Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Showing posts with label tips jitu. Show all posts
Showing posts with label tips jitu. Show all posts

Tips Jitu: Cara Stop atau Unreg Layanan RBT, NSP, I-Ring dan Internet dari Operator Seluler




Akhir-akhir ini saya sering sekali mendengar keluhan di masyarakat baik secara lisan melalui obrolan maupun yang menuliskannya lewat Surat Pembaca di media massa mengenai layanan berlangganan dari sejumlah operator telepon seluler. Kebanyakan keluhan mereka adalah mengenai nada sambung/dering seperti RBT, NSP, i-Ring dan layanan internet yang sering menguras pulsa dan tidak tahu cara menyetopnya.

Kadang kita dibikin jengkel dengan munculnya layanan-layanan tersebut yang kasdang kita sendiri tidak pernah mendaftar/registrasi. Namun sekarang anda tidak perlu binging dan gati-ganti kartu, karena di bawah ini saya punya sdikit tips sederhana bagaimana cara menghentikan atau menyetop atau meng-Unreg layanan-layanan tersebut.


Nama Operator : Telkomsel (Kartu As, SIMpati, Halo)
Layanan : NSP (Nada Sambung Pribadi)
Untuk berhenti dari layanan ini ketik RING OFF kirim ke 1212, bila sebelumnya anda mengaktifkan NSP dengan RING ON (Kode Lagu) namun bila anda mengaktifkan NSP dengan RING SUB (kode lagu), ketika RING UNSUB (kode Lagu) dan kirim ke 1212.

Operator XL (Kartu Bebas, Jempol dan Xplor)
Layanan : RBT (Ring Back Tone)
ketik UNSUB kirim ke 1818 untuk berhenti.

Indosat (Matrix, Starone, IM3 dan Mentari)
Layanan : i-ring
untuk stop ketik UNREG kirim ke 808
Untuk berhenti layanan internet paket quota dari Indosat caranya ketik Stop kirim ke 323 atau ketik dapqi layar hp anda *777*1*5# lalu pilih Unreg.

Operator Esia
Layanan : Nada Sambung
ketik RINGUNSUB kirim ke 8888

Operator 3 (Three )
Layanan : RBT Three
ketik RBTUNREG kirim ke 1212

Telkom Flexi
Layanan : Flexitone
ketik RINGOFF dan kirim ke 1212

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini



Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog


Bahayya Ponsel bagi Ibu Hamil dan Anak anak



Anda ibu rumah tangga yang sedang hamil? Anda anak kecil yang suka main-main hape? Waspadalah, waspadalah! ponsel ponsel sangat berbahayya (y tasydid) karena saking bahayanya. Ponsel ternyata ada bahayanya bagi ibu hamil dan anak yang dikandungnya. Bukan hanya di POM bensin atau di pesawat saja tidak baik menggunakan ponsel.

Sebuah studi kasus menunjukkan bahwa ibu hamil yang menggunakan ponsel dengan intensitas tinggi akan menanggung risiko melahirkan anak dengan masalah perilaku di kemudian hari. Kondisi semakin buruk jika anak juga terbiasa menggunakan ponsel sejak dini.


Penelitian tentang risiko handphone pada ibu hamil ini dipublikasikan dalam Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat ini melibatkan sample sekitar 100 ribu wanita hamil. Penelitian yang bertujuan melacak kesehatan anak dalam ‘jangka panjang’.

Dalam setiap penelitian, para ibu memberikan informasi secara rinci tentang gaya hidup mereka, faktor makanan, serta lingkungan, selama dan setelah kehamilan. Termasuk penggunaan ponsel selama kehamilan.

Seperti dikutip dari Times of India, mereka juga memberi informasi terkait kesehatan dan perilaku anak ketika menginjak usia tujuh tahun. Termasuk intensitas dan masa awal anak menggunakan ponsel. Hasilnya, terjadi peningkatan paparan ponsel pada ibu hamil dan anak usia tujuh tahun saat membandingkan penelitian 1996 dan 2002.
Sudah Tahu Yang Ini...?

Pada 1996, sebanyak 30 persen anak tujuh tahun menggunakan ponsel, dan 10 persen anak yang terpapar ponsel sejak dalam kandungan. Sedangkan pada 2002, jumlahnya meningkat menjadi 35 persen anak tujuh tahun pengguna ponsel, dan 17 persen anak terpapar ponsel sejak masih dalam kandungan.

Analisis selanjutnya menyimpulkan bahwa 50 persen anak yang terpapar telepon seluler sejak di dalam kandungan dan setelah lahir memiliki kecenderungan masalah perilaku.

Kecenderungan sama juga dialami 40 persen anak yang menerima paparan ponsel hanya saat di dalam kandungan. Dan, 20 persen anak yang menerima paparan ponsel hanya setelah lahir. Simpulan tersebut setelah peneliti melibatkan sejumlah faktor penting yang mempengaruhi perilaku anak.

“Meskipun terlalu dini untuk menginterpretasikan hasil ini sebagai kausal, kami khawatir bahwa paparan awal ponsel bisa membawa risiko, yang akan menjadi masalah perhatian kesehatan yang luas untuk penggunaan teknologi ini,” kata para peneliti.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog



Tips Cara Merawat dan Mengasuh Hape/Ponsel supaya gak Ngadat




Di era informasi serba digital ini, setiap detik, setiap menit dan setiap jam dari waktu yang kita miliki sepertinya tak bisa terpisahkan dari yang namanya hape/ponsel. Entah itu untuk sekedar dipakai nampamg doang, atau miscal-miscal yang gak jelas, SMSan atau cuma browsing-browsing, atau yang lebih serius lagi untuk membuat sebuah janji ketemuan.

Mau kerja ingat hape, mau sekolah ingat hape, mau makan ingat hape, mau mandi ingat hape, mau buang hajat juga ingat hape. Lho koq jadi nyanyi sih....
Nah, karena begitu pentingnya hape di zaman seperti sekarang ini, ada baiknya Anda untuk mulai memberikan perhatian “khusus” pada sang hape milik Anda itu. Biar hape Anda tetap dalam kondisi prima, siap pakai, dan bisa diandalkan disaat-saat penting.



Anda pasti nggak mau kan, begitu ada telepon penting tiba-tiba hape Anda mati mendadak, atau saat Anda sedang asyik-asyiknya SMSan tiba-tiba hape Anda nghang atau eror tanpa sebab. Yang lebih parah, disaat membutuhkan sebuah nomor untuk dihubungi, tiba-tiba nomor tersebut hilang, lenyap tanpa jejak karena tanpa sengaja terhapus oleh teman yang “ngoprek” hape Anda.

Nah untuk menghindari hal-hal tersebut diatas, ada tips singkat biar hape tetap tampil prima, terjaga keamanannya dan yang terpenting “always standy” dan “ready to use” kapanpun anda membutuhkannya.

* Untuk menjaga keamanan hape Anda dari tangan-tangan jahil, sebaiknya aktifkan kode akses hape Anda, seperti PIN yang ada dalam SIM Card atau kode Phone Lock. Dengan metode ini, paling tidak teman Anda tidak bisa “ngoprek” hape Anda dan resiko terhapusnya data, contact atau sms tanpa sengaja dari hape Anda pun bisa diminilisir.
* Selain Phone Lock, aktifkan juga Keypad Lock, untuk menghindari panggilan yang tak sengaja ke nomor yang ada didalam phone Anda.
* Gunakan pelindung hape untuk Anda seperti sarung, dan plastik pembungkus lainnya untuk menghindari ponsel dari debu, kotoran lain termasuk goresan-goresan, hindari memegang hape anda disaat tangan anda penuh dengan minyak.
* Untuk membersihkan hape anda, gunakanlah kain yang lembut. Hindari memakai cairan pembersih atau cairan hkimia, karena justru akan merusak hape Anda.
* Caslah hape anda sampai penuh dan segera isi ulang jika memang sudah habis. Disarankan jangan mencas ape anda disaat baterai masih penuh, atau belum sepenuhnya habis, karena hal ini akan menyebabkan baterai cepat rusak.
* Letakkan ponsel Anda di tempat yang kering dan aman. Hindarkan pemakaian ponsel di tempat-tempat yang dilarang seperti rumah sakit, pesawat terbang. Selain itu selalu berhati-hati saat Anda memakai hape di tempat-tempat umum seperti terminal, stasion, jalan umum, karena biasnya di tempat-tempat seperti itu kejahatan mudah sekali timbul tanpa kita sadari.
* Terakhir selalu letakkan ponsel di tempat dengan temperatur yang stabil dan normal sehingga tidak terjadi kondensasi dan kerusakan ponsel akibat suhu yang terlalu tinggi atau rendah.

Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

TIPS Membeli dan Memilih Hape/Ponsel Bekas/Scond



Anda mau beli hape/ponsel tapi duit cekak? Anda kebelet pengin punya hape tapi ortu gak punya fullus? Anda ngiler liat hape teman anda merk terbaru sementara hape anda merk jadul? inga, inga, inga, anda tidak perlu memaksakan diri membeli hape anyar. Anda tidak perlu juga merengek kepada bonyok (bokap dan nyokap) elu minta uang buat beli hape incaran elu. Lho koq jadi anak betawi gini sih ngomongnya...Anda bisa memebeli hape bekas/scond yang harganya lebih murah/miring daripada harga hape anyar.

Membeli sebuah handphone second atau bekas memang ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, harga handphone second lebih murah dibandingkan dengan handphone baru. Namun sisi negatifnya justru kadang lebih banyak, mulai dari kondisi fisik handphone yang sudah pasti bakal ada bekas goresan disana-sini (tidak mulus), terus baterai yang terkadang nge-drop, sampai kepada masalah layar, speaker dan mungkin kamera yang bermasalah (banyak bercak dan noise pada hasil foto).



Nah, berikut ini saya berikan secara gratis tisss gak perlu bayar beberapa tips yang perlu anda hafalkan dan renungkan sebelum anda membeli handphone second bin bekas:

* Cek kelengkapan mulai aksesories, Dus, Buku manual sampai kepada headset.
* Cek Imei, pastikan imei yang tertera di Dus sama dengan imei yang tertera di handphone (untuk mengecek imei akses menu *#06#).
* Cek kondisi fisik handphone, apakah ada goresan atau tidak, bila cassingnya sudah diganti, pastikan bahwa anda mendapatkan juga cassing originalnya.
* Lihat label garansi yang terdapat pada handphone, meskipun mungkin garansinya telah habis Tes handphone dengan melakukan pembicaraan secara real.
* Pastikan suara incoming dan outgoingnya lancar dan jelas artinya pastikan anda bisa mendengar dengan jelas suara orang ditelepon maupun sebaliknya, lawan bicara anda bisa mendengar dengan jelas suara anda. Cek volume ringtone atau nada dering, mulai dari volume terkecil sampai maksimal.
* Cek kekontrasan layar LCD
* Cek kamera, lakukan beberapa kali pengambilan gambar maupun video. Pastikan handphone bisa menyimpan gambar atau video yang baru saja anda ambil dengan baik dan lancar, tanpa ada error. Juga pastikan kualitas gambar yang dihasilkan masih baik (trik sederhana, tutup lensa kamera dengan ujung jari anda dan lihat di layar, kamera yang masih dalam keadaan normal akan terlihat hitam bersih di layar, tidak ada bercak-bercak atau noise).
* Bila handphone tersebut dilengkapi fitur Bluetooth, jangan lupa tes pengiriman dan penerimaan file (foto, musik dll) lewat bluetooth.
* Tes handphone dengan memakai kartu operator yang berbeda-beda.
* ON dan OFF (matikan dan hidupkan) kembali handphone selama beberapa kali, untuk memastikan bahwa handphone dalam kondisi baik, lihat indikator baterai apakah ada perubahan signifikan atau tidak.
* Buka dan pasang lagi baterai selama beberapa kali, untuk memastikan bahwa kondisi baterai tidak ‘nge-drop’ ataupun handphone tidak ‘nguras’, selain itu juga lihat kondisi baterai, pastikan tidak ‘kembung’
* Cek kondisi mur, pastikan bahwa mur yang ada di handphone bukan bekas dibuka, juga cek ujung-ujung Layar, pastikan kondisinya baik.
* Pastikan bahwa setiap label yang tertera di handphone (terutama di bagian belakang baterai) masih utuh, tidak bekas dibuka.
* Tak usah segan dan malu untuk menanyakan kenapa Handphone second tersebut dijual? apakah ada masalah pada handphonenya atau mungkin karena alasan keuangan?





Anda mendapat 1 Pesan

Silakan Buka Pesan Sekarang di Sini

Penting!! Perlu Anda Baca:@ Bisnis Pulsa Paling Menguntungkan@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap@ Kumpulan Dongeng Anak@ Bukan Berita Biasa@ Trik dan rumus matematika@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah@ Tips dan Trik belajar yang efektif@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus@ Pasang Iklan gratis@ Kumpulan widget gratis@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah @ Seputar Koleksi Buku@ Seputar Resensi Buku@ Kumpulan tutorial Blog

Pesan untuk Para Suami

Pesan untuk Para Suami

Bila ada surga di dunia itu adalah rumah tangga yang bahagia, rumah tangga yang penuh dengan rasa sakinah, mawaddah dan rahmah. Dan bila ada neraka di dunia itu adalah rumah tangga yang hancur, suami istri saling menyalahkan, curiga, tidak saling mencintai dan jauh dari rasa sakinah mawaddah dan rahmah.

Saya awali pesan ini dengan menggambarkan kedua hal di atas. Dengan menikah Anda tidak saja mendapatkan seorang istri, tetapi Anda mendapatkan seluruh dunia. Sebagaimana kita ingat rasul bersabda bahwa sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah istri sholihah. Yang akan menjadikan rumah kita bak surga, baiti jannati. Sejak pernikahan ini, mulai saat ini sampai akhir hayat Anda insya Allah, istri Anda akan menjadi mitra, patner dan sabahat terbaik.Dengan dialah, Anda berbagi berbagai kejadian, melewatkan hari dan tahun bersama. Dengannya lah Anda berbagi suka, duka, impian, harapan dan juga kecemasan. Ketika Anda sakit, dialah yang akan merawat, ketika Anda memerlukan pertolongan dia akan mengupayakan semua yang dia bisa lakukan bagimu. Ketika Anda berbagi rahasia padanya, dia akan menjaga rahasia itu dengan amanah; ketika Anda perlu nasehat, dia akan memberikan nasehat yang terbaik. Dan dia akan selalu bersamamu.

Ketika terbangun di pagi hari, yang pertama mata Anda lihat adalah dia. Dia akan selalu bersamamu, dan jika pada suatu waktu dia tidak ada di sisimu, maka secara emosi dia ada bersamamu. Dia memikirkan, berdoa untuk kebaikanmu dengan sepenuh hati, dan Anda ada dalam pikiran, doa dan hatinya. Ketika Anda tidur di malam hari, terakhir yang Anda lihat adalah dia; dan ketika Anda bermimpi, anda akan melihatnya dalam mimpimu. Kamulah dunianya dan dialah duniamu.

***

Hubungan antara seorang suami istri merupakan hubungan yang sangat penuh dengan hal yang mengagumkan. Tidak mudah digambarkan dengan kata-kata, betapa rasa cinta, kasih sayang, keintiman, kedamaian serta kesejukan yang ada mengisi hati kedua pasangan manusia.
Penjelasan rasional adalah bahwa semua inilah anugerah dari Allah, dan semua itulah kehendak Allah. Dengan semua kuasa dan kehendakNya, Dialah yang menciptakan dan membuat perasaan ini hadir di hati pasangan suami istri.

Allah mengingatkan kepada manusia yang mencari keberadaanNya bahwa salahsatu tanda-tanda kekuasaanNya adalah Dia menjadikan rasa kasih dan sayang. Allah berfirman: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Diamenciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamucenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapattanda-tanda bagi kaum yang berpikir". (QS. 30:21)

Tetapi hati manusia bukanlah sesuatu yang statis, tetapi sangat dinamis.Perasaan dapat berubah setiap waktu. Dan cinta pun dapat terbang dan hilang.Ikatan pernikahan pun bisa menjadi lemah bila tidak dijaga dengan baik dan kebahagian di dalam rumah tangga pun tidak bisa dijamin akan berlangsung terus. Perlu usaha dari kedua belah pihak suami istri untuk saling menjaga keberlangsungan cinta dan kasih mereka. Ibarat sebuah pohon, tanahnya perludirawat, dijaga dan dipupuk.

***

Oleh karenanya, inilah sedikit pesan dari saya bagi Anda para suami;

Di dunia kita, kita hidup di kehidupan yang sibuk dan melelahkan di kelilingi oleh berbagai macam schedule dan deadline. Bagi pasangan, ini artinya kemungkinan Anda tidak bisa meluangkan waktu bersama-sama dan berada sendiri di tengah-tengah kesibukan kerja dan komitmen tugas. Anda jangan membiarkan hal ini terjadi terus menerus. Cobalah sesekali Anda luangkan waktu untuk melakukan kegiatan secara periodik dengan istri Anda. Ingat rasul juga pernah meluangkan waktunya untuk berlomba lari dengan Aisyah r.a.
Keluar dengan istri sesering mungkin, lakukan aktivitas bersama, mengunjungi teman bersama, piknik bersama atau sekedar berbelanja di mall bersama.

Selalu jaga romantika dalam hubungan Anda. Kehidupan modern hampir mengubah kita menjadi robot atau mesin teknologi tinggi tanpa emosi. Menunjukkan emosi dan perasaan yang Anda rasakan perlu untuk menjaga ikatan pernikahan terhindarkan dari berkarat, peluruhan. Sebagaimana rasul bersabda untukmenunjukkan rasa kasih dan sayang pada saudara yang kita cintai, "Katakanlah kepadanya kalau engkau mencintai saudaramu," sebuah hadist untuk menunjukkan cinta kepada teman karena ikatan ukhuwah. Terlebih lagi bila istri kita yang terikat dengan ikatan suci pernikahan, nyatakanlah.

Jangan meremehkan hal-hal penting yang terlihat kecil, seperti membawakan belanjaannya, memijit bahunya atau membukakan pintu mobil dan sebagainya. Ingatlah bahwa rasul pernah menyediakan kakinya untuk membantu istrinya naik ke atas unta.

Usahakanlah untuk menyediakan waktu sholat berjamaah dengan istri.
Memperkuat hubungan Anda dengan Allah merupakan jaminan terbaik agar pernikahan Anda akan selalu terjaga kuat. Merasakan kedekatan dan kedamaain dalam hubungan Anda dengan Allah akan terimplikasikan dalam hubungan Anda dengan istri di rumah. Ingatlah bagaimana rasul memberikan apresiasi yang sangat besar bagi pasangan yang bangun malam hari untuk sholat layl (sholat malam/tahajjud) bersama atau seorang istri/suami yang membangunkan pasangannya untuk sholat layl sekalipun dengan memercikkan air di muka pasangannya.

Lakukan usaha terbaikmu untuk menjadi terbaik bagi istri dengan kata-kata dan dengan perbuatan. Bicaralah padanya dengan baik, senyum padanya, minta nasehatnya, mintalah pendapatnya, dan luangkan waktu yang berkualitas dengannya dan selalu ingat bahwa rasul bersabda "Yang terbaik diantara kamu adalah terbaik memperlakukan istrinya".

Adalah hal biasa yang terjadi dimana pasangan berjanji untuk mencintai dan menghormati istri/suaminya sampai maut memisahkan mereka. Saya percaya bahwa janji ini adalah baik dan sangat baik.
Tetapi hal ini tidak cukup. Anda harus mencintai apa yang dicintai istri Anda. Keluarganya, dan hal-hal yang dia cintai harus menjadi kecintaan Anda pula.

Tidak cukup pula mencintainya sampai maut memisahkan. Cinta tidak boleh mati dan kita percaya bahwa ada kehidupan akhirat, kehidupan setelah mati. Dan insya Allah, akan dipertemukan kelak di akhirat.
Sebagaimana rasul mencintai Khadijah istrinya yang telah menemani beliau selama 25 tahun, beliau terus menerus mencintai khadijah dan mengingatnya. Setelah kematian khadijah beberapa tahun berselang, rasulullah tidak pernah melupakannya bahkan sanak kerabat dan teman khadijah beliau utamakan yang terkadang membuat Aisyah cemburu.

Cintailah istri Anda, dan apa yang dicintainya. Cintailah ia tidak hanya sampai maut memisahkan tetapi sampai Anda dikumpulkan bersama kelak di akhirat, insya Allah.

Semoga nasehat atau ajakan ini dapat menambah kecintaan Anda dan kecintaan istri Anda.


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Wasiat Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib Ra

Wasiat Nabi Muhammad saw, kepada Ali bin abi thalib ra.

WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.;

Wahai Ali, bagi orang ‘ALIM itu ada 3 tanda-2 nya:

1. Jujur dalam berkata-kata.
2. Menjauhi segala yg haram.
3. Merendahkan diri.

Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda-2 nya:

1. Merahasiakan ibadahnya.
2. Merahasiakan sedekahnya.
3. Merahasiakan ujian yg menimpanya.

Wahai Ali, bagi org yg TAKWA itu ada 3 tanda-2 nya:

1. Takut berlaku dusta dan keji.
2. Menjauhi kejahatan.
3. Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.

Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda-2 nya:

1. Mengawasi dirinya.
2. Menghisab dirinya.
3. Memperbanyakkan ibadah kepada Allah s.w.t.

Uang 50.000 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

60 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk Chatting atau browsing Facebook.

Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak banyak yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.

Sepuluh Wasiat Untuk Istri

Istri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya. Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan berkeluarga. Berikut ada beberapa wasiat untuk mereka yang berhasrat menjadi istri yang mendambakan keluarga bahagia. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.

1.Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat

Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah. Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncang kerajaan. Oleh karena itu jangan engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah.

Wahai hamba Allah....jagalah Allah maka Dia akan menjagamu beserta keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan menceraiberaikan keutuhannya.

Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata:"Aku mohon ampun kepada Allah..itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku).."Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:

-Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar.

-Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya dan sum'ah.

-Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman, "Wahai orang-orang yang briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan"(QS. Al Hujurat: 11).

-Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Rasulullah bersabda:"Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya"(HR. Muslim).

-Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.

-Meniru wanita-wanita kafir. Rasulullah bersabda:"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka"(HR. Imam Ahmad dan Abu Daud serta dishahihkan Al-Albany).

-Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.

-Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah).

-Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan yang mendesak.


2.Berupaya mengenal dan memahami suami

Hendaknya engkau berupaya memahami suamimu. Apa -apa yang ia sukai, berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang ia benci, berupayalah untuk menjauhinya dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khalik (Allah 'Azza Wajalla).


3. Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.

Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah bersabda:"Seandainya aku boleh memerintahkanku seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya"(HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albany).

Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Rasulullah bersabda:"Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali"(HR. Thabrani dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albany).

Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu. Dengan ketaatanmu pada suami dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjdai sebaik-baik wanita (dengan izin Allah).


4.Bersikap qanaah (merasa cukup)

Kami meninginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan untuknya baik itu sedikit ataupun banyak.

Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya wanita salaf radhiallahu 'anhunna.Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu??? Ia berkata pada suaminya:"Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa bersabar dari api neraka."


5. Baik dalam mengatur urusan rumah tangga, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya.

Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.


6.Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya.

Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.


7.Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.

Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam duka cita dan kesedihannya. Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul Mukminin, Khadijah radhiallahu 'anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia telah meninggal dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi sepanjang hidup beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh panjangnya masa. Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali pertama:" Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menaggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran".(HR. Mutafaq alaihi, Bukhary dan Muslim).


8.Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaannya.

Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan keutamaan dan kebaikannya kepadamu.


9.Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).

Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya. Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapapun, maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Saudariku, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar'I seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti atau orang yang engkau harapkan nasehatnya.


10.Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan.

Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya. Padahal Rasulullah telah melarang hal itu dalam sabdanya:"Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya"(HR. Bukhary dalam An-Nikah).


"Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata suaminya. Semoga Allah memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan rahmatNya. Amin."


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Sepuluh Wasiat Untuk Istri

Sepuluh Wasiat Untuk Istri

Istri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya. Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan berkeluarga. Berikut ada beberapa wasiat untuk mereka yang berhasrat menjadi istri yang mendambakan keluarga bahagia. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.

1.Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat

Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah. Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncang kerajaan. Oleh karena itu jangan engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah.

Wahai hamba Allah....jagalah Allah maka Dia akan menjagamu beserta keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan menceraiberaikan keutuhannya.

Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata:"Aku mohon ampun kepada Allah..itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku).."Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:

-Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar.

-Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya dan sum'ah.

-Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman, "Wahai orang-orang yang briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan"(QS. Al Hujurat: 11).

-Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Rasulullah bersabda:"Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya"(HR. Muslim).

-Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.

-Meniru wanita-wanita kafir. Rasulullah bersabda:"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka"(HR. Imam Ahmad dan Abu Daud serta dishahihkan Al-Albany).

-Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.

-Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah).

-Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan yang mendesak.


2.Berupaya mengenal dan memahami suami

Hendaknya engkau berupaya memahami suamimu. Apa -apa yang ia sukai, berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang ia benci, berupayalah untuk menjauhinya dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khalik (Allah 'Azza Wajalla).


3. Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.

Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah bersabda:"Seandainya aku boleh memerintahkanku seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya"(HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albany).

Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Rasulullah bersabda:"Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali"(HR. Thabrani dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albany).

Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu. Dengan ketaatanmu pada suami dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjdai sebaik-baik wanita (dengan izin Allah).


4.Bersikap qanaah (merasa cukup)

Kami meninginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan untuknya baik itu sedikit ataupun banyak.

Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya wanita salaf radhiallahu 'anhunna.Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu??? Ia berkata pada suaminya:"Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa bersabar dari api neraka."


5. Baik dalam mengatur urusan rumah tangga, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya.

Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.


6.Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya.

Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.


7.Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.

Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam duka cita dan kesedihannya. Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul Mukminin, Khadijah radhiallahu 'anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia telah meninggal dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi sepanjang hidup beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh panjangnya masa. Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali pertama:" Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menaggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran".(HR. Mutafaq alaihi, Bukhary dan Muslim).


8.Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaannya.

Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan keutamaan dan kebaikannya kepadamu.


9.Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).

Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya. Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapapun, maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Saudariku, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar'I seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti atau orang yang engkau harapkan nasehatnya.


10.Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan.

Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya. Padahal Rasulullah telah melarang hal itu dalam sabdanya:"Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya"(HR. Bukhary dalam An-Nikah).


"Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata suaminya. Semoga Allah memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan rahmatNya. Amin."


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Sedekah Yang Pahalanya Terus Mengalir

Sedekah Yang Pahalanya Terus Mengalir

Dari Abu Hurairah RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW, telah bersabda : “Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal : amal jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo’akannya” (HR. Bukhari, dalam Adabul Mufrad).

Berikut contoh konkrit sadaqah (amal) jariah yang pahalanya terus mengalir walaupun si pemberi sadaqah telah wafat :

1. Berikan Al-Quran pada seseorang, setiap saat Al-Quran tersebut dibaca, anda mendapatkan kebaikan.
2. Ajarkan seseorang sebuah doa. Pada setiap bacaan doa itu, anda mendapatkan kebaikan.

3. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, anda mendapatkan kebaikan.
4. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau hewan berlindung dibawahnya atau makan buahnya, anda dapat kebaikan.
5. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
6. Berbagi bacaan yang membangun dengan seseorang.
7. Libatkan diri dalam pembangunan mesjid.
8. Berbagi CD Quran atau doa.
9. Bantulah pendidikan seorang anak.
10. Bagikan pengetahuan ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal di atas, Anda dapat kebaikan sampai hari kiamat.

Artikel penting lainnya:

Hikmah Bulan Ramadhan

Dalam Kitab Shahihain disebutkan, dari Aisyah ra, ia berkata: ”Bila masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah saw. mengencangkan kainnya, menjauhkan diri dari menggauli istrinya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.

(HR. Bukhari)


RAMADHAN YANG BERKUALITAS

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.

(QS al-Baqarah [2] 183).

Alhamdulillah segalah puji hanya pantas kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang masih berkenan mempertemukan kita lagi dengan bulan yang penuh dengan berkah, pahala serta ampunan. Sungguh beruntunglah kita mendapati bulan Ramadhan tahun ini, karena tidak semua kaum muslimin yang tahun kemarin bisa melaksanakan ibadah Ramadhan, pada tahun ini bisa melaksanakan kembali.

Ramadhan demi ramadhan telah kita lalui. Mungkin di antara kita sudah melalui Ramadhan 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun atau bahkan mungkin sudah ada yang melalui bulan ramadhan 60/70 tahun. Pertanyaannya sekarang, apakah bulan-bulan Ramadhan yang telah kita lalui sudah berkualitas? Ataukah Ramadhan kita selama ini hanya mengalir tak jelas begitu saja? Hanya memenuhi kewajiban puasa saja, tidak lebih dan tidak kurang? Atau bahkan kualitas amal dan ibadah Ramadhan dari tahun ke tahun semakin menurun?

Sebagai seorang muslim kesempatan yang diberikan oleh Allah Swt untuk meraih Titel orang-orang yang bertaqwa jangan dibuang sia-sia. Karena kesempatan-kesempatan tiap tahunnya adalah sangat berharga dan tidak mungkin dapat terulang kembali. Nah bagaimana dan apa yang harus kita lakukan agar ibadah puasa pada bulan Ramadhan kali benar-benar berkualitas.? Rasulullah SAW telah memberikan nasehatnya kepada kita kaum muslimin agar puasa kita benar-benar berkualitas. Seperti apa yang beliau sampaikan dalam khutbah pada malam terakhir bulan sya’ban menyambut datangnya bulan Ramadhan :

“Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat dan maghfirah; bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya paling utama. Malam-malamnya paling utama. Jam demi jamnya paling utama. Inilah bulan ketika kalian diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya.

Pada bulan ini nafas-nafas kalian menjadi tasbih, tidur kalian ibadah, amal-amal kalian diterima dan doa-doa kalian diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Tuhan kalian, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Dia membimbing kalian untuk melakukan shaum dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah pada bulan agung ini…

Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang tua. Sayangilah yang muda. Sambungkanlah tali persaudaraan. Jagalah lidah. Tahanlah pandangan dari apa yang tidak halal kalian pandang. Peliharalah pendengaran dari apa yang tidak halal kalian dengar…

Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosa. Angkatlah tangan-tangan kalian untuk berdoa pada waktu shalat. Itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah ‘Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!

Sesungguhnya diri kalian tergadai karena amal-amal kalian. Karena itu, bebaskanlah dengan istigfar. Punggung-punggung kalian berat karena beban (dosa). Karena itu, ringankanlah dengan memperpanjang sujud.

Ketahuilah! Allah Swt. bersumpah dengan segala kebesaran-Nya, bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan-Nya.

Wahai manusia! Siapa saja di antara kalian memberi buka kepada orang-orang Mukmin yang berpuasa pada bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu… Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya pada bulan ini, ia akan berhasil melewati sirâth al-mustaqîm pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) pada bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya pada Hari Kiamat. Siapa saja yang menahan kejelekannya pada bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang memuliakan anak yatim pada bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang menyambungkan tali silaturahmi pada bulan ini, Allah akan menghubungkannya dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang melakukan shalat sunnah pada bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Siapa saja yang melakukan shalat fardhu, baginya pahala seperti melakukan 70 shalat fardhu pada bulan lain. Siapa saja yang memperbanyak shalawat kepadaku padai bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Siapa saja pada bulan ini membaca satu ayat Alqur’an, pahalanya sama seperti mengkhatamkan Alqur’an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagi kalian. Karena itu, mintalah kepada Tuhan kalian agar tidak pernah menutupkannya bagi kalian. Sesungguhnya pintu-pintu neraka tertutup. Karena itu, mohonlah kepada Tuhan kalian untuk tidak akan pernah membukakannya bagi kalian. Sesungguhnya setan-setan terbelenggu. Karena itu, mintalah agar mereka tak lagi pernah menguasai kalian.

Wahai manusia! Sesungguhnya kalian akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyâm pada malam harinya suatu tathawwu’.

Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu amal kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.

Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada Mukmin di dalamnya.

Siapa saja yang memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang berpuasa, yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang…

Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Siapa saja yang meringankan beban dari budak sahaya, niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.

Karena itu, perbanyaklah empat perkara pada bulan Ramadhan: dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhan kalian; dua perkara lagi yang sangat kalian butuhkan. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampunan kepada-Nya. Dua perkara yang sangat kalian butuhkan ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.

Siapa saja yang memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Nya, dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR Ibnu Khuzaimah).

Sungguh benar, Jika bulan Ramadhan adalah bulan yang setiap detik, menit, jam, dan hari-harinya penuh dengan keutamaan. Keutamaan-keutamaan tersebut Secara singkat antara lain :

Pertama: Ramadhan membentuk pribadi Mukmin yang taat secara total kepada Allah SWT dan Rasulullah saw. dalam seluruh perkara yang diperintahkan ataupun yang dilarang-Nya. Tidak ada keraguan di dalam hatinya untuk menjalankan Islam secara kâffah (menyeluruh), baik dalam hal akidah maupun hukum-hukum yang lain seperti: hukum ibadah, makanan, minuman, pakaian, sosial, politik, ekonomi, budaya, pemerintahan, dan lain sebagainya. Mereka siap untuk mengikuti wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dengan ikhlas dan tawakal.

Kedua: di sisi lain, pada bulan Ramadhan, Allah SWT menurunkan wahyu berupa Alqur’an pertama kali. Wahyu inilah yang merupakan sumber hukum untuk dijadikan pemimpin dan pemandu kehidupan. Dengan tegas, Allah SWT berfirman:

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alqur’an sebagai petunjuk (hudan) bagi manusia, penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu (bayyinat) dan pembeda (furqân) (antara haq dan batil). (QS al-Baqarah [2]: 185).

Ayat ini menjelaskan, bahwa Alqur’an diturunkan oleh Allah SWT sebagai petunjuk bagi umat manusia yang mengimaninya; dalil yang jelas dan tegas bagi mereka yang memahaminya, yang terlepas dari kebatilan dan kesesatan; juga merupakan pembeda antara yang haq dan batil, halal dan haram (Lihat: Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm, I/269).

Alqur’an bukan kumpulan pengetahuan semata, tetapi juga petunjuk hidup bagi manusia. Alqur’an tidak hanya sekadar dibaca dan dihapalkan saja, melainkan harus dipahami dan diamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Nabi saw. dalam berbagai hadisnya menegaskan, bahwa siapapun yang berpegang pada Alqur’an dan as-Sunnah tidak akan tersesat selama-lamanya. Allah SWT berfirman:

Apa saja yang diperintahkan oleh Rasul, ambillah; apa saja yang dilarang olehnya, tinggalkanlah! (QS al-Hasyr [59]: 7).

Ketiga: Allah sungguh Maha Adil, Maha Bijaksana, dan Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Dalam bulan Ramadhan pintu ampunan dibuka oleh Allah selebar-lebarnya, setan-setan dibelenggu agar tidak bisa menggoda manusia untuk berbuat mungkar, pintu-pintu surga dibuka lebar-lebar, dan berbagai kenikmatan Allah dicurahkan. Dalam bulan ini juga terdapat satu malam yang lebih baik daripada 1000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar. Pada malam tersebut untuk pertama kalinya diturunkan Alqur’an kepada Rasulullah saw. sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia; bukan hanya bagi kaum Muslim saja, tetapi juga berlaku bagi umat selain Islam. Itulah tanda rahmatan lil ‘alamin-nya Islam.

Seiring waktu, mungkin aktivitas keseharian dan kesibukan duniawi telah menjadikan energi untuk bertakwa itu melemah. Supaya penurunan itu tidak sampai kebablasan, energi takwa itu perlu selalu di-charge. Ramadhan bisa dijadikan sebagai salah satu momentum untuk men-charge kembali energi itu. Dengan itu, selepas Ramadhan kita tetap bisa mewujudkan ketakwaan sepenuhnya, bukan malah sebaliknya; ketakwaan kita makin melemah, bahkan nyaris hilang selepas Ramadhan. Na’ûdzu billâh min dzâlik.

Wallâhu a‘lam bi ash-shawâb.


Nabi SAW adalah orang yang paling dermawan, dan Beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan (H.R. Bukhari)


Dari Abu Hurairah r.a. dan Abu Said r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:

Tiada suatu kaum pun duduk-duduk sambil berzikir kepada Allah melainkan dikelilingi oleh para malaikat dan ditutupi oleh rahmat serta turunlah kepada mereka itu ketenangan di dalam hati mereka dan Allah mengingatkan mereka kepada makhluk-makhluk yang ada di sisinya yakni disebutkan-sebutkan hal ehwal mereka itu di kalangan para Malaikat.

(H.R. Riwayat Muslim)


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Managemen Waktu: Waktu yang tercuri


Waktu yang Tercuri

Setan mengadakan konferensi iblis, syaitan dan jin. Dalam pembukaannya konferensi tersebut dikatakannya: “Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke masjid. Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur’an dan mencari kebenaran. Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan tuhan mereka Allah dan pembawa risalahNya Muhammad. Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh. Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke masjid; biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka, TETAPI CURI WAKTU MEREKA, sehingga mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah”.

“Inilah yang akan kita lakukan,” kata iblis. “Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!” “Bagaimana kami melakukannya? ” tanya para hadirin yaitu iblis, syaitan, dan jin. “Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka, dan ciptakan tipu daya untuk menyibukkan fikiran mereka,” jawab sang iblis.

“Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG,BERHUTANG DAN BERHUTANG. Bujuk para istri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 – 12 jam seminggu, sehingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong. Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka”.

“Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja. Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan di rumah. Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkendaraan”.

“Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC dirumah sepanjang hari. Bunyikan musik terus-menerus di semua restoran maupun toko-toko di dunia ini. Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya.”

“Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid. Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari. Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan dij alanan. Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan”.

“Muat gambaran wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit mulus di majalah dan TV, untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka. Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka sering sakit kepala”.

“Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari di luaran” Hal inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga”.

“Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat. Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ketempat-tempat hiburan, fitness, pertandingan- pertandingan, konser musik dan bioskop.”

Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK.

“Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa.”

“Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah. Dan dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah).”

“PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL. RENCANA YANG BAGUS.”

Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas MEMBUAT KAUM MUSLIM MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT, DAN SENANG HURA-HURA. Dan hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah Sang Pencipta. Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya.

Sekarang pertanyaannya adalah, APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL? ANDALAH YANG MENENTUKAN!!!

Sumber: hilmiarifin.com

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Pendidikan Keluarga: Bermain dengan Ayah

Bermain dengan Ayah


"Sering orang mencoba menjalani hidup secara terbalik; mereka mencoba memiliki lebih banyak barang, lebih banyak uang, agar dapat mengerjakan hal yang mereka inginkan lebih banyak, agar mereka lebih bahagia. Sebenarnya, jalan yang benar adalah kebalikannya. Engkau pertama-tama harus menjadi dirimu yang sesungguhnya, lalu melakukan apa yang perlu kau lakukan, agar dapat lebih banyak memiliki hal-hal yang kau inginkan." (Margaret Young).

Sore itu, cuaca begitu cerah. Pak Zaenal seperti biasa setelah shalat Ashar, baru pulang dari kantor. Begitu sampai di rumah, Pak Zaenal mengucapkan salam dan membuka pintu rumah. Di sana, didapati putri kesayangannya, Alifia (5 th), yang sedang menunggu dan menyambut dengan antusias atas kehadiran ayahnya. Anak ini, seakan-akan tidak mempedulikan kondisi ayahnya. Biar kondisi ayahnya capek, lelah, dan perlu istirahat. Pokoknya dalam pikirannya hanya ada satu kata, yaitu "bermain dengan ayah". Dalam pikirannya, bermain dengan ayah adalah sesuatu yang paling menyenangkan. Dalam keadaan itulah, biasanya hati Pak Zaenal luluh untuk menuruti kemauan anaknya.

Dan Pak Zaenal menghibur dirinya dalam hati dengan ucapan, "Bukankah saya selaku orang tua harus mampu memposisikan pikirannya dengan pikiran si anak. Lagi pula kita selaku orang tua harus mampu memformulasikan rasa lelah, bijaksana, emosi anak, mendidik, dan hiburan menjadi satu bentuk amal keikhlasan," ucap hatinya. Akhirnya, terciptalah kebersamaan Pak Zaenal dengan anaknya. Keduanya bermain-main naik sepeda keliling rumahnya. Hilang sudah "rasa lelah" Pak Zaenal, berganti keceriaan yang tiada tara, baik dirinya maupun anaknya. Dan seperti biasanya, saat bermain itulah Pak Zaenal tidak lupa menyelipkan tarbiyah tentang kehidupan kepada anaknya. Hiburan merupakan kebutuhan tambahan yang cukup memberi andil dalam perkembangan anak.

Dari aktivitas hiburan ini, akan terbentuk penyegaran pikiran dan fisik. Ialah obat dari kejenuhan rutinitas hidup seseorang. Baik bagi suami, istri, maupun anak. Dalam koridor seperti itu, biasanya emosional orang tua menjadi luluh. Orang tua memenuhi keinginan seorang anak untuk mendapat hiburan. Hiburan apa? Seperti yang terjadi pada Pak Zaenal, ternyata di luar dugaannya. Sang anak hanya ingin naik sepeda. Dengan naik sepeda keliling lingkungan RT, wajah sang anak begitu terlihat bahagia. Begitu juga pada keluarga lain, anak-anak itu sebenarnya tidak menuntut banyak tentang jenis hiburannya.

Tapi, dirinya ingin bermain dengan kemampuan orang tuanya. Bisa dikatakan langkah Pak Zaenal itu, adalah sesuatu yang menjadi ikon pribadi seorang ayah yang bijaksana. Karena menurut Margaret Young, sering orang mencoba menjalani hidup secara terbalik; mereka mencoba memiliki lebih banyak barang, lebih banyak uang, agar dapat mengerjakan hal yang mereka inginkan lebih banyak, agar mereka lebih bahagia. Sebenarnya, jalan yang benar adalah kebalikannya. Engkau pertama-tama harus menjadi dirimu yang sesungguhnya, lalu melakukan apa yang perlu kaulakukan, agar dapat lebih banyak memiliki hal-hal yang kau inginkan. Naik sepeda, begitu sederhana. Tak perlu biaya banyak dan relatif setiap orang tua mampu melakukannya.

Tapi, hal sederhana itu, justru subhanallah, besar manfaatnya. Di antaranya, bagaimana kita bisa mengajarkan rasa syukur nikmat, menghormati orang lain, aktivitas amaliah di dunia, dan lainnya. Tarbiyah itu, tentu masih dalam jangkauan pikiran dan bahasa anak-anak seusianya. Salah satu kesan menghibur anak dengan naik sepeda itu adalah proses mendidik anak untuk mensyukuri nikmat. Aktualisasi rasa syukur nikmat itu secara sederhana, kita bisa mencontohkan misalnya bagimana seorang manusia yang diberi anggota tubuh yang sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya; terciptanya hewan, tumbuhan; adanya matahari, bintang, langit, awan, dan lainnya.

Atau berupa nikmat non materi seperti nikmat sehat dan adanya waktu senggang, sehingga kita bisa bermain. Pokoknya, pemberian kebutuhan hiburan kepada keluarga, lebih-lebih pada anak, adalah lebih utama dari yang lainnya. Rasulullah SAW bersabda, "Pemberian tambahan seseorang kepada keluarganya lebih utama daripada pemberian tambahan kepada orang lain, seperti kelebihan seseorang shalat berjamaah dibanding seseorang shalat sendiri." (HR. Ibnu Abu Syaibah). Wallahu a'lam.


Suatu Hari di Sebuah Angkot

Sebuah angkot, selebor jalannya. Cepat tidak, lambat pun tidak. Di pinggir tidak, di tengah pun tidak. Jika berhenti sesuka hati. Terhadap bunyi klakson yang marah ia seperti tuli. Terhadap akibat atas ulahnya ia tak peduli.

Saya pernah menjadi bagian dari orang yang jengkel itu. Tak cuma jengkel tapi marah. Betapa menyenangkan membayangkan sopir semacam ini diseret untuk kita caci-maki. Kepadanya harus diberi kuliah dan sumpah serapah betapa memakai jalan seenaknya adalah kejahatan.

Pertama ialah karena ia menganggap jalanan umum itu sebagai milik bapaknya. Kedua karena ulahnya bisa menimbulkan kemacetan. Ketiga karena kecerobohannya bisa menimbulkan kecelakaan. Tiga kejahatan sekaligus. Tapi paling menyedihkan adalah kejahatan keempat: bagaimana mungkin orang yang sudah begini jahat sama sekali tidak menyadari kejahatannya.

Maka adalah lebih menyenangkan lagi membayangkan orang itu diseret tidak sekadar untuk dicaci maki, tapi sudah layak dikeroyok ramai-ramai. Dihajar hingga kapok, dipaksa minta ampun dan meratapi dosanya. Membayangkan wajahnya yang takut dan kalah tentu akan menjadi kegembiraan. Maka untuk bisa membuat bayangan itu lebih nyata, angkot yang tengah berhenti sembarangan untuk mencari penumpang itu harus disalip, wajah sopir itu harus dilihat seutuhnya.

Hanya setelah wajah itu tertangkap, sejarah terpaksa harus berubah. Sopir itu ternyata tak lebih dari lelaki kecil, hitam, kusut dan kosong pula pandang matanya. Klakson yang hiruk-pikuk menghardiknya, bahkan tak sanggup mengatupkan mulutnya yang menganga. Sikap mulut yang menggambarkan betapa otak lelaki ini memang sedang kosong, terbang entah kemana.

Wajah itu pula yang memaksa saya menengok angkot tuanya dengan penumpang seorang saja. Dari jumlah penumpangnya, lalu terbayang berapa anak di rumahnya, berapa biaya sekolahnya dan apakah pendapatannya sebagai sopir cukup untuk menutup itu semua.

Imajinasi ini lalu bereskalasi, membesar sendiri. Pastilah di kampungnya, sopir ini juga sering diundang kondangan sambil menyumbang tatangga serta kolega. Dan undangan itu pasti tidak cuma satu atau dua, tapi bisa tiga, empat, lima... dan seterusnya. Dan ia pun pasti menyumbang dengan kepantasan. Bisa berlebih tapi jangan berkurang dari ukuran kewajaran.

Di sekolah, anak-anaknya pastilah juga anak-anak seperti pada umumnya yang harus bersepatu dengan merek seperti yang lazim dipakai teman sebaya. Sekolahnya pun pasti sekolah pada umumnya yang harus mengenal beli buku, bayar SPP dan uang saku. Karena Indonesia memang negeri umum. Artinya, keadaan orang tua boleh berbeda tapi anak-anak mereka harus menghadapi beban dan godaan yang sama.

Jadi yang boleh berbeda hanya soal status dan pendapatan orang tua saja. Bahwa jika sopir ini cuma mendapat sebegini adalah lumrah adanya. Bahwa jika pejabat itu mendapat sebegitu adalah cocok dengan ketinggian jabatannya. Engkau memang boleh berbeda tapi anak-anakmu tidak. Karena mereka bisa bertemu di sekolah yang sama dan menghadapi dunia yang sama. Apapun jenis penghasilanmu tak bisa mencegah laju pengaruh bagi anak-anakmu. Tak peduli apapun pebedaan statusmu, anak-anakmu bisa melihat iklan gaya hidup di televisi bersama, bisa sama-sama menonton sinetron Opera SMU yang ngetop tapi dituduh jiplakan itu.

Jadi, pantas saja jika sopir angkot itu kosong tatap matanya. Pantas saja jika hujan klakson tak dia dengar dan kemarahan itu tak ia rasa. Karena tekanan jalan raya itu ternyata pasti kecil saja dibanding tekanan hidupnya. Yang keliru akhirnya kita juga yang kerap menuntut orang-orang tertekan itu agar berbuat mulia. Sebagai penonton dari kejauhan, tuntutan kita kadang memang sering keterlaluan.


Kakek dan Cucu yang Menangis Bersama

Penertiban sebuah pasar menyisakan sebuah foto: seorang kakek memeluk cucu dan menangis bersama saat melihat tempat dagangan mereka digusur paksa. Kita tidak mengenal siapa cucu itu, tapi kita mengenal perasaannya. Ia pasti cucu yang tengah berduka demi melihat kakeknya menderita. Cucu yang demikian pasti cucu yang dekat dengan kakeknya. Kedekatan itu pasti bukti kalau mereka saling cinta.

Sejumlah ''kepastian'' berikutnya bisa dibangun lebih jauh. Karena kakek itu hanya pedagang buah kecil, cintanya pada sang cucu pasti juga diekspresikan dengan cara-cara yang kecil. Jika membawa oleh-oleh pun pasti dari kelas yang kecil saja. Karena semua sumber kasih sayang si kakek juga cuma berasal dari dagangan buahnya yang kecil. Kini sumber yang kecil itu telah porak poranda.

Cucu itu, perempuan, berkulit hitam, keriting dan sekitar 5 tahun usianya. Ia adalah anak-anak pada umumnya, yang selalu bisa mengingatkan setiap orang tua pada anaknya, setiap kakek-nenek pada cucunya. Anak-anak adalah sebuah melankoli, yang bisa membuat kita menangis tanpa harus menunggu mereka menjadi korban tragedi.

Ada jenis orang tua yang tak henti mengutuk diri sendiri setelah usai menghukum anaknya. Gara-gara rengekan panjang si anak, orang tua ini kalap. Dia ambil handuk, disabetnya punggung si anak bertubi-tubi. Tidak cukup menyakiti, tapi cukup membuat si anak menggigil ngeri. Bukan oleh kesakitan, tapi oleh ketakutan. Takut demi melihat orangtuanya bisa berubah garang secara tiba-tiba, sebuah kelakuan yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Si anak ini pun mengkerut dan hampir pingsan oleh luka di hatinya. Si orang tua sendiri menjadi kaget ketika kemarahannya reda. Sejak itu, ia selalu menangis setiap terbayang wajah anaknya yang kaget dan ngeri itu. Setiap bepergian ia selalu kepingin buru-buru pulang hanya untuk segera memeluknya.

Orang tua yang lain lagi malah dilanda kecengengan yang lebih tidak bermutu. Hanya karena si anak telah bisa menari di pentas Agustusan, orang tua ini bisa sesenggukan di belakang panggung. Sementara penonton tergelak ketika melihat si anak melakukan kesalahan, sang orang tua malah makin keras tangisnya. Geli, haru, takjub dan iba mengharu-biru hatinya.

Jenis orang tua yang lain lagi malah punya cara menangis yang lebih sederhana: berfantasi. Melihat anak-anak bersekolah dengan membonceng sepeda onthel bapaknya, tergencet lalu lintas yang ganas, diguyur debu, disembur asap knalpot dan dipanggang terik, menangislah dia. Melihat anak-anaknya lelap tidur di malam sepi, menangislah dia. Membayangkan ia gagal memberi pendidikan terbaik, membayangkan anaknya menjadi korban keganasan jalan raya, menderita karena hidup di zaman yang korup dan rusak, berurailah airmatanya.

Sungguh, untuk terharu pada anak-aak, manusia tak perlu menunggu mereka menjadi korban musibah. Padahal bangsa ini tak henti-hentinya menyiapkan musibahnya. Kita bisa membangun supermaket tapi tak becus menata lahan parkirnya dan ruwetlah akibatnya. Pemerintah bisa menetapkan seorang tersangka tapi ada saja ''anggota'' pemerintah yang selalu sibuk membela, menjenguk jika ia dipenjara, membezuk jika ia sakit. ''Silaturahmi sebagai sesama umat beragama.'' katanya. Maka kacaulah rakyat dibuatnya.

Padahal jika suatu bangsa telah memiliki dua hal: pemimpin yang egois dan pemerintah yang terpecah-belah, maka lengkaplah bakat bangsa itu sebagai biang musibah.

Jadi, masih akan banyak lagi anak-anak yang bersiap menjadi korban musibah. Padahal melihat mereka, kita akan selalu terkenang anak-anak kita sendiri.


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Untaian Kata Mutiara: Pendidikan Keluarga

Untaian Kata Mutiara

"Semulia-mulianya manusia adalah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat" (Khalifah Abdul Malik bin Marwan).

"Jangan mengukur kebijaksanaan seseorang hanya karena kepandaiannya berkata-kata, tetapi juga perlu dinilai buah fikiran serta tingkah lakunya"

"Jembatan menjadi penghubung antara dua buah kampung, perkawinan menjadi penghubung antara dua insan dan anak menjadi penghubung antara ibu dan ayah"

"kehidupan kita di dunia ini tidak menjanjikan suatu jaminan yang kekal. Apa yang ada hanyalah percobaan, kesabaran dan pelbagai peluang. Jaminan yang kekal abadi hanya dapat ditemui apabila kita kembali semula kepada Ilahi"

"Menjadi manusia merdeka bukan menjadi manusia yang tahu segala, tetapi menjadi manusia yang ketertundukannya kepada semua yang fana tidak melebihi ketertundukan kepada Allah Subhanahu Wata'ala, Laa Ilaha Illallah…"


Hidup sederhana bukanlah hidup dalam kemiskinan

Saudaraku yang dikasihi Allah hidup sederhana adalah hidup yang diajarkan Rasulullah SAW. Sudah seharusnya dalam kehidupan kita sehari – hari untuk selalu meneladani gaya hidup ala Rasulullah tercinta. Rasulullah makhluk yang paling mulia dimuka bumi ini adalah sebaik – baik contoh bagi umatnya.

Wahai saudaraku yang selalu rindu akan cinta Allah, pemilik jiwa – jiwa yang suci, hidup sederhana bukanlah berarti hidup susah dan senang menderita, tapi hidup yang mengerti mana kebutuhan dan mana keinginan, bukan berarti juga meninggalkan kesenangan dunia, bukan saudaraku…., tapi sadar bahwa setiap kesenangan pasti akan dimintai pertanggung jawaban, kita sering kali lupa bahwa kita akan mempertanggung jawabkan nikmat yang kita terima, seperti :

“ Kemudian sungguh, pada hari itu kamu akan ditanya tentang kenikmatan yang kamu peroleh hari ini ( yang kamu megah – megahkan di dunia itu )". ( QS. Al-Takatsur 102:8)

“ Maka keluarlah Qarun kepada kaumnya dalam kemewahannya berkatalah orang – orang yang menghendaki kehidupan dunia : “ moga – moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun .Sesungguhnya ia benar – benar mempunyai keberuntungan yang besar.”
Berkatalah orang – orang yang di anugerahi ilmu : “ kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang – orang yang beriman dan beramal saleh “. ( QS. Al- Qashash 28 : 79- 80 ).

“ Maka datanglah sesudah mereka, pengganti yang menyia – nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya sedikitpun”. (QS. Maryam 19 : 59-60).

Ayat diatas menerangkan keadaan orang yang bermegah – megahan dan di sibukkan oleh harta benda dan orang – orang yang mempunyai sifat selalu menuruti hawa nafsunya padahal Allah telah dengan tegas mengatakan :

“ Sesungguhnya manusia itu benar – benar dalam kerugian “. ( QS. Al – Ashr 103 : 2 )

Seperti umar Ibnu Khattab semasa menjabat menjadi khalifah, beliau lebih memilih menyisakan kesenangan untuk hari akhir dari pada kesenangannya sekarang. Umar berlaku demikian karena mencontoh sunah Rasulullah SAW. Ia bercerita: “ Aku pernah minta izin menemui Rasulullah, aku mendapatkan beliau sedang berbaring diatas tikar yang sangat kasar, sebagian tubuh beliau berada diatas tanah, beliau hanya berbantal pelepah kurma yang keras. Aku ucapkan salam kepadanya dan duduk di dekatnya, aku tidak sanggup menahan tangisku.
“ Mengapa engkau menangis, hai putra Khattab?” Rasulullah bertanya.
Aku berkata, “ Bagaimana aku tidak menangis, tikar ini telah menimbulkan bekas pada tubuh engkau. Engkau ini nabi Allah, kekasih-Nya, kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Padahal di tempat sana, Kisra dan Kaisar duduk diatas kastil emas, berbantalkan sutra”.
Nabi yang mulia berkata, “ mereka telah menyegerakan kesenangannya sekarang juga, kesenangan yang akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita unutk hari akhir kita. Perumpamaanku dengan dunia sepaerti seseorang yang bepergian pada musim panas, ia berlindung sejenak dibawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya”.( Hayat al- Shahabah 2: 352).

Ingatlah saudaraku, hidup dengan bermegah – megahan hanya akan membuat hati kita menjadi keras, sombong dan akan lebih menjauhkan diri kita dari cinta dan kasih Allah. Kondisi seperti ini adalah seburuk – buruk hati, bukankah Allah sangat membenci sesuatu yang serba berlebih – lebihan?

Al Muhasibi berbisik parau : Kesederhanaan adalah kemuliaan, kesederhanaan baru bisa terwujud kala kita menyadari bahwa hidup di dunia hanyalah persinggahan dari perjalanan panjang manusia menuju Tuhan.


Wanita Lain (The Other Woman)

Setelah menikah selama dua puluh satu tahun akhirnya kutemukan cara untuk menjaga agar cahaya cinta tetap bersinar.

Beberapa waktu yang lalu, aku keluar bersama wanita yang lain dari biasanya. Gagasan itu justru dari istriku sendiri.

"Aku yakin kau akan mencintainya," kata istriku.
"Tapi aku mencintaimu," protesku.
"Aku tahu itu, tapi kau juga akan mencintainya."

Sebenarnya wanita yang dimaksud istriku tidak lain adalah ibuku sendiri yang telah menjanda selama 19 tahun. Tuntutan pekerjaan dan tiga anakku membuatku jarang mengunjunginya.

Malam itu aku menelepon untuk mengajaknya kencan makan malam dan nonton bioskop.

"Ada apa? Kau baik-baik saja, kan?" ibuku balik bertanya.

Ibuku termasuk tipe orang yang beranggapan bahwa telepon di larut malam dan undangan mendadak adalah pertanda berita buruk.

"Kupikir akan sangat menyenangkan melewatkan waktu bersama Ibu," jelasku. "Hanya kita berdua saja."
Dia berpikir sejenak lalu berkata, "Aku setuju dengan rencanamu itu."

Jumat itu, setelah kerja, aku meluncur ke rumahnya untuk menjemput. Aku sedikit gelisah. Sesampainya di sana, kuperhatikan dia juga agak salah tingkah. Dia memakai mantel, menunggu di depan pintu. Rambutnya dikeriting dan memakai baju yang dikenakannya di ulang tahun perkawinannya yang terakhir. Dia tersenyum dengan wajah seberseri
bidadari.

"Aku bercerita kepada teman-temanku bahwa aku kencan dengan anakku. Mereka terkesan," katanya sambil memasuki mobil. "Mereka tidak sabar menunggu cerita pertemuan kita ini."

Kami pergi ke restoran yang cukup baik dan nyaman. Ibuku menggandeng tanganku seakan-akan ia adalah istri seorang presiden. Setelah kami duduk, kubaca menu. Mata ibuku hanya bisa melihat tulisan yang tercetak dengan huruf besar.

Selama makan kuperhatikan ibu selalu menatapku. Senyuman nostalgia tersungging di bibirnya.

"Biasanya, aku yang selalu membacakan menu ketika kau masih kecil," kata ibu.
"Sekarang santailah, biar aku yang ganti membaca untuk membalas kebaikan ibu," jawabku.

Selama makan malam, kami terlibat dalam pembicaraan yg mengasyikkan. Tidak ada yang istimewa, hanya tentang kejadian-kejadian terakhir dalam kehidupan kami berdua. Kami bicara banyak sampai lupa acara nonton film. Kemudian aku mengantarnya pulang.

"Aku akan keluar lagi bersamamu, tapi atas undanganku," kata ibuku.
"Kalau kau setuju?"

Aku segera menyatakan persetujuanku.

Sesampainya di rumah, istriku bertanya, "Bagaimana acara makan malammu?"
"Sangat menyenangkan. Jauh lebih menyenangkan dari yang kubayangkan," jawabku.

Beberapa hari kemudian ibuku meninggal dunia karena serangan jantung. Kejadian itu begitu mendadak sehingga aku tidak sempat berbuat apa-apa.

Kemudian aku menerima amplop ibuku yang berisi kwitansi tanda lunas dari sebuah rumah makan yang rencananya akan kami kunjungi berdua. Amplop itu juga berisi secarik surat yang berbunyi:

"Telah kubayar lunas. Mungkin aku tidak bisa ke sana bersamamu, tapi aku tetap membayar untuk dua orang: untukmu dan istrimu. Kau takkan pernah tahu arti malam itu bagiku. Aku mencintaimu."

Saat itu aku baru menyadari betapa pentingnya mengucapkan: "Aku Mencintaimu" dan memberi orang yang kita cintai waktu yang layak diterimanya.

Dalam hidup ini tak ada yang lebih penting dari Tuhan dan keluargamu.
Luangkan waktu yang layak bagi mereka karena hal itu tak dapat ditunda sampai waktu lain.


Perbaiki Persahabatan Yang Retak

Kesalahanpahaman dapat menganggu dan memutuskan hubungan persahabatan sekalipun persahabatan telah terjalin kuat. Kita semua butuh teman. Teman menjadi orang yang dapat diajak bicara dikala kita punya masalah dengan pasangan, ketika kita memiliki masalah di tempat kerja atau bahkan masalah di rumah sendiri. Teman dapat membantu kita melewati masa-masa sulit, menawarkan kita nasehat, memberikan kenyaman dan mendukung disaat kita lagi dirundung kesedihan.

Tetapi memiliki teman yang saling mengerti tidaklah muda dan terkadang kita lupa sebuah persahabatan membutuhkan beberapa perhatian dan kalau tidak, persahabatan bisa memudar dan kadang persahabatan mengalami ketidakseimbangan. Misalnya, satu teman anda hanya bisa berbicara saja atau hanya ingin selalu diperhatikan, dan anda menemukan perasan tidak aman, marah atau terabaikan.

Jika anda tidak mampu mengatasi, perasaan ini dapat merusak dan mengancam persahabatan. Tumbuh menjadi kekecewaan dan suatu saat bisa meledak atau anda menghindari dan akhirnya anda akan kehilangan teman baik.

Berikut beberapa tips untuk membantu anda mengatur dan memperbaiki hubungan persahabatan yang retak:

Berbicara
Jika anda tidak senang dengan sesuatu yang seorang teman katakan atau lakukan, katakan padanya dengan jelas. Anda harus tahu bahwa reaksi atau kata-katanya memiliki pengaruh pada anda. Ia mungkin akan defensif ketika anda mengatakan tetapi ada juga kemungkinan hal itu menjadi pembuka mata bagi dirinya setidaknya mengerti ketidaksenangan.

Ketika anda bertengkar
Jika anda berargumen dengan teman sampai terjadi ketegangan, berikan waktu untuk mendinginkan suasana tetapi jangan terlalu lama sebelum anda mengusulkan untuk bertemu minum kopi, nonton film atau aktivitas lain misalnya.

Tetap berhubungan
Anda harus selalu berhubungan dengan teman jika anda ingin menjaga persahabatan tetap hidup. Dan berikut beberapa cara yang perlu dilakukan:

- Sering kirim e-mail pada teman-teman anda, sekalipun hanya sebuah catatan singkat lebih baik daripada tidak.

- Telepon dan chat minimal sekali seminggu. Percakapan yang singkat lebih baik dari pada tidak sama sekali.

- Pergi ke tempat senam, olahraga bersama-sama, atau pergi ke supermarket atau ke pusat kecantikan bersama-sama.

- Bertemu dan makan siang bersama atau setidaknya minum kopi minimal sekali dalam satu minggu.


Berpikir dan Bertindak Demi Hari Esok

Jika Anda lebih menginginkan keberhasilan, Anda dapat memilikinya. Masa depan Anda dapat menjadi lebih cerah daripada semua yang Anda inginkan. Karena cara berpikir Anda mencerminkan cara Anda bertindak. Dan cara Anda bertindak menentukan bagaimana masa depan yang akan terbentang di depan Anda.
(Vernon Howard).

Pada suatu hari Bahlul sedang berjalan-jalan di sebuah jalan di kota Basrah. Tiba-tiba, ia melihat anak-anak tengah bermain dengan buah kemiri dan pala. Namun, di sana ada seorang anak yang hanya menonton teman-temannya sambil menangis. Bahlul menghampirinya dan berkata dalam hati, "Anak ini bersedih karena tidak memiliki mainan seperti yang dimiliki oleh anak-anak yang lain." Kemudian Bahlul berkata kepadanya, "Anakku, mengapa kamu menangis? Maukah aku belikan buah kemiri dan pala, sehingga kamu dapat bermain dengan teman-temanmu?"

Anak itu menatap Bahlul, lalu menjawab: "Hai orang yang kurang cerdas, kita diciptakan bukan untuk bermain-main." "Lalu untuk apa kita diciptakan?" tanya Bahlul.
Anak kecil itu menjawab, "Untuk belajar dan beribadah." Bahlul bertanya lagi, "Dari mana kamu memperoleh jawaban itu? Kiranya Allah memberkatimu".

Dia menjawab, "Dari firman Allah dalam QS Al-Mu'minun ayat 116, Apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakanmu untuk bermain-main dan bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"

Kisah antara Bahlul dan seorang anak itu, memberikan pelajaran bagi siapa pun. Bahwa manusia diciptakan untuk belajar dan beribadah. Demikian pula halnya dengan kehidupan berkeluarga. Kita tentu semata-mata harus membangunnya di atas dasar koridor belajar dan beribadah kepada Allah.

Betul, kalau setiap anak itu butuh bermain dalam hidupnya. Namun, tentu bermain yang mengandung dan mengarahkan si anak kepada proses belajar membangun aktivitas beribadah kepada Allah SWT. Apalagi, saat ini di sekitar kita begitu banyak tersebar aneka fasilitas dan informasi bermain yang ditawarkan pada anak-anak. Yang kadangkala kalau orang tua tidak hati-hati, permainan itu tidak islami dan bisa merusak akidah anak kita.

Di sinilah, barangkali perlunya peran serta dan kemampuan pola kebijakan orang tua dalam memilih teman bermain anak-anaknya. Dan sebenarnya, inti dari belajar itu adalah berpikir dan bertindak. Bukankah, perilaku yang diperbuat oleh tiap manusia, semata-mata diawali dari sebuah niat dan pola pikir dalam hati dan akalnya. Untuk itu, tiap orang tua dituntut agar niat dan akal anak-anaknya harus ditata dan dibina dengan baik agar melahirkan perbuatan yang dapat menjadi bekal dan penyelamat dalam menyongsong masa depannya.

Jadi, berpikir dan bertindak ini jelas-jelas akan menjadi kunci keberhasilan dari apa-apa yang kita inginkan, termasuk dalam pembentukan keluarga sakinah. Dalam hal ini, Vernon Howard mengungkapkan, jika Anda lebih menginginkan keberhasilan, Anda dapat memilikinya. Masa depan Anda dapat menjadi lebih cerah daripada semua yang Anda inginkan. Karena cara berpikir Anda mencerminkan cara Anda bertindak. Dan cara Anda bertindak menentukan bagaimana masa depan yang akan terbentang di depan Anda.

Untuk itu, bangunlah setiap saat pola pikir dan tindakan anak-anak kita sesuai etika dan perilaku islami. Karena menurut John Kehoe, melalui pengulangan, pikiran menjadi terpusat dan terarah serta kemampuannya dapat berlipat ganda setiap saat. Semakin sering diulang, semakin banyak tenaga dan kekuatan yang terkumpul dan semakin siap untuk diwujudkan.

Akhirnya, tidak ada jalan lain untuk menyongsong hari esok, selain setiap anggota keluarga Muslim harus betul-betul menyadari bahwa dalam hidup ini, kita harus memperhatikan bekal-bekal apa saja yang telah dipersiapkan dan diperbuat bagi kehidupan di hari esok. Allah berfirman, "dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)" (QS. Al-Hasyr: 18). Wallahu a'lam.





Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Pendidikan Anak: Apa Yang Dibutuhkan Anak Dari Orang Tua?

Apa Yang Dibutuhkan Anak Dari Orang Tua?

Salah satu ketakutan anak-anak saat ini dari orang tua mereka adalah menjadikan urusan anak sebagi pekerjaan temporer. Saat ini semakin jarang orang tua yang mau menghabiskan wakunya bersama-sama keluarga sebagai akibat kesibukan pekerjaan, misalnya.

Akibatnya kita seringkali terfokus pada perilaku anak-anak dan tidak pada perilaku yang kita miliki.Mengapa tidak melihat perilaku anda dari persfektif anak-anak? Dalam sebuah survei yang dilakukan terhadap 100.000 anak-anak, apa yang mereka paling inginkan dari orang tua mereka?

Berikut 10 jawaban yang dapat dijadikan evaluasi bagi para orang tua:

- Anak-anak ingin orang tua mereka tidak bertengkar didepan mereka
Anak-anak cenderung melakukan apa yang orang tuanya lakukan, tidak pada apa yang mereka katakan. Bagaimana anda mengatasi perbedaan ini? Apakah anda tidak setuju anak melihat pertengkaran anda menyerang oranglain atau mempertahankan diri sendiri? Hati-hati apabila orang tua melakukannya, kemudian anak-anak akan belajar bagaimana mengatur marah dan menyelesaikan konflik dengan cara yang orang tua contohkan.

- Anak-anak ingin orang tua memperlakukan setiap anggota keluarga sama
Memperlakukan anak sama bukan berarti memperlakukan mereka sama rata. Setiap anak memiliki keunikan dan masing-masing membutuhkan kasih sayang dan pengertian yang sama. Evaluasi hubungan orang tua dengan setiap anak.

- Orang tua yang jujur
Pernah anda para orang tua mengatakan sesuatu yang tidak jujur pada anak-anak? Orang tua mungkin tidak menyadari apa yang ia tengah contohkan pada anak-anaknya. Apakah orang tua mengatakan apa yang ia maksud adalah apa yang ia katakan?

- Orang tua yang toleran pada orang lain
Ketika orang tua toleran pada orang lain, anak-anak akan belajar sabar dengan siapa aja yang berbeda dengan mereka. Dalam cara apa orang memberi contoh toleransi pada anak?

- Orang tua yang ramah pada teman-teman mereka ketika berkunjung ke rumah
Jika pengelompokan terjadi di rumah, kemudian orang tua akan tahu dimana anak-anak berada. Pererat kebijakan pintu terbuka dan mengenal teman-teman mereka.

- Orang tua yang membangun semangat bersama dengan anak-anak
Ketika anak-anak masuk dalam usia remaja, orang tua yang memperat semangat bersama akan memiliki pengaruh lebih besar pada anak mereka.

- Orang tua yang mau menjawab pertanyaan anak
Pernahkah orang tua merasa bersalah ketika mengatakan, "sekarang ayah/ibu sibuk, kita bicaranya nanti saja." Kemudian nanti juga tidak pernah. Sisihkan waktu untuk menjawab pertanyaan anak dan ketika orang tua tidak mengetahui jawaban, akui dan menawarkan untuk mencari jawabannya.

- Orang tua yang menanamkan disiplin ketika dibutuhkan tetapi tidak dihadapan orang lain
Jangan menanamkan disiplin dihadapan orang lain terutama teman-temannya. Anak-anak menginginkan batasan tetapi jorang tua harus tahu kepan dan dimana menanamkan disiplin.

- Orang tua yang konsentrasi pada hal yang baik alih-alih sesuatu yang lemah
Lihat anak-anak sebagai puzzle potongan gambar yang tidak komplit dan konsentrasi pada membangun menjadi gambar yang indah alih-alih menghilangakn potongan gambar tersebut. Buat daftar kelebihan-kelibihan anak anda dan cari waktu yang tepat untuk menunjukkanya pada mereka.

- Orang tua yang konsisten
Orang tua seringkali tidak konsisten tetapi berusahalah untuk konsisten. Keadaan tidak konsisten dapat merusak anak-anak. Anak-anak harus tahu cinta dan batasan anda konsisten sehingga akan muncul rasa percaya pada orang tua.


Nakalnya Anak - Anak

Suatu hari seisi rumah dikejutkan oleh suara teriakan nyaring dari mulut seorang anak yg paling kecil di rumah itu

Anak : "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.."teriaknya yg tanpa dosa sudah membuat onar seisi rumah

Mama : "ade..! kenapa kamu teriak-teriak..?!" tegur mama yg sudah berlari ke luar dari kamar ingin melihat ada apa dengan buah hatinya.

Anak : "Ade teriak pake mulut ade sendiri, ade enggak pinjam mulut mama..?!" bantahnya sambil memonyongkan mulut kecilnya

Mama : "ooohh..gitu..?ya sudah..kamu teriak lagi yg keras, tapi awas..?!mama nda mau suara kerasmu itu masuk ketelinga mama..?! gangguin telinga mama aja..?!" mulai mama berargumen dengan anaknya yg selalu cari perhatian

Anak : " mama punya tangan..?!tutup aja telinga mama sama tangan mama sendiri, kalau enggak mau denger teriakan ade..?!" mulai anak mencari gara2

Mama : "Enak aja..kamu buat kerjaan mama lagi ya..?kamu nda lihat..tangan mama lagi dipake nulis sama mama..?atau kamu yg tutupin telinga mama sama tangan kamu, karena kamu yg pingin teriak kan..?tapi awas..kalau sampai teriakan kamu masih masuk ke telinga mama..?!" jawab mama mulai masuk ke logika anaknya dan langsung buat anak terdiam

--------------------

Hampir tiap hari sang mama selalu mendengar cerita2 dari sekolah anak2nya

Anak : "Ma..kayanya pak Ramli guruku itu banci dech ma..?" cerita anaknya yg tertua

Mama : "Emang..kamu tahu dari mana kalau pak Ramli itu banci..?" Tanya mama sambil merhatiin wajah anaknya dgn menyelidik

Anak : "hmm..itu mah..kalau lagi ngomong..tangannya pasti begini-begitu dech..?" ceritanya lagi sambil menirukan gaya banci yg biasa dilihat di TV

Mama : "ooohh..emang kalau banci.tangannya begini-begini ya..?" jawab mama sambil mengikuti gaya anak sebelumnya

Anak : "hehehe..enggak juga sich..ma..?tapi aneh aja lihat gayanya kaya tessy..?" jawab anak sambil tersenyum2 merhatiin mamanya yg sudah melotot

Mama : "lagi pula..kalau pak ramli banci, apa dia rugiin kamu..?" Tanya mama yg mulai berargumen sama anaknya yg besar

Anak : "nda sich ma..?" jawab anak yg mulai tertunduk sambil menahan senyum2

Mama : "masih mending pak ramli..walau disangka banci, dia masih bisa jadi guru..?lha kamu apa..?" Tanya mama lagi dan membuat anak terdiam

--------------------

Tiba2 mama dikejutkan oleh anaknya yg lari masuk kamar memanggil mamanya

Anak : "mama..beliin ade mainan di tukang mainan itu dong..?!" rengek anaknya yg kecil

Mama : "hari ini mama nda punya uang lebih untuk beliin mainan baru..nanti aja kalau mama sudah punya uang lebih ya..?" jawab mama sambil perhatikan anaknya yg suka protes

Anak : "pokoknya ade enggak mau tahu..?!ade mau mainan itu sekarang..!!" rengek anak lagi yg mulai dengan senjata tangisannya

Mama : "ya..udah beli aja sana..?" jawab mama santai

Anak : "mana uangnya, cepet ma..nanti abangnya keburu pergi..?!" pinta anak yg sudah mulai menarik baju mamanya

Mama : "Lho..emang yg mau beli mainan itu sekarang siapa..?" Tanya mama santai

Anak : "ya..ade lah.."

Mama : "ya..udah pake uang ade dong..?kan yg mau mainan ade dan bukan mama..?"

Anak : "ade kan enggak punya uang..?!pake uang mama dong..?!" jawab anak polos

Mama : "hehe..sama dong..?!mama juga nda punya uang sekarang..?kalau mau pake uang mama..tunggu sampe mama punya uang lagi ya..?" jawab mama sambil senyum2..

Anak : "mama jelek.!!" Protes anak yg memancing mama untuk menggodanya

Mama : "jelekkan ade dong..?kan ade keluar dari perut mama campur sama kotoran..?" goda mama yg melihat anaknya kesal

Anak : "jelek mama dari nenek..?! mama juga keluar dari perut nenek campur sama kotoran.?!" Teriak anak yg mulai kesal dan hanya membuat mamanya tersenyum2 sendiri

Mama : "yeee..mama kan nda katain nenek jelek..?" jawab mama sambil tertawa2 melihat anaknya yg mulai bingung

--------------------

Spt biasa pulang sekolah, pasti ada aja cerita yg disampaikan oleh anaknya yg tertua

Anak : "ma..aku kesal banget sama sherly tadi..?" cerita anak yg terlihat sekali wajah kesalnya

Mama : "hmm..memang si sherly buat apa sama kamu..?" Tanya mama datar

Anak : "tadi si sherly lempar uang untuk pengemis ke comberan..?!mentang2 dia pengemis, emang boleh apa lempar uang begitu..?!mending enggak usah ikasih aja kalau dilempar begitu..?!" kesal anak yg terlihat hampir
menangis.

Mama : "lalu..kamu bilang apa sama sherly..?" Tanya mama yg mulai merhatiin wajah anaknya yg mulai ingin menangis

Anak : "aku bilang..sherly kenapa kamu lempar uang itu ke comberan..?! terus jawab sherly..biarin aja, toch.dia Cuma pengemis..?" cerita anak yg akhirnya menangis

Mama : "terus.." Tanya mama yg serius merhatiin anaknya cerita

Anak : "akhirnya uang jajanku aku kasih ke sherly untuk gantiin uang yg dikasih ke pengemis itu..kasihan pengemis itu ma..dia turun ke comberan ambil uang itu..? aku bilang ke sherly..ini uangnya aku gantiin, baru kasih segitu aja pake dilempar..?!" cerita anak sambil terisak karena tangis

Mama : "hmm..harusnya kamu larang pengemis itu untuk ambil uang yg dicomberan, dan uang kamu itu yg kamu kasihkan ke pengemis dan biarkan si sherly yg ambil uang itu ke comberan..?" usul mama sambil menghapus air mata anaknya

Anak : "aku lupa ma..?" isak anak yg menyesali dirinya dan wajahnya sudah dipenuhi oleh air matanya

--------------------




Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog