipandu oleh pendidik, hanya didasarkan kekhawatiran pada angka kelulusan di sekolahnya menurun atau rendah. Ini tentunya bermotif ingin menunjukkan bahwa sekolahnya berprestasi dan gudangnya anak-anak pintar. Semakin tinggi angka kelulusan dengan nilai yang tinggi semakin mengindikasikan bahwa pendidikan di sekolah tersebut berhasil.

Menurut dia, hal ini tentunya berimbas pada mental pendidik di sekolah tersebut, termasuk Pemerintah Pusat dan Daerah. Dia menduga, kasus contek massal pada saat Ujian Nasional sebenarnya banyak terjadi di seluruh wilayah di Indonesia, kasus di Jawa Timur itu hanya puncak dari berbagai kasus serupa. Sayang sekali Siami hanya ada di Surabaya, tidak di Jogja, Semarang, Bandung, dan daerah lainnya.

Inilah PR (Pekerjaan Rumah bukan Pikiran Rakyat) bagi para pendidik di Indonesia. Tanamkanlah nilai-nilai kejujuran pada para peserta didiknya agar di kemudian hari akan lahir seorang pemimpin yang bersih, jujur dan tidak korupsi.


Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Info UN: Kasus Contek Berjamaah Nodai Dunia Pendidikan




Dunia pendidikan Indonesia telah tercoreng arang hitam dengan ditemukannya kasus contek berjamaah-saya tidak menyebut contek massal karena tidak sama dengan sunatan massal atau nikah massal-di SD Gadel 2 Surabaya dan di SD 06 Petang Pesanggrahan Jakarta.

Sungguh ironi, miris, linu, nyeri, perih mendengar kasus memalukan ini. Kasus yang menyeret seorang kepala Sekolah, Wali Kelas dan Oknum Guru ini telah melukluhlantakkan nilai-nilai kejujuran yang seharusnya ditanamkan sejak usia sekolah dasar.



Kepala sekolah, wali kelas, dan oknum guru F di SDN Gadel 2, Tandes, Surabaya, terancam mendapatkan sanksi administratif akiba contek massal saat ujian nasional (UN) 2011 tingkat SD.

"Kami merekomendasikan UN di SDN 2 Gadel tidak perlu diulang agar tidak merugikan murid dan orangtua, tapi kepsek, wali kelas dan guru F perlu mendapatkan sanksi administratif," kata anggota Tim Independen Pemkot Surabaya Prof Daniel M Rosyid di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, AL, siswa pintar di SDN itu yang mengerjakan jawaban soal untuk didistribusikan kepada rekan-rekannya, terpaksa memberikan contekan kepada teman-temannya, karena "perintah" dari oknum guru, bahkan sekolah itu sempat mengadakan "gladi resik" contek massal itu.

"Kami juga menemukan praktik 'bullying' (menghardik) terhadap AL, karena itu kami merekomendasikan keluarga AL dilindungi oleh pihak kepolisian dari intimidasi. Ancaman tersebut berasal dari guru senior dalam hal ini, wali kelas dan sesama temannya," katanya.

Dalam pengakuannya, AL dipaksa memberikan contekan. "Guru saya, Pak F yang menyuruh saya memberi contekan. Sebelum UN justru dia mengatakan kapan lagi saya bisa membalas budi para guru. Kata Pak F, apa tidak kasihan kalau teman saya tidak lulus," kata Daniel menirukan AL.

"Laporan kecurangan dari keluarga AL kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Surabaya sudah menjadi kewajibannya. Laporan kecurangan ini harusnya direspons secepatnya. Kejujuran dari masyarakat harus dijaga dan jangan sampai ada kesan kalau jujur yang 'ajur' (hancur)," katanya.

Kasus itu terungkap setelah orang tua siswa SD Gadel yang pintar itu, Ny S, melapor ke Diknas Surabaya terkait anaknya, AL, yang dipaksa gurunya untuk memasok bahan contekan untuk siswa pada tiga kelas di SDN 2 Gadel.

Bahkan, tiga bulan sebelum pelaksanaan UN, AL sudah didoktrin gurunya agar patuh untuk memberi contekan dengan alasan membantu teman dan membalas budi guru. Hal itu dilakukan karena dari hasil "try out" diketahui ada 25 persen dari 60 siswa kelas 6 di sekolah itu yang kemungkinan tidak lulus.

Untuk menyukseskan praktik mencontek itu, wali kelas AL sempat melakukan tiga kali simulasi, sehingga masing-masing siswa sudah memiliki peran dengan Al sebagai pemasok bahan contekan, lalu ada yang menggandakan jawaban contekan dan ada yang mengedarkannya ke kelas lain.

Dalam laporan itu, Ny S menyesalkan tindakan sekolah yang mengajari anaknya untuk tidak jujur, padahal dirinya sudah bersusah payah mengajari anaknya untuk jujur dan dirinya juga bekerja keras untuk menyekolahkan anaknya itu.

Namun, AL dikabarkan tidak ikhlas dengan "perintah" gurunya yang tidak benar itu, karena itu ia terpaksa melakukan dan hal itu dilakukan dengan cara yang tidak sepenuhnya mengikuti "perintah" itu.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberhentikan kepala sekolah dan guru SDN Gadel 2 menyusul adanya kasus contek massal di sekolah tersebut. Mereka diberhentikan lantaran dinilai melanggar disiplin kerja.

Kepala Sekolah SDN Gadel 2, Sukatman tidak hanya diberhentikan dari jabatannya semula. Dia juga harus menerima sanksi berupa penurunan golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari IV A menjadi III D selama tiga tahun. “Pelanggaran disiplin oleh kepsek itu berdampak terhadap yang lain sehingga dia tidak hanya diberhentikan dari jabatan tapi juga golongan PNS diturunkan, “ ujar Kepala BKD Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin, Selasa (7/6).

Sementara guru SDN Gadel 2, Fatkhur Rachman tidak diperbolehkan lagi mengajar di sekolah. Menurut Yayuk, guru yang juga menjadi wali kelas VI B tersebut diserahkan ke Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) pendidikan Kota Surabaya. Sebelumnya, menurut pengakuan siswa SDN Gadel 2, AI, wali kelas tersebut memberi perintah agar siswa berprestasi membantu teman-temannya dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Surat Keputusan (SK) pemberhentian keduanya telah diberikan BKD kepada Dinas Pendidikan setempat pada Senin (6/6) petang. Yayuk mengatakan sanksi tersebut telah diberlakukan sejak dikeluarkannya SK tersebut. “Sanksinya sudah kita berlakukan, “ tandasnya.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog