Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Maulid Nabi: Belajar dari Kepemimpinan Rasulullah

Mencermati Kepemimpinan Rasulullah SAW


"Sesungguhnya terdapat dalam diri Rasul teladan yang baik bagi yang mengharapkan (ridha) Allah dan ganjaran di hari kemudian." (QS. Al-Ahzab : 21).

Keteladanan Rasulullah dalam memimpin tak diragukan lagi. Tindak-tanduk dan sepak terjang beliau dalam memimpin merupakan cermin pribadi mulia. Sebagai sosok pemimpin, beliau selalu mengedepankan nilai akhlak. Tataran ini kerap menjadi panutan generasi di masa dan sesudahnya.

Tataran akhlak yang ditampilkan Rasulullah bukan saja menjadi perisai kepribadian, melainkan juga mampu meluluhkan kekerasan hati siapa pun yang memusuhinya. Itulah sebabnya, Rasulullah dapat dikategorikan sebagai manusia istimewa. Keistimewaaan ini merupakan muara penyebarluasan rahmat bagi alam semesta.

Keistimewaan yang ada dalam diri Rasulullah dapat kita selusuri dari rangkaian ayat-ayat Al-Qur'an. Pada Al-Qur'an, kita temukan para nabi sebelum nabi Muhamad SAW selalu diseru oleh Allah SWT dengan nama-nama mereka, "Ya Adam..., Ya Musa..., Ya Isa..., dan sebagainya.

Tetapi terhadap nabi Muhamad SAW, Allah sering memanggilnya dengan panggilan kemuliaan, seperti "Ya ayyuhan Nabi..., Ya ayyuhar Rasul..., atau memanggilnya dengan panggilan-pangilan mesra, seperti "Ya ayyuhal muddatstsir, atau ya ayyuhal muzzammil (wahai orang yang berselimut)."

Kalau pun ada ayat yang menyebut namanya, nama tersebut dibarengi dengan gelar kehormatan. Perhatikan firman Allah dalam Al-Qur'an surat Ali Imran : 144, Al-Ahzab : 40, Al-Fath : 29, dan Al-Shaff : 6.

Dalam kaitan ini dapat dipahami mengapa Al-Qur'an berpesan kepada kita pada saat memanggil nama Rasul jangan seenaknya. "Janganlah kamu menjadikan panggilan kepada Rasul di antara kamu, seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian yang lain..." (QS. An-Nur : 63).

Keistimewaan lain yang dapat dipaparkan berkaitan dengan pola kepemimpinan Rasululluh. Pertama, pemimpin yang zuhud. Gambaran ini dapat kita simak dari salah satu riwayat, Rasulullah bersabda, "Tuhanku telah menawarkan kepadaku dengan menukar bukit-bukit di Mekkah menjadi emas. Tetapi aku mengatakan kepadaNya : Ya Allah, aku lebih suka makan sehari dan lapar pada hari berikutnya, jika aku dalam keadaan lapar, maka aku akan mengingatMu. Dan jika aku dalam keadaan kenyang, maka aku pun dapat memujiMu serta bersyukur atas nikmat-nikmatMu."

Kedua, pemimpin yang amanah dan profesional. Rasulullah pernah bersabda bahwa pemimpin adalah pelayan umat. Sikap amanah dan profesional Rasulullah ini diikuti oleh khalifah Abu Bakar. Sebelum menjadi khalifah, Abu Bakar RA adalah seorang pedagang kain, beliau selalu sibuk dengan dagangannya itu. Setelah beliau baru dilantik menjadi khalifah, pada esok harinya dengan membawa beberapa helai kain di tangannya, beliau berjalan menuju pasar untuk berjualan seperti biasa.

Ketika itu beliau berjumpa dengan sahabat Umar RA. Umar bertanya kepadanya, "Mau pergi ke mana engkau?" Abu Bakar RA menjawab, "Saya akan pergi ke pasar." Lalu Umar berkata lagi, "Jika kamu menyibukan diri dalam perdagangan di pasar, maka siapakah yang akan menjalankan tugas-tugas khalifah?"

Kemudian Abu Bakar menjawab, "Lalu bagaimana saya harus membiayai keluarga saya?" Umar berkata, "Marilah kita menjumpai Abu Ubaidah RA (Julukan Rasululllah sebagai penjaga amanah Baitul Mal) agar ia menentukan uang gajimu." Keduanya pun menjumpai Abu Ubaidah RA lalu ditetapkan tunjangan gaji bagi Abu Bakar sama dengan yang biasa diberikan kepada seorang Muhajirin, tidak kurang dan tidak lebih.

Pada suatu hari, istrinya berkata kepada Abu Bakar RA, "Saya ingin membeli sedikit manisan." Abu Bakar menjawab, "Saya tidak memiliki uang yang cukup untuk membelinya." Istrinya berkata, "Jika engkau ijinkan, saya akan mencoba untuk menghemat uang belanja kita sehari-hari, sehingga saya dapat membeli manisan itu." Akhirnya Abu Bakar pun menyetujuinya.

Maka mulai saat itu, istri Abu Bakar menabung sedikit demi sedikit uang belanja mereka setiap hari. Beberapa hari kemudian, uang itu pun terkumpul untuk membeli makanan yang diinginkan oleh istrinya. Setelah uang itu terkumpul, istrinya menyerahkan uang itu kepada suaminya untuk dibelikan bahan makanan tersebut.

Namun Abu Bakar berkata, "Nampaknya dari pengalaman ini, ternyata uang tunjangan yang kita peroleh dari Baitul Mal itu melebihi keperluan kita." Lalu Abu bakar RA mengembalikan lagi uang yang sudah dikumpulkan oleh istrinya itu ke Baitul Mal. Dan sejak hari itu, uang tunjangan beliau telah dikurangi sejumlah uang yang dapat dihemat oleh istrinya.

Ketiga, Nabi SAW pemimpin yang dicintai Allah. Ada perbedaan yang signifikan antara sikap Allah terhadap kepemimpinan Nabi SAW dengan kepemimpinan Nabi-nabi sebelumnya. Perbedaan sikap itu dapat kita temukan dari beberapa ayat Al-Qur'an. Salah satu contoh. Nabi Musa AS Bermohon kepada Allah menganugerahkan kepadanya kelapangan dada, serta memohon agar Allah memudahkan segala persoalannya. "Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku." (QS. Thaha : 25-26).

Sedangkan Nabi Muhamad SAW memperoleh anugerah kelapangan dada tanpa mengajukan permohonan. Perhatikan firman Allah dalam surat Alam Nasyrah, "Bukankah kami telah melapangkan dadamu?" (QS. Alam Nasyrah : 1).

Akhirnya, mencermati keistimewaan Rasulullah sebagai pemimpin, seharusnya kita dapat memetik hikmah dari beliau dan diterapkan dalam kehidupan keseharian. Dan apakah nanti pada pemilu 2009. para wakil rakyat yang terpilih dapat melaksanakan amanahnya sesuai anjuran Rasulullah?

www.kotasantri.com


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN AGAMA


ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN AGAMA

Nabi muhammad S.A.W pernah bersabda siapa yang membaca alQuran memahami isi alQuran dan memperaktekan alQuran semampu ia maka rosul akan menuntun ia ke pintu surga dan ditunjukan pintu surga. Firman Allah dalam surat al-Maa'uun disebut juga surat ar-roitaladzi dan pahala yang membaca surat ini besar, Allah akan ampuni semua dosanya selagi ia menunaikan zakatnya.

Imam ja'far shodiq bersabda dari rosul S.A.W : Siapa yang membaca surat ini (Al - Maa'uun) dalam setiap sholat fardunya maupun sholat sunahnya maka Allah terima sholatnya zakatnya dan selamat dari hisab-Nya, yang membaca surat ini sesudah sholat isya' maka Allah akan jaga ia sampai datang sholat subuh, sehabis sholat asyar maka ia dalam penjagaan Allah sampai waktu asyar di esok harinya, kebanyakan kamu mufassirin menggolongkan surat ini adalah surat makiyyah, ada juga yang mengatakan madaniyyah dan ada juga lagi yang mengatakan sebagian turun di Makkah dan sebagian yang lain turun di Madinah.

Ada yang meriwayatkan surat ini turun berkaitan Abu jahal yang waktu ada anak yatin minta haknya tapi tidak diberi bahkan dibentak dan diperlakukan dengan keras, lalu mereka mengejek Nabi Muhammad S.A.W dengan menyuruh anak tadi datang kepada Rosul SAW kemudian diceritakan apa yang mereka (teman-teman abu jahal tadi) katakan. Rosul S.A.W kemudian bersama anak itu mendatangi abu jahal, abu jahal ia hanya terdiam dan langsung memberi haknya anak itu kemudian abu jahal ditertawakan teman-temannya karena ia mau memberi hak anak yatim itu hanya karena takut dipukul nabi Muhammad S.A.W.

Orang-orang yang termasuk mendustakan Agama;
1. Menurut surat ini (Al-Maa'uun) islam bukan hanya omongan saja hanya pengakuan kalau ia adlaah islam tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan juga

2. Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah saja tetapi juga hubungan dengan sesama hamba Allah

3. Bagaimana orang yang pura-pura dengan islamnya sedang sholat lima waktu selalu mengabaikannya

4. Selalu melakukan sesuatu hanya ingin dipuji orang lain (riya')

5. Kikir bakhil padahal itu permintaan hal yang sepele misal meminta garam, air dll.
Siapa orang yang membohongi islam? tidak mempercayai hari kiamat, membohongi alQuran, tidak mempercayai adanya pahala dan dosa walaupun ia menamakan ia seorang muslim, salah satu faktor kenapa orang tidak melakukan dosa maka ia ingat kalau nanti ada hari pembalasan, ketika orang mulai lemah kepercayaannya pada hari kiamat maka orang itu akan melakukan berbagai hal yang ia kehendaki dan lepas kontrol.

Walaupun ia menampakan sebagai muslim tapi sesungguhnya pembohong ialah dalam surat al-Maa'uun:
1. Orang yang bersikap keras terhadap Orang yatim.
Mereka yang mengusir anak-anak yatim dengan kasar tidak memberi haknya padahal semestinya ia harus merawatnya dan bersiap menjadi bapaknya maka Allah akan memasukkan kedalam neraka juga dengan kasar, seperti apa yang dilakukan Imam Ali setiap anak yatim dizamannya kalau ditanya siapa ayahmu mereka semua menjawab Ali bin Abi Tholib bahkan anak yang tidak yatim ingin menjadi yatin mereka iri dan urusannya kita wajib memuliakan anak yatim dan perlu memberi kasih sayang dan Allah berbicara mengenai anak yatim dan orang miskin itu sangat berbeda. Allah sangat mengecam (an-nisa ayat 10) menjaga harta anak yatim sampai anak itu cukup dewasa dan jangan pernah memakan harta anak yatim itu semua kalau kita mengaku cinta pada rosul padahal rosul itu adalah anak yang yatim juga.

“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)”.[4:10]

2. Ialah orang yang tidak menganjurkan untuk memberi makanan kepada orang yang miskin supaya memberi bantuan makanan untuk orang miskin. Karena itu adalah haknya Seperti dalam (Qs al ma'arif 14-25) Allah mengutuk orang yang tidurnya dalam keadaan kenyang sementara tetangganya yang lain kelaparan, ketika ia mampu maka wajib memberi tapi ketika kita tidak mampu juga kita harus menyeru supaya orang yang mampu agar membantu kepada mereka yang miskin, , (al-fajr) rizkinya lancar ini bukti Allah memuliakan aku

“berada di dalam syurga, mereka tanya menanya, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?", Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya “(Al-mudassir 40-46)

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku" {1576}

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim , dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin” Al – Fajr [89:15-18]

3. Ini masalah besar yang selalu kita hadapi dan itu celaka besar meski sudah telah dan terkutuk yaitu mereka yang meremehkan waktu sholatnya dan selalu mengulur-ngulur waktu sholatnya tidak menghormati waktunya bukan didalam sholatnya kadang-kadang diluar waktu, merasa malas melakukan sholat dan itu sifat kaum munafikin (Annisa ; 142)

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka {364}. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya {365} (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali {366}”[4:142]

Dan kalau sholatnya ingin dipuji (At : taubah 54)

“Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan RasulNya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” [9:54]

Tidak menginfakkan hartanya karena malas, padahal imam ali bersabda “Tiada satu amalan yang dicintai oleh Allah melebihi sholat maka jangan libatkan urusan duniamu terhadap sholat karena kita menganggap lebih mulia daripada urusan sholat kita, rosul diakhir hayatnya bersabda “wahai umatku jagalah sholat” imam ja'far shodik bersabda ketika diakhir hayatnya dikumpulkan semua keluarganya dan berwasiat tidak akan pernah mendapat syafaat ahlul bait kalau ia meremehkan sholat, itu bukan berarti meninggalkan sholat karena kita meremehkan yang paling dicintai oleh Allah “naudzubillah”

Pahala sholat subuh itu dibandingkan dengan kenikmatan semua isi bumi adalah sangat jauh lebih mulia orang yang melakukan sholat subuh tepat pada waktunya. Menjaga waktu sholatnya agar kita tidak ditolak sebagai umat Nabi Muhammad S.A.W dan tidak mendapat syafaat beliau, kekuatan kita untuk melawan hawa nafsu ialah dengan sabar dan sholat maka itu harus dimiliki biar benteng kita tidak lemah dan tidak membiarkan setan masuk sari setiap sudut dirikita

4. Melakukan amal riya' ingin dipuji orang, bukan untuk Allah
Kalau ia yakin Allah akan membalas maka ia tidak akan berbuat untuk selain Allah dan ini sangat berbahaya dan tiada artinya. Siapa yang ingin berjaumpa dengan Allah jangan mensekutukan Allah, apabila start awal hanya untuk Allah kemudian orang memuji perbuatan yang telah kita lakukan itu adalah kabar gembira dari Allah. Banyak amalan yang dilakukan orang hanya untuk ingin dipuji orang dan itu adalah meremehkan Allah:

Tanda-tanda orang riya' Menurut imam Ali bin Abi Tholib;
a. Malas kalau sendirian

b. Rajin melakukan kalau banyak orang

c. Tambah rajin beramal kalau dipuji

d. kalau gak ada yang muji mulai malas ia

dan sebab-sebabnya orang riya' ialah;
a. Orang yang gila dengan sanjungan

b. Takut dikritik

c. Tamak kerena ada yang diharapkan

d. ia ingin menyembunyikan amalan jelekny.

5. Yang mencegah melakukan sesuatu yang tidak berharga yang tidak berarti, yang ringan saja tidak mau memberi apalagi yang lebih berat sedikit. Memberi pertolongan sedikit itu misalnya memberi garam kepada tetangga yang meminta, air, sendok dll. Apabila ia tidak mau memberi maka ia akan dicampakan oleh Allah kelak di akhirat. Perampok itu lebih baik daripada orang yang tidak mau mengeluarkan zakatnya. karena mereka merampok harta-harta orang kaya, daripada orang kaya yang tidak mengeluarkan zakatnya karena ia sangat kikirnya.

Artikel terkait:

6 WASIAT ROSUL UNTUK IMAM ALI RA.

Beliau Nabi Muhammad S.A.W diberi mukjizat Allah SWT dengan kalimat singkat, pendek, padat tapi mencakup segalanya, sehingga hal yang luas hanya diungkapkan beberapa kalimat saja, rosul S.A.W sering mewasiatkan wasiatnya hanya kepada beberapa orang tertentu saja, imam Ali ra. Fatimah sa. Hasan husein sa., abu dzar ra dll. Imam ali ra. pernah ditawarkan 600 ribu dinar, 600 ribu kambing atau 600 ribu kalimat, karena bagi imam ali semua yang berhubungan dengan dunia tidaklah begitu penting, maka beliau memilih 600 ribu kalimah, kemudian oleh rosul SAW disingkat menjadi 6 kalimah saja.

Sebenarnya yang paling penting bagi mukmin adalah ilmu yang bermanfaat apalagi ilmu agama itu sangat penting, karena itu untuk bekalnya hidup didunia dan akhirat. Ini nasehat untuk imam al ra. Tapi apabila kita mengaku umat rosul S.A.W maka ini juga wasiat untuk kita semua.

6 wasiat itu adalah:

1. Ya Ali kalau kamu melihat manusia sibuk melaksakan yang sunnah maka kamu sibuklah kamu melaksanakan yang wajib. Jangan sampai lupakan fardhu hanya demi mengejar sunnah bahkan Ali ra. Berkata kalau sunnah itu menggangu yang wajib lebih baik tidak perlu menjalankannya, tapi jangan pernah meremehkan yang sunnah karena ada pahala disana, Ada hal apabila dilaksanakan akan bertemu Allah kelak; Siapa yang melaksanakan semua perkara wajib yang telah ditentukan Allah maka orang itu dihitung sebagai orang yang paling ahli ibadah.

Tanda-tanda hancurnya Negara karena 4 faktor:

@ Sibuk pada hal yang sepele dan selalu dicari – cari,

@ Yang wajib dilupakan,

@ Orang yang kotor jadi pemimpin,

@ Yang mulia ditempatkan dibawah,

2. Ya Ali Apabila kamu melihat manusia sibuk dalam hal amal dunianya maka sibuklah kamu dalam hal akhirat, bukan berarti melarang manusia melakukan aktifitas didunia dan menikmati apa yang ada didunia ini, artinya bukan berarti menganggap dunia tidak penting karena kita sedang hidup di dunia dan kesibukan dunia bisa untuk jadi amal akhirat bila kita niatkan dengan yang baik. Tapi Allah menyebutkan kalau akhirat itu lebih penting dan lebih kekal disana, Orang gila yang sebenarnya menurut imam Ali ra. adalah Orang yang lebih mementingkan kepentingan dunia mendahulukan kepentingan dunia daripada akhirat.

Mengapa orang tidak mengisi tabungan untuk akhirat padalah kita semua pasti kesana? Tanpa itu sulit sekali. Kalau kita tidak percaya adanya akhirat maka itu tidak apa – apa. Sesungguhnya Orang yang takut mati hanya karena tidak pernah menyetor tabungan untuk akhiratnya.

3. Ya Ali apabila kamu melihat manusia sibuk melihat aib orang lain, maka sibuklah kamu mencari-cari aib mu sendiri, mengapa mereka sibuk mencari aib orang lain sedangkan kita bukan makhluk yang maksum (bebas dari segala dosa) yang bisa bebas dari aib apabila kita selalu mencari kekurangan diri sendiri dihadapan Allah maka dia tidak akan punya waktu untuk mengoreksi aib orang lain, kalau mau menegur orang yang salah tegurlah dengan yang baik setelah itu selesai jangan membicarakan aib tadi. Menurut rosul orang yang membuka aib orang lain maka sebelum mati aib orang itu akan dibongkar oleh Allah. Apakah dosa kita sudah di ampuni Allah kok bisa sempat-sempatnya membuka aib orang lain??? Tangisilah aib kita dimalam hari supaya aib kita ditutup oleh Allah, kalau orang lebih banyak duduk maka dia akan menangisi merintihi aibnya daripada sibuk membuka aib orang lain.

4. Ya Ali apabila kamu lihat Orang sibuk menghiasi dunianya maka sibuklah kamu meghias akhiratmu, bagaimana kita menghiasi akhirat? kalau kita yakin kita punya istana disurga maka hiasilah dan lengkapi dengan perabot yang indah-indah dan itu sumbernya dari dunia ini. Harta anak istri itu hiasan dunia tapi jangan sampai kita menghiasai tempat yang akan kita tinggal tapi tempat yang akan kita tinggali yang lebih lama lebih kekal kita biarkan. Itu bukan berarti mengharamkan menghiasi dunia tapi kapan kita berhias untuk siapa kita berhiasa? kalau kita menghina Orang miskin karena congkak dengan hiasan dunia yang kita miliki, artinya kita telah mendapat murka Allah. Setiap orang yang hina dihadapan orang lain (fakir miskin) maka itu adalah tamu Allah yang harus dihormati.

Allah melarang rosul terpukau melihat kekayaan orang kafir karena pada hakekatnya Allah ingin menyiksa mereka dengan harta-hartanya itu, Apa hiasan kita didunia? Yang akan menguntungkan kita bila berhias disini? yaitu ketika menghiasi dirinya dengan keimanan, maka Allah akan menghias keimanan kita dengan imanan kita, iman itu benteng sekaligus hiasan. Musuh utama kita adalah iblis dan mereka bersumpah akan menghiasi anak adam dengan hiasan yang jelek.

Rosul menyuruh mengenakan pakaian yang baik yang pantas yang telah diberi kan Allah tapi jangan sampai perhiasan kamu itu meremehkan orang-orang miskin yang melihatnya, dunia itu ibarat Emas sedang akhirat itu ibarat pecahan batu kerikil kamu mau pilih yang mana? Emas indah tapi tidak kekal sedang kerikil kekal dan tahan lama.

5. Ya Ali kalau kamu melihat orang banyak – banyakan amal maka sibuklah kamu dengan amal yang paling baik, karena banyak amal itu bukan berarti baik tapi pilihlah yang terbaik meski sedikit tapi berbobot. kadang 1 dirham nilainya lebih mulai dari 1000 dirham, karena itu Alquran selalu menyebutkan siapa diantara kalian yang terbaik amalnya? bukan yang terbanyak amalnya cari inti amal tersebut yang terbaik.

6. Ya Ali apabila kamu melihat orang sibuk berpegangan pada makhluk maka berpeganglah kamu pada sang Kholiq, kadang orang mengandalkan orang kaya pejabat untuk apa itu semua? itu tidak berguna mintalah berharaplah pada dzat yang hidup selamanya, Allah itu kekal tidak ada masa berakhirnya sedang pejabat bisa jadi mantan pejabat, kuat jadi lemah tapi Allah itu selamanya.

Ancaman Allah bagi hamba Allah yang mengharap pada selain Allah. Allah akan menjadikan semua jalan kemudahan dilangit dan dibumi akan tertutup, disia–siakan Allah, akan dijauhkan dari nikmatnya munajat kepada-Nya, Allah akan tutup semua pintu hajatnya, minta ditutup segala masalahnya tapi masalahnya malah ditambah, mengapa mencari sesuatu yang lain padahal semua ketentuan adalah milik Allah dengan disertai usaha. Semua pintu langit dan bumi akan terbuka bila menyerahkan semua urusan kepada Allah SWT.

Allah telah memberi semuanya kepada kita meminta, memberi apabila mereka meminta, dan bukankah hanya Allah yang bisa menyelesaikan urusan yang sulit? mengapa mereka berpaling dari Allah, apabila seluruh makhluk Allah meminta kepada-nya semuanya dikabulkan semua itu tidak akan mengurangi kemegahan kerajaannya Allah.

Semua yang ditawarkan rosul tersebut lebih mulia dari 600 ribu dinar dab 600 ribu kambong, karena 600 ribu kalimah itu mencakup segala nikmatnya dunia dari awal sampai kiamat nanti.

Narasumber:
- Pengajian Habib Muhammad bib Alwi pasuruhan
- PasFmPati.net 00:00 dan 05:00 Wib.


Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

BERATNYA SIKSA KUBUR



BERATNYA SIKSA KUBUR

Al-Faqih berkata bahwa Abu Ja’far meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra. Bahwa orang mukmin itu apabila diletakkan di dalam kuburnya maka kuburnya itu dilapangkan 70 hasta, ditaburi harum-haruman dan ditutup dengan kain sutera. Apabila ia hafal sebagian dari Al-Qur’an maka apa yang dihafalnya itu menerangi seluruh kuburnya, dan apabila ia tidak hafal, maka ia dibuatkan cahaya seperti matahari di dalam kuburnya. Ia bagaikan pengantin baru yang tidur dan tidak dibangunkan kecualioleh isteri yang sangat dicintainya. Kemudian ia bangun dari tidurnya seakan - akan ia belum puas dari tidurnya itu.

Sedangkan orang kafir, maka kuburnya disempitkan atasnya sehingga tulang - tulangnya masuk kedalam perutnya lantas didatangi berbagai macam ular yang besar sebesar leher unta, dimana ular-ular itu makan dagingnya sehingga tidak tersisa daging pada tulangnya. Kemudian datang kepadanya malaikat yang tuli, bisu dan buta dengan membawa cambuk-cambuk dari besi. Mereka memukulinya dengan cambuk-cambuk itu tanpa mendengar jeritan dan melihat orang itu sehingga tidak akan timbul rasa belas kasihan kepadanya. Disamping itu neraka selalu diperlihatkan kepadanya baik diwaktu pagi maupun diwaktu sore.

Al-Faqih memberikan nasehat, barang siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur, maka ia harus senantiasa mengerjakan empat hal dan menjauhkan diri dari empat hal. Empat hal yang harus selalu dikerjakan itu adalah:

1. Shalat,
2. Shadaqah,
3. Membaca Al-Qur’an,
4. Banyak membaca tasbih (subhanallah walkhamdulillah wa laa ilaa ha illallah hu allahu akbar, laa khaulaa wa laa kuwwata illaa billah).

Keempat hal ini akan bisa menjadikan kubur itu terang dan lapang. Sedangkan empat hal yang harus ditinggalkan adalah;

1. Dusta,
2. Khianat,
3. Adu domba,
4. Hati-hati dalam masalah kencing.
Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) : “Bersihkanlah (bersucilah) sewaktu kencing, karena kebanyakan siksa kubur itu karena kencing”.

Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Barang siapa yang banyak mengingat kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu taman dari taman-taman surga. Dan barangsiapa yang lalai kepada kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu jurang dari jurang-jurang neraka”.

Sahabat Ali karromallahu wajhahu didalam khutbahnya mengatakan: “Wahai hamba Allah ingatlah mati, ingatlah mati karena kamu tidak bisa menghindar darinya. Bila kamu diam, maka ia akan datang menghampirimu; dan bila kamu lari, ia akan mengejarmu. Ia terikat pada ubun-ubunmu. Carilah keselamatan, carilah keselematan. Di belakangmu ada kubur yang selalu mengejar kamu. Ingatlah bahwa kubur itu bisa merupakan salah satu taman dari taman-taman surga, dan bisa pula merupakan salah satu jurang dari jurang-jurang neraka. Ingatlah bahwa sesungguhnya kubur itu setiap hari berbicara tiga kali dengan perkataan;

1. “Aku adalah rumah gelap",
2. "Aku adalah rumah duka cita",
3. "Dan aku adalah rumah ulat”.

"Ingatlah bahwa setelah itu ada suatu hari yang lebih ngeri dimana pada hari itu anak muda langsung beruban, orang tua pingsan, semua orang yang menyusui anaknya lalai terhadap anak yang disusuinya, semua wanita yang hamil menggugurkan kandungannya, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak, akan tetapi siksaan Allah itu sangat keras. Ingatlah, bahwa setelah itu ada neraka yang panas sekali, sangat curam, perhiasaannya besi, airnya nanah, di dalamnya tidak ada rahmat Allah sama sekali”. (mendengar khutbah ini kaum muslimin menangis tersedu-sedu). Lalu Sayyidina Ali k.w melanjutkan khutbahnya: “Tetapi disamping itu ada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menyelamatkan kita dari siksaan yang pedih dan memasukkan kami dan kamu ke dalam surga tempat kenikmatan”. Amin

Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) :“Kubur itu adalah pos (tempat pemberhentian) pertama dari pos-pos akhirat. Apabila seseorang selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih mudah daripadanya, dan apabila seseorang tidak selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih berat daripadanya”.

Contoh akibat sifat khianat;
Diriwayatkan dari Abdul Hamid bin Mahmud Al-Maghuli dimana ia berkata: “Sewaktu kami sedang duduk bersama-sama dengan Ibnu Abbas ra, tiba-tiba datanglah sekelompok kaum lalu berrkata: “Kamu berangkat dari rumah dengan maksud untuk menunaikan haji, dan ada seorang teman kami yang ketika sampai di daerah Dzatus Shafah meninggal dunia kemudian kami mengurusnya dan kami menggalikan kubur untuknya. Ketika kami menggali kubur dan membuat liang lahat ternyata liang lahat itu penuh dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu, dan kami menggali lagi di temapt lain. Di tempat yang lain itu pun sama saja, liang lahatnya penuh dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu dan menggali lagi kubur untuk yang ketiga kalinya, dan ternyata di tempat itupun liang lahatnya penuh dengan ular. Kemudian kami tingalkan mayat itu dan kami datang kepadamu”. Ibnu Abbas ra berkata: “Itu adalah amal perbuatan yang ia lakukan sendiri. Pergilah dan kuburlah mayat itu di kubur yang mana saja. Demi Allah, seandainya kamu menggali seluruh bumi niscaya kamu kamu akan selalu menjumpai ular di dalamnya. Beritakanlah hal ini kepada kaumnya”. Abdul Hamid berkata: “Kemudian kami pergi dan mengubur mayat itu pada salah satu diantara ketiga kuburn yang kami gali itu. Ketika kami kembali (dari ibadah haji), kami mendatangi keluarganya dengan membawa barang kepunyaannya dan kami bertanya kepada istrinya: “Apa yang biasa dia lakukan waktu hidupnya ?”. Istrinya menjawab: “Ia dulu berjualan bahan makanan yaitu gandum. Setiap hari ia mengambil sebagian dari gandum dagangan itu untuk dimakan, kemudian sebanyak gandum yang dia ambil diganti dengan tangkai gandum yang warnanya serupa lalu ditumbuk dan dicampur dengan nya”.

Contoh akibat mengakhirkan waktu Sholat dan adu domba;
Amar bin Dfinar berkata: “Ada seorang penduduk Madinah yang mempunyai saudari di ujung kota. Pada saat saudarinya sakit dan ia datang menjenguk saudarinya itu. Setelah sampai disana, saudarinya itu mati dan ia mengurusnya dan ikut menguburnya. Sesudah selali penguburan, ia pulang ke rumahnya lalu teringat bahwa kantong uangnya jatuh sewaktu mengubur saudarinya itu. Ia lalu minta tolong seorang teman untuk menggali kubur dan ia pun menemukan kantong yang jatuh itu. Ia berkata pada temannya: “Pergilah kamu, karena aku ingin melihat apa yang sedang terjadi pada diri saudariku”. Kemudian ia mengangkat penutup liang lahat dan tiba-tiba terlihat bahwa kubur itu menyalakan api. Ia lalu meratakan kembali kubur itu dan cepat-cepat pulang menemui ibunya dan bertanya: “Beritahukan kepadaku apa yang biasa dilakukakan oleh saudariku”. Ibunya menjawab: “Kenapa kamu menanyakan tentang saudarimu, sedangkan dia sudah meninggal dunia?”. Ia berkata lagi : “Tolong bu, beritahukan kepadaku”. :Ibunya menjawab: “Saudarimu itu suka mengakhirkan shalat dan tidak mengerjakan shalat dengan suci yang sempurna. Ia suka datang ke rumah-rumah tetangga dengan menceritakan kepada mereka apa yang ia dengar dengan maksud mengadu domba”. Itulah yang menyebabkan siksaan kubur.

Oleh karena itu, barang siapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka ia harus menjauhkan diri dari adu domba dan perbuatan-perbuatan dosa lainnya agar bisa selamat dari siksaannya dan dapat dengan mudah menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir. (m. muslih albaroni)

Narasumber:
- www.Suara-santri.tripod.com

Artikel berkaitan:

KEDAHSYATAN SIKSAAN DI ALAM KUBUR

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Albaraa' bin Aazib r.a. berkata: "Kami bersama Nabi Muhammad S.A.W keluar menghantar jenazah seorang sahabat Anshar, maka ketika sampai kekubur dan belum dimasukkan dalam lahad, Nabi Muhammad S.A.W duduk dan kami duduk disekitarnya diam menundukkan kepala bagaikan ada burung diatas kepala kami, sedang Nabi Muhammad S.A.W mengorek-ngorek dengan dahan yang ada ditangannya, kemudian ia mengangkat kepala sambil bersabda: "Berlindunglah kamu kepada Allah dari siksaan kubur.". Nabi Muhammad s.a.w mengulangi sebanyak 3 kali." Lalu Nabi Muhammad s.a.w bersabda:

"Sesungguhnya seorang mukmin jika akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat (akan mati), turun padanya malaikat yang putih-putih wajahnya bagaikan matahari, membawa kafan dari surga, maka duduk didepannya sejauh pandangan mata mengelilinginya, kemudian datang malaikul maut dan duduk didekat kepalanya dan memanggil: "Wahai roh yang tenang baik, keluarlah menuju pengampunan Allah dan ridhaNya."

Nabi Muhammad s.a.w bersabda lagi: "Maka keluarlah rohnya mengalir bagaikan titisan dari mulut kendi tempat air, maka langsung diterima dan langsung dimasukkan dalam kafan dan dibawa keluar semerbak harum bagaikan kasturi yang terharum diatas bumi, lalu dibawa naik, maka tidak melalui rombongan malaikat melainkan ditanya: "Roh siapakah yang harum ini?" Dijawab: "Roh fulan bin fulan sehingga sampai ke langit, dan disana dibukakan pintu langit dan disambut oleh penduduknya dan pada tiap-tiap langit dihantar oleh Malaikat Muqarrbun, dibawa naik kelangit yang atas hingga sampai kelangit ketujuh, maka Allah berfirman: "Catatlah suratnya di illiyyin. Kemudian dikembalikan ia kebumi, sebab daripadanya Kami jadikan, dan didalamnya Aku kembalikan dan daripadanya pula akan Aku keluarkan pada saatnya." Maka kembalilah roh ke jasad dalam kubur, kemudian datang kepadanya dua Malaikat untuk bertanya: "Siapa Tuhanmu?" Maka dijawab: Allah Tuhanku. Lalu ditanya: "Apakah agamamu?" Maka dijawab: "Agamaku Islam" Ditanya lagi: "Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?" Dijawab: "Dia utusan Allah". Lalu ditanya: "Bagaimanakah kamu mengetahui itu?" Maka dijawab: "Saya membaca kitab Allah lalu percaya dan membenarkannya" Maka terdengar suara: "Benar hamba-Ku, maka berikan padanya hamparan dari surga serta pakaian surga dan bukakan untuknya pintu yang menuju ke surga, supaya ia mendapat bau surga dan hawa surga, lalu luaskan kuburnya sepanjang pandangan mata." Kemudian datang kepadanya seorang yang bagus wajahnya dan harum baunya sambil berkata: "Terimalah khabar gembira, ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu." Lalu bertanya: "Siapakah kau?" Jawabnya: "Saya amalmu yang baik." Lalu ia berkata: Ya Tuhan, segerakan hari kiamat supaya segera saya bertemu dengan keluargaku dan kawan-kawanku."

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Adapun hamba yang kafir, jika akan meninggal dunia dan menghadapi akihirat, maka turun kepadanya Malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam, lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata, kemudian datang Malaikulmaut dan duduk disamping kepalanya lalu berkata: "Hai roh yang jahat, keluarlah menuju murka Allah." Maka tersebar disemua anggota badannya, maka dicabut rohnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah, maka terputus semua urat dan ototnya, lalu diterima akan dimasukkan dalam kain hitam, dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai, dan dibawa naik, maka tidak melalui malaikat melainkan ditanya: "Roh siapakah yang jahat dan busuk itu?" Dijawab: "Roh fulan bin fulan." dengan sebutan yang amat jelek sehingga sampai dilangit dunia, maka minta dibuka, tetapi tidak dibuka untuknya. Kemudian Nabi Muhammad S.A.W membaca ayat: "Laa tufattahu lahum abwabus samaa'i, wala yad khuluunal jannata hatta yalijal jamalu fisamil khiyaath." (Yang Artinya) "Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk surga sehingga unta dapat masuk dalam lubang jarum."

Kemudian diperintahkan: "Tulislah orang itu dalam sijjin." Kemudian dilemparkan rohnya itu bagitu saja sebagaimana ayat "Waman yusyrik billahi fakaan nama khorro minassama'i fatakh thofuhuth thairu au tahwi bihirrihu fimakaanin sahiiq." (Yang Artinya) "Dan siapa mempersekutukan Allah, maka bagaikan jatuh dari langit lalu disambar helang atau dilemparkan oleh angin kedalam jurang yang curam."

Kemudian dikembalikan roh itu kedalam jasad didalam kubur, lalu didatangi oleh dua Malaikat yang mendudukkannya lalu bertanya: ""Siapa Tuhanmu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu". Lalu ditanya: "Apakah agamamu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu" Ditanya lagi: "Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?" Dijawab: "Saya tidak tahu". Lalu ditanya: "Bagaimanakah kamu mengetahui itu?" Maka dijawab: "Saya tidak tahu" Maka terdengar suara seruan dari langit: "Dusta hamba-Ku, hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka, maka terasa olehnya panas hawa neraka, dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rosak tulang-tulang rusuknya, kemudian datang kepadanya seorang yang buruk wajahnya dan busuk baunya sambil berkata: "Sambutlah hari yang sangat jelek bagimu, inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu." Lalu ia bertanya: "Siapakah kau?" Jawabnya: "Aku amalmu yang jelek." Lalu ia berkata: "Ya Tuhan, jangan percepatkan kiamat, ya Tuhan jangan percepatkan kiamat."

Abul-Laits dengan sanadnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata: "Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Seorang mukmin jika sakaratulmaut didatangi oleh Malaikat dengan membawa sutera yang berisi misik (kasturi) dan tangkai-tangkai bunga, lalu dicabut rohnya bagaikan mengambil rambut didalam adunan sambil dipanggil: "Ya ayyatuhannafsul muth ma'innatur ji'i ila robbiki rodhiyatan mardhiyah." (Yang Berarti) "Hai roh yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan perasaan rela dan diridhoi. Kembalilah dengan rahmat dan keridhoan Allah." Maka jika telah keluar rohnya langsung ditaruh diatas misik dan bunga-bunga itu lalu dilipat dengan sutera dan dibawa ke illiyyin. Adapun orang kafir jika sakaratulmaut didatangi oleh Malaikat yang membawa kain bulu yang didalamnya ada api, maka dicabut rohnya dengan kekerasan sambil dikatakan kepadanya: "Hai roh yang jahat keluarlah menuju murka Tuhammu ketempat yang rendah hina dan siksa-Nya, maka bila telah keluar rohnya itu, diletakkan diatas api dan bersuara seperti sesuatu yang mendidih kemudian dilipat dan dibawa ke sijjin."

Alfaqih Abu Ja'far meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: "Seorang mukmin jika diletakkan di kubur maka diperluaskan kuburnya itu hingga 70 hasta dan ditaburkan padanya bunga-bunga dan dihamparkan sutera, dan bila ia hafal sedikit dari Al-quran cukup untuk penerangannya jika tidak maka Allah S.W.T. memberikan kepadanya nur cahaya penerangan yang menyerupai penerangan matahari, dan didalam kubur bagaikan pengantin baru, jika tidur maka tidak ada yang berani membangunkan kecuali kekasihnya sendiri, maka ia bangun dari tidur itu bagaikan masih kurang masa tidurnya dan belum puas. Adapun orang kafir maka akan dipersempit kuburnya sehingga menghancurkan tulang rusuknya dan masuk kedalam perutnya lalu dikirimkan kepadanya ular segemuk leher unta, maka makan dagingnya sehingga habis dan sisa tulang semata-mata, lalu dikirim kepadanya Malaikat yang akan menyiksa yaitu yang buta tuli dan bisu dengan membawa cambuk dari besi yang langsung dipukulkannya, sedang Malaikat itu tidak mendengar suara jeritannya dan tidak melihat keadaannya supaya tidak dikasihaninya, selain itu lalu dihidangkan siksa neraka itu tiap pagi dan petang."

Abu-Laits berkata: "Siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur maka harus menjalankan (wajib) Empat dan meninggalkan Empat yaitu:
* Menjaga sholat lima waktu
* Banyak bersedekah
* Banyak membaca Al-quran
* Memperbanyak bertasbih (membaca: Subhanallah walhamdulillah wal'aa ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah)

Semua yang empat ini dapat menerangi kubur dan meluaskannya. Adapun empat yang harus ditinggalkan ialah:
* Dusta
* Khianat
* Adu Domba
*Menjaga kencing.
Sebab Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda: "Bersih-bersihlah kamu daripada kencing, sebab umumnya siksa kubur itu karena kencing. (Yakni hendaklah dicuci kemaluan sebersih-bersihnya.)

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Innallahha ta'ala kariha lakum arba'a: Al'abatsu fishsholaati, wallagh wu filqira'ati, warrafatsu fisshiyami, wadhdhahiku indal maqaabiri. (Yang Artinya) Sesungguhnya Allah tidak suka padamu empat, main-main dalam sholat dan lahgu (tidak hirau) dalam bacaan quran, berkata keji waktu puasa dan tertawa didalam kuburan."

Muhammad bin Assammaak ketika melihat kubur berkata: "Kamu jangan tertipu karena tenangnya dan diamnya kuburan-kuburan ini, maka alangkah banyaknya orang yang sudah bingung didalamnya, dan jangan tertipu kerana ratanya kubur ini, maka alangkah jauh berbeda antara yang satu dengan yang lain didalamnya. Maka seharusnya orang yang berakal memperbanyak ingat pada kubur sebelum masuk kedalamnya."

Sufyan Atstsauri berkata: "Siapa yang sering (banyak) memperingati kubur, maka akan mendapatkannya kebun dari kebun-kebun surga, dan siapa yang melupakannya maka akan mendapatkannya jurang dari jurang-jurang api neraka."

Ali bin Abi Thalib r.a. berkata dalam khutbahnya: "Hai hamba Allah, berhati-hatilah kamu dari maut yang tidak dapat dihindari, jika kamu berada ditempat, ia datang mengambil kamu, dan bila kamu lari pasti akan terpegang juga, maut terikat selalu diubun-ubunmu, maka carilah jalan selamat, carilah jalan selamat dan segera-segera, sebab dibelakangmu ada yang mengejar kamu yaitu kubur, ingatlah bahwa kubur itu adakalanya kebun dari kebun-kebun syurga atau jurang dari jurang-jurang neraka dan kubur itu tiap-tiap hari berkata-kata: Akulah rumah yang gelap, akulah tempat sendirian, akulah rumah ulat-ulat."

Ingatlah sesudah itu ada hari (saat) yang lebih mengerikan, hari dimana anak kecil segera beruban dan orang tua bagaikan orang mabuk, bahkan ibu yang menyusui lupa terhadap bayinya dan wanita yang hamil menggugurkan kandungannya dan kau akan melihat orang-orang bagaikan orang mabuk tetapi tidak mabuk khamar, hanya siksa Allah S.W.T. yang sangat mengerikan dan dahsyat.

Ingatlah bahwa sesudah itu ada api neraka yang sangat panas dan suram dalam, perhiasannya besi dan sirnya darah bercampur nanah, tidak ada rahmat Allah S.W.T. disana. Maka kaum muslimin lalu menangis. lalu ia berkata: "Dan disamping itu ada surga yang luasnya selebar langit dan bumi, tersedia untuk orang-orang yang takwa. Semoga Allah S.W.T. melindungi kami dari siksa yang pedih dan menempatkan kami dalam darunna'im (Syurga yang serba kenikmatan).

Usaid bin Abdirrahman berkata: "Saya telah mendapat keterangan bahwa seorang mukmin jika mati dan diangkat, ia berkata: "Segerakan aku.", dan bila telah dimasukkan dalam lahad (kubur), bumi berkata kepadanya: "Aku kasih padamu ketika diatas punggungku, dan kini lebih sayang kepadamu." Dan bila orang kafir mati lalu diangkat mayatnya, ia berkata: "Kembalikan aku." dan bila diletakkan didalam lahadnya, bumi berkata: "Aku sangat benci kepadamu ketika kau diatas punggungku, dan kini aku lebih benci lagi kepadamu."

Usman bin Affan r.a. ketika berhenti diatas kubur, ia menangis, maka ditegur: "Engkau jika menyebut surga dan neraka tidak menangis, tetapi kau menangis kerana kubur?" Jawabnya: "Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda: "Alqabru awwalu manazilil akhirah, fa in naja minhu fama ba'dahu aisaru minhu, wa in lam yanju minhu fama ba'dahu asyaddu minhu." (Yang Artinya)"Kubur itu pertama tempat yang menuju akhirat, maka bila selamat dalam kubur, maka yang dibelakangnya lebih ringan, dan jika tidak selamat dalam kubur maka yang dibelakangnya lebih berat daripadanya."

Abdul-Hamid bin Mahmud Almughuli berkata: "Ketika aku duduk bersama Ibn Abbas r.a., tiba-tiba datang kepadanya beberapa orang dan berkata: "Kami rombongan haji dan bersama kami ini ada seorang yang ketika sampai didaerah Dzatishshahifah, tiba-tiba ia mati, maka kami siapkan segala keperluannya, dan ketika menggali kubur untuknya, tiba-tiba ada ular sebesar lahad, maka kami tinggalkan dan menggali lain tempat juga ada ular, maka kami biarkan dan kami menggali lain tempat juga kami dapatkan ular, maka kami biarkan dan kini kami bertanya kepadamu, bagaimanakah harus kami perbuat tehadap mayat itu?" Jawab Ibn Abbas r.a.: "Itu dari amal perbuatannya sendiri, lebih baik kamu kubur saja demi Allah andaikan kamu galikan bumi ini semua niscaya akan kamu dapat ular didalamnya." Maka mereka kembali dan menguburkan mayat itu didalam salah satu kubur yang sudah digali itu dan ketika mereka kembali kedaerahnya mereka pergi kekeluarganya untuk mengembalikan barang-barangnya sambil bertanya kepada isterinya apakah amal perbuatan yang dilakukan oleh suaminya? Jawab isterinya: "Dia biasa menjual gandum dalam karung, lalu dia mengambil sekedar untuk makanannya sehari, dan menaruh tangkai-tangkai gandum itu kedalam karung seberat apa yang diambilnya itu."

Abul-Laits berkata: "Berita ini menunjukkan bahawa khianat itu salah satu sebab siksaan kubur dan apa yang mereka lihat itu sebagai peringatan jangan sampai khianat."

Ada keterangan bahwa bumi ini tiap hari berseru sampai lima kali dengan berkata:
* Hai anak Adam, anda berjalan diatas punggungku dan kembalimu didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda makan berbagai macam diatas punggungku dan anda akan dimakan ulat didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda tertawa diatas punggungku, dan akan menangis didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda bergembira diatas punggungku dan akan berduka didalam perutku.
* Hai anak Adam, anda berbuat dosa diatas punggungku, maka akan tersiksa didalam perutku.

Amr bin Dinar berkata: "Ada seorang penduduk kota Madinah yang mempunyai saudara perempuan diujung kota, maka sakitlah saudaranya itu kemudian mati, maka setelah diselesaikan persiapannya dibawa kekubur, kemudian setelah selesai menguburkan dan kembali pulang kerumah, ia teringat pada kantongan yang dibawa dan tertinggal dalam kubur, maka ia minta bantuan orang untuk menggali kubur itu kembali, dan sesudah digali kubur itu maka bertemulah dia akan kantongannya itu, ia berkata kepada orang yang membantunya itu: "Tolong aku ketepi sebentar sebab aku ingin mengetahui bagaimana keadaan saudaraku ini." Maka dibuka sedikit lahadnya, tiba-tiba dilihatnya kubur itu menyala api, maka segera ia meratakan kubur itu dan kembali kepada ibunya lalu bertanya: "Bagaimanakah kelakuan saudaraku dahulu itu?" Ibunya berkata: "Mengapa kau menanyakan kelakuan saudaramu, padahal ia telah mati?" Anaknya tetap meminta supaya diberitahu tentang amal perbuatan saudaranya itu, lalu diberitahu bahwa saudaranya itu biasanya mengakhirkan sholat dari waktunya, juga cuek dalam kesucian dan diwaktu malam sering mengintai rumah-rumah tetangga untuk mendengar perbualan mereka lalu disampaikan kepada orang lain sehingga mengadu domba antara mereka, dan itulah sebabnya siksa kubur. Kerana itu siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur haruslah menjauhkan diri dari sifat namimah (adu domba diantara tetangga dan orang lain) supaya selamat dari siksaan kubur dan mudah baginya menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir.

Alabarra' bin Aazib r.a. berkata: "Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Seorang mukmin jika ditanya dalam kubur, maka ia langsung membaca Asyhadu an laa ilaha illallah wa anna Muhammad abduhu warasuluhu, maka itulah yang tersebut dalam firman Allah: Yutsabbitullahul ladzina aamanu bil qaulits tsabiti filhayatiddun ya wafil akhirah (Allah menetapkan orang-orang yang beriman dengan khalimah yang teguh dimana hidup didunia dan diakhirat (yakni khalimah laa ilaha illallah, Muhammad Rasullullah).

Dan ketetapan itu terjadi dalam tiga masa yaitu:
* Ketika melihat Malakulmaut
* Ketika menghadapi pertanyaan Mungkar Nakir
* Ketika menghadapi hisab dihari kiamat

Dan ketetapan ketika melihat Malaikul maut dalam tiga hal iaitu:
* Terpelihara dari kekafiran, dan mendapat taufiq dan istiqamah dalam tauhid sehingga keluar rohnya dalam Islam
* Diberi selamat oleh Malaikat bahwa ia mendapat rahmat
* Melihat tempatnya disurga sehingga kubur menjadi salah satu kebun syurga.

Adapun ketetapan ketika hisab juga dalam tiga perkara iaitu:
* Allah S.W.T. memberinya ilham sehingga dapat menjawab segala pertanyaan dengan benar.
* Mudah dan ringan hisabnya.
* Diampunkan segala dosanya.

Ada juga yang mengatakan bahwa ketetapan itu dalam empat masa yaitu:

* Ketika mati
* Didalam kubur sehingga dapat menjawab pertanyaan tanpa gentar atau takut
* Ketika hisab
* Ketika berjalan diatas sirot sehingga berjalan bagaikan kecepatan kilat

Jika ditanya tentang soal kubur bagaimanakah bentuknya, maka ulama telah membicarakannya dalam berbagai pendapat. Sebagiannya berkata pertanyaan itu hanya kepada roh tanpa jasad dan disaat itu roh masuk kedalam jasad hanya sampai didada. Ada pendapat berkata bahawa rohnya diantara jasad dan kafan dan sebaiknya seorang mempercayai adanya pertanyaan dalam kubur tanpa menanyakan dan sibuk dengan caranya. Dan kita sendiri akan mengetahui bila sampai disana, maka bila ada orang menolak adanya soal Mungkar Nakir dalam kubur, maka penolakannya dari dua jalan yaitu:

* Mereka berkata: "Ia tidak mungkin menurut perkiraan akal, sebab menyalahi kebiasaan tabiat alam."
* Atau mereka berkata: "Tidak ada dalil yang menguatkan."

Pendapat pertama bahwa ia tidak mungkin dalam akal karena menyalahi kebiasaan tabiat alam. Pendapat ini bererti meniadakkan kenabian dan mukjizat, sebab para Nabi itu semuanya dari manusia biasa dan tabiatnya mereka sama, tetapi mereka telah dapat bertemu dengan Malaikat dan menerima wahyu, bahkan laut telah terbelah untuk Nabi Musa a.s., demikian pula tongkatnya menjadi ular, semua kejadian itu menyalahi tabiat alam, maka orang yang menolak semua itu bererti keluar dari Islam. Jika ia berkata: "Tidak ada dalil.", maka hadis-hadis yang diterangkan sudah cukup untuk menjadi alasan bagi orang yang akan mau terima.

Firman Allah S.W.T. yang berbunyi: "Wa man a'rodho an dzikri fa inna lahu ma'i syatan dhanka wanah syuruhu yaumal qiyaamati a'ma. (Yang Artinya) "Dan siapa yang mengabaikan peringatan-Ku (ajaran-Ku) maka ia akan merasakan kehidupan yang sukar (kehidupan sukar ini ketika menghadapi pertanyaan dalam kubur)."

Demikian pula ayat: "Yu tsabbitulladzina aamanu bil qoulaits tsabiti filhayatiddunia wafil akhirati. (Yang Artinya) "Allah akan menetapkan hati orang-orang mukmin dengan khalimah yang teguh didunia dan diakhirat."

Abu-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Saad bin Almusayyab dari Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Jika seorang mukmin telah masuk kedalam kubur, maka didatangi oleh dua Malaikat yang menguji dalam kubur, lalu mendudukkannya dan menanyainya, sedang ia mendengar suara derap sandal sepatu mereka ketika kembali, lalu ditanya oleh kedua Malaikat itu: Siapa Tuhammu, dan apakah agamamu, dan siapa Nabimu, lalu dijawab: Allah Tuhanku, dan agamaku Islam dan Nabiku Nabi Muhammad S.A.W. Lalu Malaikat itu berkata: Allah yang menetapkan kau dalam khalimah itu, tidurlah dengan tenang hati. Itulah artinya Allah menetapkan mereka dalam khalimah hak. Adapun orang kafir zalim maka Allah menyesatkan mereka dengan tidak memberi petunjuk taufiq pada mereka, sehingga ketika ditanya oleh Malaikat: Siapa Tuhanmu, apa agamamu dan siapa Nabimu, maka jawab orang kafir atau munafiq: Tidak tahu. Maka oleh Malaikat dikatakan: Tidak tahu, maka langsung dipukul sehingga jeritan suaranya terdengar semua yang dialam kecuali manusia dan jin. (Dan andaikan didengar oleh manusia pasti pingsan)

Abu Hazim dari Ibn Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad S.A.W bersabda kepada Umar r.a : "Bagaimanakah kau hai Umar jika didatangi oleh kedua Malikat yang akan mengujimu didalam kubur yaitu Mungkar Nakir hitam keduanya kebiru-biruan siung keduanya mengguriskan bumi, sedang rambut keduanya sampai ketanah dan suara keduanya bagaikan petir yang dahsyat, dan matanya bagaikan kilat yang menyambar?" Umar bertanya: "Ya Rasullullah, apakah ketika itu aku cukup sadar sebagaimana keadaanku sekarang ini?" Nabi Muhammad S.A.W menjawab: "Ya." Umar berkata: "jika sedemikian maka saya selesaikan keduanya dengan izin Allah S.W.T.. Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Sesungguhnya Umar seorang yang mendapat taufiq."

Abul-Laits berkata: "saya telah diberitahu oleh Abul-Qasim bin Abdurrahman bin Muhammad Asy-syabadzi dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Tiada seorang yang mati melainkan ia mendengkur yang didengari oleh semua binatang kecuali manusia, dan andaikata ia mendengar pasti pingsan, dan bila dihantar kekubur, maka jika sholeh (baik) berkata: "Segerakanlah aku, andaikan kamu mengetahui apa yang didepanku daripada kebaikan, niscaya kamu akan menyegerakan aku. Dan bila ia tidak baik maka berkata: "Jangan keburu, andaikata kamu mengetahui apa yang didepan aku daripada bahaya, niscaya kamu tidak akan keburu. Kemudian jika telah dimasukan dalam kubur, didatangi oleh dua Malaikat yang hitam kebiru-biruan datang dari arah kepalanya, maka ditolak oleh sholatnya: Tidak boleh datang dari arahku sebab adakalanya ia semalaman tidak tidur karena takut dari saat yang seperti ini, lalu datang dari bawah kakinya, maka ditolak oleh baktinya pada kedua orang tuanya: Jangan datang dari arahku, karena ia biasa berjalan tegak karena ia takut dari saat seperti ini, lalu datang dari arah kanannya, maka ditolak oleh sedekahnya: Tidak boleh datang dari arahku, karena ia pernah sedekah kerana ia takut dari saat seperti ini, lalu ia datang dari kirinya maka ditolak oleh puasanya: Jangan datang dari arahku, kerana ia biasa lapar dan haus karena takut saat seperti ini, lalu ia dibangunkan bagaikan dibangunkan dari tidur, lalu ia bertanya: Bagaimana pendapatmu tentang orang yang membawa ajaran kepadamu itu? Ia tanya: Siapakah itu? Dijawab: Muhammad S.A.W? Maka dijawab: Saya bersaksikan bahwa ia utusan Allah. Lalu berkata kedua Malaikat: Engkau hidup sebagai seorang mukmin, dan mati juga mukmin. Lalu diluaskan kuburnya, dan dibukakan baginya segala kehormatan yang dikurniakan Allah kepadanya. Semoga Allah memberi kita taufiq dan dipelihara serta dihindarkan dari hawa nafsu yang menyesatkan, dan menyelamatkan kami dari siksa kubur karena Nabi Muhammad S.A.W juga berlindung kepada Allah dari siksa kubur."

A'isyah r.a. berkata: "Saya dahulunya tidak mengetahui adanya siksa kubur sehingga datang kepadaku seorang wanita Yahudi, minta-minta dan sesudah saya beri ia berkata: "Semoga Allah melindungi kamu dari siksa kubur. Maka saya kira keterangannya itu termasuk tipuan kaum Yahudi, lalu saya ceritakan kepada Nabi Muhammad S.A.W maka Nabi Muhammad S.A.W memberitahu kepadaku bahwa siksa kubur itu hak benar, maka seharusnya seorang muslim berlindung kepada Allah S.W.T. dari siksa kubur, dan bersiap sedia untuk menghadapi kubur dengan amal yang soleh, sebab selama ia masih hidup maka Allah S.W.T. telah memudahkan baginya segala amal soleh. Sebaliknya bila ia telah masuk kedalam kubur, maka ia akan ingin kalau dapat diizinkan, sehingga ia sangat menyesal semata-mata, karena itu seorang yang berakal harus berfikir dalam hal orang-orang yang telah mati, karena orang-orang yang telah mati itu, mereka sangat ingin kalau dapat akan sholat dua rakaat, berzikir dengan tasbih, tahmid dan tahlil, sebagaimana ketika didunia, tetapi tidak diizinkan, lalu mereka heran pada orang-orang yang masih hidup menghambur-hamburkan waktu dalam permainan dan kelalaian semata-mata. Saudaraku jagalah dan siap-siapkan harimu, sebab ia sebagai pokok kekayaanmu, maka mudah bagimu mendapatkan atau mencari untung laba, sebab kini dagangan akhirat agak sepi dan tidak laku, karena itu rajin-rajinlah kau mengumpulkan sebanyak mungkin daripadanya, sebab akan tiba masa dagangan itu sangat berharga sebab pada saat itu ia berharga, maka kau tidak akan dapat mencari atau mencapainya. Kami mohon semoga Allah S.W.T. memberi taufiq untuk bersiap-siap menghadapi saat keperluan dan jangan sampai menjadikan kami dari golongan yang menyesal sehingga ingin kembali ke dunia tetapi tidak diizinkan, juga semoga Allah S.W.T. memudahkan atas kami sakaratulmaut, dan kesukaran kubur, demikian pula pada semua kaum muslimin dan muslimat.

Aamin ya Robbal aalamin. Engkau arhamurrahimin, wahasbunallahu wani'mal wakiel, walahaula wala quwwata illa billahil aliyil adhim."

Sumber ;
Tanbihul-ghofilin



Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

LIMA (5) NASEHAT ALQURAN UNTUK ORANG KAYA

LIMA NASEHAT ALQURAN UNTUK ORANG KAYA

Ini juga nasehat untuk orang kaya yang berbentuk cerita Qorun dalam alquran, harta menurut alquran bagaimana? apakah harta itu anugrah ataukah ujian kepada manusia? Lalu bagaimana sikap kita terhadap harta ini?

Harta dapat menjadi nikmat apabila yang ia dicari dengan jalan halal dan dikeluarkan di jalan Allah, islam tidak hanya menjelaskan apa harta itu, untuk apa harta itu tetapi darimana diperoleh dan bagaimana menyalurkannya?

Apabila harta itu diperoleh atas jalan yang dilarang oleh Allah maka harta itu adalah bencana yang dikirim oleh Allah didunia sebelum bencana diakhiratnya, ada bermacam-macam pertanyaan Allah ketika menginjak padang mahsyar salah satunya adalah mengenai hartanya dan jawabannya itu akan menjadikan dia tergolong orang yang selamat yang akan digiring ke surga ataukah jatuh ke neraka.

Al-anfal 28 “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar[8:28]. Disana gamblang bahwa harta itu merupakan ujian dan cobaan kepada manusia setiap ujian itu pasti ada yang sukses dan ada juga yang gagal, yang selamat melewati ujian ini akan mendapat pahala yang besar dihadapan Allah.

Apabila mensyukuri pastilah akan ditambah oleh Allah dan yang mengkufuri ada azab yang pedih dari Allah. Sesungguhnya harta dan anak kalian adalah fitnah ujian dan cobaan. Karena itu jangan terlalu bangga dengan ujian kita belum tentu kita selamat atas ujian ini.

Harta ini merupakan ujian agar menampak indah dan tidak akan orang berhias dengan hartanya selamanya, harta dan anak merupakan hiasan dunia tapi sesungguhnya yang terbaik disisi Allah itu adalah amal sholeh.

Setiap umat itu ada cobaan dan cobaan untuk umat hari ini adalah harta, sebenarnya kikir itu tidak murni jelek, sombong tidak murni jelek tapi dimana diletakkan maka akan ketahuan keliatan jelek ataukah bagus. Alquran ini menyebutkan harta ini “khoir” sesuatu yang baik, kapan?? kalau digunakan dalam jalan yang baik, harta itu sebaik-baik penolong dijalan Allah.

Harta itu bukan dijadikan tolak ukur kemuliaan dihadapan Allah dan ini ditolak Alquran, itu konsep yang salah yang sebenarnya ialah kalian tidak memberi makan orang miskin dan memuliakan orang yatim, apabila ia mampu memberi semua itu tadi maka ia akan menjadi mulia dihadapan Allah. [al-mukmin 55-56]
[23:55] Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa)[55], Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar {1008}[23:56] .

[Qs sabak 37] “Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam syurga).[34:37]
Bukan berati harta banyak anak banyak ia deket sengan Allah yahg dekat dengan Allah ialah apabila ia gunakan harta untuk beramal sholeh dan anaknya dibimbing kejalan Allah.

Alquran menceritakan orang kafir berpandangan harta mereka akan menyelamatkannya dari siksaan Allah dan akan kekal abadi bersama kenikmatan anggapan ini salah total maka ia jadi sibuk menumpulkan dan menghitung terus tanpa berfikir dia akan mati karena ia menganggap harta ini akan mengekalkannya ia baru sadar ketika sudah berada dalam kuburan tapi sadar saat itu percuma mustahil karena tidak akan kembali ke dunia lagi.

Allah menceritakan kepada kita ceritakan dalam alquran seseorang yang memiliki 2 kebun yang subur dan menghasilkan banyak hasil Allah tidak mendoliminya tidak mengurangi tapi dia masuk ke kebunnya dengan penuh congkak dan sombongnya membanggakan hartanya spontan dibakar habin kedua kebunnya itu ia baru sadar kalau hartanya itu bukan miliknya. kalau ketemu orang yang kaya cepet akrabnya dan memandang orang miskin mata sebelah, suka memamerkan kekayaannya dihadapan orang miskin Qorun pernah show dengan seluruh hartanya. Ia tidak meyakini adanya kiamat dan apabila ada kiamat ia meyakini kalau ia dibangkitkan pasti kaya juga spontan Allah membakar kebunnya dan akhirnya sadar.

Orang menjadi melampaui batas ketika beranggapan tidak butuh yang lain dan berbuat durjana di bumi Allah, kalau Allah mencurahkan semua rizki-Nya maka manusai akan semakin lupa dengan Allah, mak Allah hanya menurunkan sesuai kadarnya karena Allah Maha mengetahui.

Apabila orang sudah gila hartanya maka ia akan lebih kejam lagi daripada penguasa yang dholim, orang yang punya harta ingin mengatur semua Orang ia tidak mau didekte orang ia beranggapan ia yang paling benar dan berkuasa, seperti kaum nabi suaib karena nabi ingin mengatur harta-harta mereka maka yang pertama kali menolak adalah orang-orang yang kaya karena mereka tidak mau diatur. Qorun juga sudah kebal dengan nasehat karena beranggapan harta yang ia peroleh adalah dari kepandaiaanya sendiri bukan dari Allah, kalau Allah berkehendak mengapa Allah tidak membantu mereka (orang miskin) sendiri?? mereka tidak percaya neraka, tidak percaya hari kiamat, ini kadang diungkapkan tanpa sadar.

Orang yang selalu sibuk dengan harta tidak akan pernah konsekuen dengan agama, [alfatah;11] “Orang-orang Badwi yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan mengatakan: "Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfa'at bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan[48:11]

Mereka orang-orang yang tidak bergabung dengan rosul dengan berbagai alasan, semua yang membawa kehancuran kita pada dunia dan akhirat itu adalah musuh. Kadang orang yang berharta itu ketika diberi dakwah kepada mereka bukan menjadi dekat kepada Allah tapi menjadikan mereka semakin jauh.

Ada ungkapan yang keliru dan menjauhkan dari Allah yaitu “Cari yang haram susah apalagi yang halal?” Ungkapan ini sangat berbahaya dihadapan Allah, mereka beranggapan kalau mencari yang halal ia pasti mati ini ungkapan yang salah. Harta di akhirat tidak akan pernah kita bawa paling kalau mati yang dibawa cuman kain kafan, bukan berarti kita dilarang menjadi kaya tapi jangan jadikan harta ini adalah tujuan hidup mereka akan tergelincir dalam kehancuran tapi jadikan harta ini sebagai wasilah dan yang menyambung kenikmatan dunia ke Akhirat karena disana kehidupan yang sebenarnya.

Harta ini milik Allah kita tidak punya apa-apa seperti ketika kita lahir dan kita mati cuman bedanya kalau mati kita membawa kain kafan, jangan memuji harta dan jangan pula mencelanya kecuali untuk Allah

Harta adalah sebaik-baik pembantu kita untuk selamat di akhirat, sesial-sial orang ialah apabila ia gila harta dan menuju kepada Allah tanpa membawa bekal, dunia ini adalah ladang kita untuk membangun kehidupan kita di akhirat, harta yang kekal adalah harta yang sudah diberikan untuk Allah. Harta bukan seseatu jika tidak dijadikan untuk amal untuk Allah tapi harta segala sesuatu jika kita gunakan untuk amal.

Mengenai cerita Qorun dalam [Qoshosh ;76-83]
1. Jangan gembira yang berlebihan sampai congkak karena Allah tidak suka sombong sehingga lupa daratan, menerima khikmatan Allah yang membawa lupa kepada pemberi nikmatnya, melupakan semua ketentuan Allah amat gembira ini yang dilarang. Sombong itu menolak kebenaran menolak kebaikan, sombong bukan berarti memakai pakaian yang terbaik, orang yang sadar dirinya darimana berasal maka ia tidak akan congkak lagi,

2. Kejarlah akhirat dari harta-harta ini untuk pelantara memakmurkan kehidupan akhirat, orang dengan hartanya bisa menjadikan ia lebih dekat dengan Allah, jangan jadi orang yang tidak menimati dunia dan di akhirat tidak dapat apa-apa. Harta yang telah keluarkan itu milik kita bukan harta yang masih kita simpen belum pasti milik dia.

3. Pertama Allah tidak memerintahkan mengeluarkan semua harta maka nikmatilah dunia ini, karena Allah senang kalau yang diberi tadi menikmatinya apa yang Allah berikan semua ini niatkan untuk akhirat kitapun memperolehnya pahalanya di akhirat.

Kedua [al-a'rof; 32] Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat {536}." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.

4. Berbuat baik seperti Allah berbuat baik kepadamu, sering manusia menepuk dadanya ia kira semua itu dari kepandaiaanya bukankah Allah yang mengirim semua ini kembalinya semuanya dari Allah, kitakan tidak mau Allah memutus rizki kita maka kita harus berbuat baik kepada sesama juga, maka jangan putus rizki orang-orang yang membutuhkan dari harta-hartamu, apabila kita berbuat baik maka yang pertama kali untung pertama kali adalah sipemberi karena pahalanya dilipat gandakan Allah baru orang lain merasakannya, kikir berarti kikir untuk dirnya sendiri.

5. Jangan berbuat durjana melalui harta ini untuk meresahkan bumi Allah, harta ini akan menjadi bencana bila yang memegang tangan yang salah, berapa banyak orang yang tunduk oleh orang berharta, undang-undang bisa diubah oleh orang-orang berharta, bacalah surat (al-Qolam dan al-kahfi).

Sumber :
- Sentuhan Qolbu Bersama Habib Muhammad bin Alwi Pasrusuhan
- www.pasfmpati.com Streaming PukuL 00:00 Wib
- www.jkmhal.com
- websitestory.co.cc

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog

Mutiara Nasihat: Kelebihan Imam Ali

EMPAT HAL YANG MENCAKUP DELAPAN MASALAH

Rosul pernah menyebutkan beberapa kelebihan imam Ali Ra yang pernah beliau SAW ungkapkan, kurang lebih initinya seperti berikut:

“Ya Ali Aku minta kepada Allah untukmu minta 5 hal dan Allah mengabulkannya ;
1. Aku mohon kepada Allah meminta aku menjadi manusia yang pertama dibangkitkan ketika bumi pertama kali dibelah, dan ketika aku membersihkan kepalaku dari debu aku meminta kepada Allah supaya engkau dibangkitkan bersama Aku.
2. Aku minta kepada Allah supaya Aku dan Kamu diberhentikan di mizan dan engkau berhenti bersamaku dan Allah mengabulkannya.
3. Aku minta kepada Allah supaya menjadikan engkau yang mengibarkan benderaku kelak dihari kiamat, Dan Allah mengabulkannya bendera terbesar dan termegah dan umat yang bersama bendera ini mereka jaya diakhirat yaitu rombongan orang-orang yang sukses yang menuju surga.
4. Aku minta kepada Allah agar kelak ketika orang mukmin yang minum air di telaga rosul SAW imam ali Sa yang menuangkan airnya dan Allah mengabulkannya. Ternyata rosul punya telaga kelak di Akhirat Siapa yang minum air dari telaga rosul SAW ini tidak akan haus selamanya dan yang menuangkan airnya adalah imam Ali Sa.
5. Aku minta kepada Allah agar engkau yang menggiring dan menuntun kaum mukmin ke surga, dan Allah mengabulkannya ini semua yang bersabda adalah Rosul dan ini hanyalah perintah dari Allah bukan karena rosul memanjakan keponakannya. Beliau satu-satunya yang lahir di ka'bah, satu-satunya yang pernah menaiki pundaknya rosul SAW, beliau dari kecil sudah dibimbing oleh rosul Saw beliau adalah pintu kota rosul SAW.

Ada 4 Ungkapan imam Ali tapi mencakup 8 masalah yang disampaikan, ini Pedoman pendek tapi bisa jadi pegangan hidup ;
1. Apa yang wajib dan apa yang lebih wajib??
Wajib ialah taat kepada Allah dan yang lebih wajib ialah meninggalkan dosa, kita memiliki bermacam-macam perintah dan kita tidak punya pilihan lain kecuali “melaksanakan Tanpa menawar” perintah apapun dari Allah maka wajib dilaksanakan, diperintahkan apapun itu maka wajib dilaksanakn, hukum adalah hukum Allah dan halal yang menentukan Allah haram yang menentukan adalah Allah.

Bahkan adalam alquran Teriakan penghuni neraka “Coba dulu aku taat kepada Allah dan rosul-Nya” sesuai ketentuan Allah wajib, jangan kita numpuk amal taat tapi diwaktu yang sama kita melaksanakan maksiat dan ini lebih wajib daripada taat kepada Allah, karena meninggalkan dosa ialah menunjukan kita tidak berani menentang ketentuan Allah meski itu dosa kecil kamu anggap remeh dosa kecil bisa sangat besar dihadapan Allah.

Ada dosa kecil dan besar itu apabila kita nisbatkan antara satu dosa yang lain, tapi kalau dihadapan Allah tidak ada dosa kecil maupun dosa besar karena semua berarti meremehkan Allah. Kadang matematika kita salah ini akan bisa menghapus dosa kita, kalau kita kalah hawa nafsu kita cepet-cepet minta ampun kepada Allah. Menganggap remeh dosa kecil dosanya jauh lebih besar dari dosa itu sendiri dan ini yang lebih wajib ditinggalkan. Orang yang pakai minyak wangi tapi tidak mandi pasti akan tercium bau busuknya maka yang lebih baik mandi ini contoh ringannya.

2. Apa yang dekat dan Apa yang lebih dekat??
Yang deket ialah “hari kiamat” dan yang lebih dekat ialah “kematian”. Rosul SAW adalah nabi terakhir itu bukti hari kiamat sudah dekat tapi yang lebih deket ialah mati, karena mati itu sendiri adalah kiamat bagi orang yang mati itu akan bangkit dari kiamatnya, kenapa kematian disebut lebih dekat karena kematiakn ini kita tidak akan pernah tau kapan datangnya?? karena yang menentukan kematian adalah Dzat yang menghidupkan dan mematikan.

Kita disuruh mempersiapkan kiamat maka kita juga lebih wajib mempersiapkan untuk kematian kita membangun Akhirat karena itu kematian, Sabda Rosul SAW "orang mukmin yang paling cerdik ialah yang yang lebih banyak mengingat kematiannya dan selalu mempersiapkan kematian yang akan menjemputnya" dan itu pasti akan terjadi" tapi kenapa sering dilupakan? Padahal mati adalah yang akan selalu memotong segala kenikmatan, harusnya kita heran mengapa ada orang yang berani besumpah-serapah atas nama Tuhan lagi dengan fitnahnya padahal malam ini kita tidur bangun belum tentu masih hidup apa yang nanti akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah???

Menurut imam Ali Sa nafas kita ini sebenarnya mengantarkan kita kepada kematian, jangan berkata ulang tahun yang benar kurang tahun kita hidup selama 20 tahun berarti waktu kita sudah berkurang 20 tahun, kita ingin happy sehingga lupa mati dan percuma semua ini kalau kematian sudah menjemputnya, imam Ali bersabda lagi “matilah kalian sebelum kalian mati” artinya persiapkan kematian kalian sebelum kematian datang sehingga mereka akan meresa belum puas dan kurang saja menjalani hidupnya kalau kematian sudah menjemputnya. Ketika maut menjemputnya manusia selalu berteriak supaya dikembalikan kedunia ia baru sadar beramal sholeh sholat 2 rekaat saja bagi mereka lebih berharga dari seluruh kenikmatan yang ada didunia karena waktunya sudah habis. siapkan kematian biar tidak menjadi bercana dahsyat

3. Apa yang mengherankan dan apa yang paling mengherankan ????
Yang mengherankan adalah dunia, orang kaya menghina sana sini besok bisa jadi orang paling miskin, ada orang tua yang sakit bertahun-tahun tapi tidak meninggal juga sedang ad anak kecil yang luchu, sehat tapi malah meninggal, karena semua ini mengherankan, sulit diterka dan begitulah Allah menjadikan dunia ini agar kita menuju ke yang lebih kekal ketawa 1 jam akan memaksa kita menangis berpuluh jam, mereka melakukan apa saja untuk mengumpulan dunianya sehingga melupakan apakah itu halal atau haram belum sempat menikmati ia akan mati, orang yang mengajak kebaikan dikucilkan diasingkan tapi orang yang mengajak kepada sesuatu yang tidak berguna disanjung-sanjung dipuja-puja.

Lalu apa yang lebih mengherankan dari dunia adalah hubud dun ya “cinta dunia” ialah menjadikan dunia tujuan hidup dan ini larangan Allah, lalu kita seharusnya bagaimana terhadap dunia? Jawabnya menjadikan dunia ini sebagai pelantara "wasilah" untuk kehidupan akhirat maka ialah orang paling kaya disana. bagaimanapun ia kayanya tapi itu bukan cinta dunia, Menurut rosul “Cinta dunia pangkal dari kehancuran” apalagi kalau tidak memperdulikan yang lain, tidka memikirkan dosa dan semuanya dunia ialah tempat tipuan apabila ia menjadikan dunia ini tujuan hidupnya bukan sebagai ladang untuk panen kelak diakhirat.

imam Ali Sa bersabda “Dunia ini lebih mulia dari tulang, tulangnya babi, dipegang orang yang berpenyakit kulit dan sudah” begitu menurut pandangan imam Ali lalu ada ungkapan yang lain adalah “manusia ini bagaikan anak dunia dan dunia adalah ibunya jadi tidak salah anak mencintai ibunya??” Apakah ini kontradiksi?? jawabannya tidak selama ia menjadikan dunia ini bukan sebagai tujuan hidupnya tapi harus menjadikan dunia ini sebagai perantara ke akhirat, bermacam-macam kita saksikan kawan yang kemana-mana akrab esoknya menjadi musuh yang paling dibenci dan itu sumber utamanya dari cinta dunia.

Jangan terpukau ketika melihat kekayaan orang karena mungkin kayaannya itu lebih banyak melupakan kewajibannya kepada Allah, ia mungkin disanjung orang tapi mungkin juga tidak disanjung oleh Allah karena ini adalah yang paling penting, jangan terpukau dengan setiap amal pernuatannya apabila taatnya itu bukan karena Allah melainkan untuk tujuan yang lain, diibaratkan "dunia ini adalah anak perempuannya akhirat, jadi kalau sudah memilih anak perempuan maka haram baginya menikahi ibunya juga".

Allah mensifati Dunia ini 5 hal ; diibaratkan juga dunia dan perjalanan dunia seperti anak kecil, Dunia ini adalah ;
1. Permainan, belaka seperti waktu kita masih kecil suka bermain-main saja
2. Sesuatu yang melupakan kita dengan tujuan utama yaitu Allah, ketika kita beranjak dewasa lupa akan tujuan kita diciptakan ini untuk apa??
3. Zina (berhias), kalau sudah remaja manusia pasti suka berhias
4. Tempat Saling bangga-banggakan,
5. Tempat Banyak-banyakan harta dan ini tidak akan pernah selesai dalam surat at-takasur.
Sementara di akhirat ada siksaan yang pedih tapi ada juga pengampunan dan kerelahan Allah.

Sabda rosul ada dua hal yang dibenci anak adam yaitu semua anak adam benci mati, sementara kematian buat simukmin ialah kejayaan karena ia akan selamat dari fitnah, dan yang kedua ialah benci kalau sedikit hartanya sementara kata rosul sedikit hartanya lebih ringan ketika ia di hisab Allah kelak, dunia ini adalah tangisan belaka

4. Apa yang sulit dan apa yang lebih sulit???
Yang sulit itu Kubur 2x1 meter setiap orang hendaknya melihat ini kapling yang harus dibeli ya ini kita mau tidak mau mesti mati pasti kesana dan sudah tidak berdaya lagi kita, bahkan rosul masih kena himpitan bumi ketika diliang lahat ketika diiringi 60.000 malaikat, lalu bagaimana dengan kita ini yang penuh dosa?? dan Perlu diketahui ada dua hal yang benci 2 hal: pertama mati, sementara kematian bagi mukmin karena membebaskan diri dari Fitnah, kedua semua anak adam benci hartanya sedikit, padahal kalau sedikit harta hisabnya ringan juga. dunia itu tempat tangisan dan serba sulit, kuburan ini setiap hari berteriak

1. Aku tempat yang paling asing
2. Aku tempat yang gersang
3. Aku tempat yang penuh dengan binatang

1. Aku tempat yang Gelap (kuburan)
2. Aku taman dari taman-taman surga
3. Aku sebagian dari neraka

Malam pertama bagi orang mati dikuburan itu sangatlah mengerikan maka kita harus menghadiahkan kepada mereka sholat, "demi Allah" kata imam Ali Sa apabila ia diberi umur dunia muda terus 1000 tahun, mampu menikmati semua kehidupannya engan bahagia, 1000 tahun sehat selalu tanpa pernah mengeluh sedikitpun, tidak pernah sedih demi Allah kata imam Ali semua ini tidak berarti karena ia lupa semua itu begitu dahsyatnya malam pertama kubur itu makanya kita harus menghadiahkan sholat dan talkin mayyit dan lainnya karena si mayyit sendiri sampai lupa siapa namanya. habis semua, ini berlakuk untuk semua sama rata tidak ada kaya tidak ada miskin pasti seperti itu. “Bersiaplahh...!!!”

Lalu apakah yang paling sulit??Dan ini yang paling sulit ialah pergi kubur tanpa bekal ini berarti kehancuran pasti menangis disana dan tugas nabi Muhammad Saw ialah memberi syafaat kepada seluruh mukmin, kuburan adalah tempat kita menyelesaikan urusan kita dengan Allah, kita ini perlu kawan kelak diakhirat maka pilihlah kawan yang tampan dan bau wanginya,

Kalau sebaik-baik bekal itu Taqwa dengerkan sejelek-jelek bekal ialah berbuat jelek kepada sesama hamba Allah, kita caci orang, kita hinakan kedudukannya, kita fitnah mereka lalu gimana tanggungjawab kita kepada mereka, amal kita ini berbentuk dikubur dari sholat, zakat, puasa, haji dan lainnya tapi ada satu cahaya yang selalu mendampingi ketika ia dibangkitkan ada cahaya terang yang selalu bersamanya dan selalu menyelesaikan semua post-post diakhirat, cahaya apa itu yang selalu menyelesaikan urusannya? Menyelamatkan dia dari post post kelak diakhirat mengewal ia persis sampai dipintu surga? Orang itu berhenti sebentar dan bertanya cahaya apa kamu? Cahaya itu ialah bentuk pahala kamu sering menggembirakan sesamanya sungguh besar pahalanya membahagiakan dan menggembirakan orang lain apalagi membahagiakan rosul SAW dan keluarga beliau Sa Amin..

Narasumber ;
- Sentuhan Qolbu Bersama Habib Muhammad bin Alqi Pasuruhan
- www.pasfmpati.com Streaming PukuL 00:00 Wib
- websitestory.co.cc

Penting!! Perlu Anda Baca:
@ Cara Bikin Blog Cantik dan Dinamis
@ Kumpulan Tutorial Blog Lengkap
@ Kumpulan Dongeng Anak
@ Bukan Berita Biasa
@ Trik dan rumus matematika
@ Catatan dan Ulasan Seputar dakwah
@ Tips dan Trik belajar yang efektif
@ Review dan Ulasan pertandingan Juventus
@ Pasang Iklan gratis
@ Kumpulan widget gratis
@ Seputar hukum dan kisah-kisah sedekah
@ Seputar Koleksi Buku
@ Seputar Resensi Buku
@ Kumpulan tutorial Blog