Aneka Perlengkapan Sholat

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Aneka Parfum Alrehab

Izzah Store menjual parfum Alrehab original Jeddah Arab Saudi dengan berbagai varian aroma, seperti Soft, Lovely, Dalal, Fruit, Kholiji, Blanc, Sabaya, Aseel, Tooty Musk, dll

Aneka Pelengkapan Sholat untuk Anak

Izzah Store menjual aneka Perlengkapan Sholat, seperti Mukena, Sajadah, Sarung, Peci, dll tersedia untuk anak dan dewasa

Mari Membaca Alquran

Mari kita membaca Alquran, karena di Hari Kiamat nanti Alquran akan memberi syafaat kepada siapa saja yang gemar membacanya apalagi menghafalnya. Bacalah secara tartil dan perlahan-lahan. Jangan lewatkan hari-hari anda tanpa membaca Alquran..

Kumpulan Dongeng Anak

Anda hobi membaca dongeng-dongeng anak, di sini anda akan menemukannya. Mulai dari dongeng si kancil, si belalang, si kerbau, si kambing dan sebagainya. Cobalah dongengkan kepada buah hati anda menjelang tidur agar anak menjadi cerdas dan pandai bertutur.

Kumpulan Cerita Pendek

Anda penggemar Cerita Pendek atau Cerita panjang, di sini disajikan beberapa cerita islami yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Cerita yang kadang memberi inspirasi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kisah Humor para Sufi

Anda kenal tokoh-tokoh sufi zaman dulu, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh sufi dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Kisah Abu Nawas

Anda kenal Abunawas atau Nasrudin Hoja, di sini kami sajikan banyak sekali kisah-kisah lucu dan cerdik tokoh dari Zaman dulu itu. Kisah kocak yang kadang menyindir diri kita yang membacanya.

Cintailah Allah Melebihi Segalanya

Seberapa besar cinta kita kepada Allah, silakan tanya pada diri sendiri. Kita kadang lebih menghargai atasan kita daripada mendahulukan Allah. Sholat kadang ditunda ketika kita diundang oleh boss kita. Sholat kadang ditinggalkan karena asyik nonton Final Sepak Bola di televisi.

Aneka Sirwal dan baju gamis

Izzah Store Menjual aneka Sirwal dan gamis serta Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Accessories

Izzah Store Menjual aneka Acessories seperti Sabuk Bonceng Anak, Sepatu Boots, Sorban, Siwak, dll

Aneka Gamis Pakistan dan Jubah Arab

Izzah Store Menjual aneka gamis dan Jubah seperti Atasan Pakistan, Jubah Arab, Gamis Yaman, dll Juga Menyediakan baju Koko

Aneka Sirwal, Celana Pangsi dan Cingkrang

Izzah Store Menjual aneka celana sirwal dan baju pangsi khas Sunda. Ada Sirwal biasa, Sirwal Loreng, Sirwal Boxer, Sirwal 3/4, dll

Keranda Kendaraan Masa Depan

Inilah yang namanya KERANDA yaitu kendaraan istimewa tanpa bensin (karena harganya selalu naik) yang. akan membawa kita ke tempat peristirahatan terakhir. Kendaraan sederhana tanpa AC, tanpa Pemutar Musik, dan akan berjalan dengan digotong kerabat kita.

Mari Mengingat Kematian

Berapapun lamanya kita hidup di dunia suatu saat nanti pasti akan berakhir. Dan akhir dari kehidupan dunia adalah datangnya kematian. Suka atau tidak suka kita akan tetap menemuinya. Oleh karena itu ingatlah selalu akan pemutus kenikmatan dunia yaitu MATI.

Untuk apa Kita Diciptakan?


Teman-teman, di bulan Ramadhan yang mulia ini marilah kita merenung sejenak tentang apa tujuan hidup kita sebenarnya. Barangsiapa yang memperhatikan kondisi manusia pada zaman sekarang ini, maka dia mungkin akan menjawab pertanyaan di atas dengan jawaban, yaitu: Kita diciptakan hanya untuk makan, minum, bermain, bersenang-senang, membangun rumah dan istana. inilah fakta riil kebanyakan dari manusia pada zaman sekarang ini.

Dalam keadaan seperti ini, manusia seperti ini tidak ada bedanya dengan hewan dan orang-orang kafir, yang berambisi hanya untuk mencapai tujuan dan kesenangan duniawi semata. Yang mana tujuan dari hidup mereka hanya untuk makan, minum dan bersenang-senang dengan kenikmatanh hidup duniawi.

Baik itu halal maupun haram. Allah SWT berfirman mengenai kenyataan ini:
"Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka"(QS: Muhammad:12)

Padahal Allah menciptakan kita untuk tujuan yang agung dan mulia, sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran,
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku"(QS: Adz-Dzariyat: 56)

Imam An-Nawawi berkata, "hal ini adalah sebuah penjelasan bahwa manusia diciptakan hanya untuk beribadah. Maka, mereka harus menjaga tujuan utama ini, untuki apa mereka diciptakan. Dan mereka harus berpaling dari kenikmatan dunia dengan cara zuhud. Karena dunia ini adalah fana bukan keabadian. Dunia hanya perahu penyeberangan bukan tempat tinggal, dan dunia hanya tempat sementara bukan negeri yang kekal."

Do'a Ketika Mendapat Kebaikan Dari Orang Lain

Ucapan 'Alhamdulillah' merupakan kata-kata pujian kepada Allah SWT apabila kita dikaruniakan kebaikan, kesenangan dan kabar baik lainnya. Namun jika ada orang yang berbuat baik kepada kita, hendaklah kita mendoakan saudara kita itu dengan doa berikut ini: "Jazakallahu khairan katsira" (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.)

Maka doa itu adalah setimpal untuk sebuah pujian. Doa tersebut berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmuzi.

Sholat itu Membedakan Islam Dengan Kafir

Meninggalkan sholat Fardhu dengan sengaja adalah berdosa besar. Nanmun jika seseorang itu mengingkari wajib sholat lima waktu, maka hukumnya dia telah keluar dari agama islam. Rasulullah sendiri telah mengingatkan umatnya dalam hadits baginda yang artinya: "Garis pemisah antara kita dan mereka (orang kafir) adalah Sholat. Barangsiapa yang meninggalkan sholat maka kafirlah ia." Hadits Sahih. Dalam hadits lain baginda bersabda: "Beda antara seorang muslim dan orang kafir atau musyrik adalah sholat, jika dia ditinggalkan secara sengaja maka kafirlah ia." HR: Muslim

Batang Pohon Di Surga Terbuat Dari Emas

Surga merupakan tempat pembalasan yang indah bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Seperti sudah kita ketahui dalam Al-quran, di surga terdapat taman-taman, sungai, dan istana yang megah.

Di surga juga terdapat berbagai pohon dan buah-buahan yang lezat. Ketahuilah bahwa salah satu keajaiban surga yang pernah diceritakan oleh Rasulullah SAW adalah bahwa batang-batang pohon di surga itu terbuat dari emas.

Imam Turmuzi, Ibnu Hibban dan Imam Baihaki meriwayatkan, dengan isnad shahih dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, "Tidak ada pohon di dalam surga yang tidak punya batang kecuali terbuat dari emas.

Jauhi Sifat Hasad

Orang yang mempunyai sifat hasad, berarti jiwanya berpenyakit keji. Hasad ialah orang yang tidak senang melihat orang lain mendapat kebaikan dan kesenangan.

Orang semacam ini adalah benci dengan nikmat Allah yang telah diberikan kepada orang lain. Tahukah kamu apa sumber dari sifat hasad? Sumbernya adalah karena terlalu cinta kepada dunia.

Perasaan Takut Rasulullah SAW dan Para Sahabat kepada Allah Azza Wa Jalla

1. Amalan Rasulullah ketika terjadi awan gelap dan angin topan

A'isyah berkata, apabila terjadi mendung, awan hitan dan angin kencang, wajah nabi yang biasa memancarkan nur, akan terlihat pucat karena takut kepada Allah.

Beliau keluar masuk masjid dalam keadaan gelisah sambil membaca doa berikut ini:"Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."

2. Amalan Anas RA ketika terjadi angin topan

Nadhir bin Abdullah ra bercerita bahwa ketika Anas masih hidup. suatu hari telah terjadi angin topan secara tiba-tiba. Saya pun pergi menemuinya dan bertanya, "Pernahkah engkau mengalami hal seperti ini di zaman Rasulullah SAW?"

Anas menjawab, "Saya berlindung kepada Allah, pada waktu itu jika terjadi angin topan, kami segera pergi ke masjid, karena takut kalau-kalau terjadi hari Kiamat.Abu Darda ra bercerita, "Kebiasaan Rasulullah SAW apabila terjadi angin bertiup sangat kencang (angin ribut) beliau terlihat cemas kemudian segera pergi ke masjid."
3. Amalan Rasulullah ketika terjadi Gerhana Matahari

Kisah Bertabur Hikmah


Petuah bagi Ahli Maksiat

Suatu saat, seorang ahli hikmah, Ibrahim bin Adham didatangi oleh orang yang mengaku ahli maksiat. Ia mengutarakan niatnya untuk keluar dari kubangan dunia hitam. Ibrahim bin Adham memberikan nasihatnya, seraya berkata, "Jika ingin menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka tak mengapa kamu meneruskan kesukaanmu berbuat maksiat."

Mendengar perkataan Ibrahim, ahli maksiat dengan penasaran bertanya, "Ya Abu Ishaq (panggilan Ibrahim bin Adham), apa syarat-syaratnya?" Ibrahim bin Adham berkata, "Pertama, jika ingin melakukan maksiat kepada Allah, janganlah kamu memakan rizki-Nya." "Lalu aku harus makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rizki Allah?" kata sang ahli maksiat keheranan.

Ibrahim bin Adham berkata lagi, "Ya, kalau sudah menyadarinya, masih pantaskah kamu memakan rizki-Nya, sedangkan kamu melanggar perintah-pertintah-Nya.

Kemudian syarat yang kedua, kalau ingin bermaksiat kepada-Nya, maka janganlah kamu tinggal di bumi-Nya. "Ya Abu Ishaq, kalau demikian, aku akan tinggal di mana? Bukankah semua bumi dan isinya ini kepunyaan Allah?" kata lelaki itu.

"Ya Abdullah, renungkanlah olehmu, apakah masih pantas memakan rizki-Nya, sedangkan kamu masih hendak melanggar perintah-Nya?" kata Ibrahim.

"Ya benar, " kata lelaki itu tertunduk malu.
Ibrahim bin Adham kembali berkata, "Syarat ketiga, kalau ingin juga bermaksiat, mau makan rizki-Nya, mau tinggal di bumi-Nya, maka carilah suatu tempat yang tersembunyi dan tidak dapat dilihat-Nya."

"Ya Abu Ishaq, mana mungkin Allah tidak melihat kita?" ujarnya.
Sang ahli maksiat itu pun terdiam merenungkan petuah-petuah Ibrahim. Lalu ia kembali bertanya, "Ya Abu Ishaq, kini apa lagi syarat yang ke empat?"

"Kalau malaikat maut datang hendak mencabut ruhmu, katakanlah, "Undurkanlah kematianku. Aku ingin bertaubat dan melakukan amal sholeh." kata Ibrahim.
"Ya Abu Ishaq, mana mungkin malaikat maut mau mengabulkan permintaanku itu." jawab lelaki itu.

"Baiklah ya Abu Ishaq, sekarang sebutkan apa syarat yang ke lima?" tanyanya lagi.
"Kalau malaikat Zabaniyah hendak membawamu ke neraka di hari kiamat, janganlah engkau mau ikut bersamanya."

"Ya Abu Ishaq, jelas saja mereka (malaikat Zabaniyah) tidak akan mungkin membiarkan kau menolak kehendak-Nya." ujar lelaki itu.

"Kalau demikian, jalan apa lagi yang dapat menyelamatkanmu ya Abdullah?" tanya Ibrahim bin Adham. "Ya abu Ishaq, cukuplah! Cukup! Jangan engkau teruskan lagi, mulai detik ini aku mau beristighfar dan mohon ampun kepada Allah. Aku benar-benar ingin bertaubat." ujar lelaki itu sambil menangis penuh penyesalan.

Majnun dan Singgasana Khalifah

Syahdan di Baghdad, pada masa khalifah Harun Ar-Rasyid, hiduplah seorang yang sangat miskin yang biasa dijuluki 'Si majnun'. Suatu saat terjadi kegaduhan di istana, tak lama setelah sholat Jum'at selesai. Sontak, khalifah dan para menteri yang baru saja melaksanakan sholat Jum'at merasa kaget dengan kejadian tersebut.

"Apa gerangan yang terjadi wahai penjaga?" tanya khalifah kepada penjaga. "Ampun tuanku, jika tindakan kami lancang dan mengusik istirahat baginda. Namun, orang gila inilah yang menyebabkan keributan ini terjadi. Dia begitu lancang dan berani duduk-duduk di atas kursi singgasana kebesaran baginda ketika para penduduk negri tengah melaksanakan sholat Jum'at." timpal Hulubalang.

Khlaifah bertanya kepada Si Majnun yang kebetulan masih nangkring di kursi singgasana. "Hai Majnun, apa benar yang dikatakan oleh hulubalang?" bentak Khalifah.

Majnun dengan santai menjawab, "Sebenarnya hamba tidak bermaksud lancang. Saya mendengar betapa nikmatnya duduk di singgasana. Namun barau saja saya duduk, saya dipergoki oleh hulubalang yang selanjutnya menghajar saya habis-habisan. Jika akibat tindakan tersebut lalu saya dipukuli, lalu bagaimana nasib baginda nanti yang selama bertahun-tahun duduk di singgasana tersebut?"

Setelah mendengar jawaban tersebut, khalifah Harun Ar-Rasyid terdiam lalu menangis. Dia tersadar akan beratnya amanah dan tanggung jawab yang dipikulnya selama ini. Setelah peristiwa itu, khalifah terlihat begitu berhati-hati dalam menjalankan pemerintahannya.

Marhaban Ya Ramadhan


Ramadhan: Sebuah Pengantar

Hello teman-teman, sebentar lagi (dalam hitungan hari) kita akan memasuki bulan Ramadhan. Teman-teman bahagia nggak bisa menemui bulan Ramadhan lagi. Lho menemui bulan Ramadhan koq bahagia sih?

Di bulan Ramadhan kan justru kita tidak boleh makan dan minum di siang hari? Tidak boleh ini dan itu. Bagaimana mungkin kita bisa menemukan kebahagiaan kalau kita dilarang makan dan minum. Perut kita kan jadi lapar. Teman-teman pasti menganggapnya demikian, betul nggak?

Kalau teman-teman masih beranggapan demikian, berarti teman-teman belum mengetahui hakekat bulan Ramadhan. Untuk itu pada posting kali ini aku ingin sedikit membahas seputar masalah yang berhubungan dengan bulan Ramadhan.

Mudah-mudahan materi yang aku sajikan nanti bisa sedikit membantu memberi pencerahan bagaimana sebaiknya menghadapi dan menjalankan amalan selama bulan Ramadhan nanti. Insya Allah.

Materi yang akan kami sajikan adalah:

1. Keutamaan Ramadhan
2. Kemuliaan Ramadhan
3. Lailatul Qadar
4. i'tikaf
5. Tanya jawab Ramadhan
6. Pernik Ramadhan
7. Lebaran

Mari kita bahas satu per satu.

1. Keutamaan Ramadhan

Dari Salman r.a. meriwayatkan, "Pada hari terakhir bulan Sya'ban, Rasulullah berkhutbah kepada kami, "Wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang syarat dengan berkah, yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya) dari seribu bulan.

Inilah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang harinya sebagai fardhu, dean shalat Tarawih di malam harinya sebagai sunnah. Barangsiapa yang ingin mendekatkan dirinya kepada Allah di bulan ini dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya seolah-olah dia melakukan amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain.

Dan barangsiapa yang melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka dia akan dibalas dengan pahala seolah-olah telah melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada bulan yang lain.

Inilah bulan kesabaran, dan ganjaran bagi kesabaran yang sejati adalah surga. Bulan ini juga merupakan bulan simpati terhadap sesama. Pada bulan ini rizki orang-orang beriman ditambah.

Barangsiapa memberi makan (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berbuka puasa, maka kepadanya dibalas dengan keampunan terhadap dosa-dosanya dan dibebaskan terhadap api neraka Jahannam dan dia juga memperoleh ganjaran yang sama sebagaimana orang yang berpuasa tadi tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa tadi.

Kami pun berkata, "Ya Rasulullah, tidak semua orang di antara kami mempunyai sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka,"

Rasulullah SAW menjawab, "Allah akan mengaruniakan balasan ini kepada seseorang yang memberi buka walaupun hanya dengan sebiji kurma, atau seteguk air, atau seisap susu.

Inilah bulan yang pada sepuluh hari pertamanya Allah menurunkan rahmat, sepuluh hari pertengahannya Allah memberikan keampunan, dan pada sepuluh hari terakhirnya Allah membebaskan kepada hamba-Nya dari api neraka jahannam.

Barangsiapa yang meringankan beban hamba sahayanya pada bulan ini, maka Allah SWT akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka.

Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhoan tuhanmu, dan yang dua lagi kamu pasti memerlukannya.

Dua perkara yang mendatangkan keridhoan Allah yaitu, hendaklah kalian membaca kalimah thoyyibah dan istighfar sebanyak-banyaknya. Dan dua perkara yang pasti kita memerlukannya adalah hendaklah kamu memohon kepada-Nya untuk masuk syurga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka Jahannam.

Dan barangsiapa memberi minum kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka), maka Allah akan memberinya minum dari telagaku (Haudh) yang bila sekali minum saja dia tidak akan merasakan dahaga lagi sehingga dia memasuku syurga."(HR: Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya).

Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah bersabdda, "Umatku telah dikaruniai lima hal yang istimewa yang belum pernah diberikan kepada umat-umat sebelum mereka,

1. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada harum kesturi.

2. Ikan-ikan di lautan memohonkan ampunan bagi mereka hingga mereka berbuka puasa

3. Allah menghiasi Syurganya setiap hari, kemudian berfirman, "Sebentar lagi hamba-hambaku yang shalih akan diangkat segala kesusahan dari mereka dan mereka akan datang kepadamu.

4. Setan-setan yang jahat akan dibelenggu supaya tidak dapat bebas menggoda mereka sebagaimana yang biasa mereka lakukan di luar bulan Ramadhan.

5. Pada malan terakhir bulan Ramadhan mereka yang berpuasa akan diampuni.
Rasulullah SAW ditanya, "Wahai Rasulullah, apakah malam itu malam lailatul qadar?"
Rasulullah menjawab, "Bukan, tetapi selayaknya seorang pekerja itu diberikan upahnya apabila telah menyelesaikan pekerjaannya." (HR: Ahmad)

Dari Ka'ab bin Ujrah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, "mendekatlah kalian ke mimbar!" Lalu kami pun mendekati mimbar itu. Ketika Rasulullah menaiki tangga mimbar yang pertama, beliau berkata, "Amin." Ketika menaiki tangga yang kedua beliau juga berkata, "amin." Ketika beliau menaiki tangga yang ketiga pun beliau berkata, "Amin,"

Setelah Rasulullah turun dari mimbar, kami pun bertanya, "Ya Rasulullah, sungguh kami telah mendengar dari engkau pada hari ini sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya."

Rasulullah bersabda, "Ketika aku menaiki tangga yang pertama, Jibril muncul di hadapanku dan berkata, "Celakalah orang yang mendapati bulan Ramadhan yang penuh berkah, tetapi tidak memperoleh keampunan." Maka aku berkata, "Amin."

Ketika aku menaiki tangga yang kedua, Jibril berkata, "Celakalah orang yang apabila namamu disebutkan, dia tidak bershalawat atasmu," Aku pun berkata, "Amin."

Dan ketika aku melangkah ke tangga yang ketiga, Jibril berkata, "Celakalah orang yang mendapati ibu bapaknya yang telah tua atau salah satu dari keduanya, tetapi keduanya tidak menyebabkan orang itu masuk surga."Aku pun berkata, "Amin."

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah bagi umat Islam. Dalam sebuah hadits disebutkan, "Apabila umatku mengetahui apa-apa yang ada dalam bulan Ramadhan, nkiscaya mereka akan menginginkan agar seluruh bulan dalam setahun menjadi bulan Ramadhan."

Dari hadits ini setiap orang yang memahami, maka dia akan berkeinginan untuk berpuasa selama satu tahun penuh, namun hal ini betapa sulit dilakukan. Tapi jika dibandingkan dengan pahala Ramadhan yang telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW, maka kesulitan itu tidak akan ada artinya.

Dalam sebuah hadits disebutkan, "Berpuasa di bulan Ramadhan dan puasa tiga hari setiap bulan (tanggal 13,14 dan 15 hijriyah) dapat menghilangkan pikiran-pikiran jahat dan kotoran hati."

Keutamaan Ramadhan: Lanjutan


Dari Ubadah bin Shamit r.a sesungguhnya pada suatu hari ketika Ramadhan hampir tiba, Rasulullah bersabda: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, di mana Allah melimpahkan keberkahan, menurunkan rahmat dan mengampuni dosamu, menerima doa-doamu, melihat atas perlombaan kamu (dalam kebaikan) dan membanggakanmu di hadapan malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah SWT kebaikanmu. Sesungguhnya orang yang celaka adalah dia yang terhalang dari rahmat Allah pada bulan ini." (HR: Tabrani)

Dari Abu Sa'id Alkhudri r.a berkata, Rasulullah bersabda, "Setiap hari siang dan malam pada bulan Ramadhan, Allah Tabaroka Wata'ala membebaskan banyak sekali tahanan dari api neraka. Dan bagi setiap orang Islam, setiap hari siang dan malam ada satu doanya yang diterima."

Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Tiga jenis orang yang doa' mereka tidak ditolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doanya seorang imam (pemimpin) yang adil, dan doa orang yang dizalimi, karena Allah mengangkat doanya itu melintasi awan dan dibukakan baginya pintu-pintu langit dan Allah berfirman, "Aku bersumpah demi kemuliaanku, sesungguhnya Aku pasti menolongmu walaupun pada suatu hari nanti." (HR: Ahmad)

Dari Ibnu Umar r.a , berkata, "Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah beserta para malaikat-Nya mengirimkan rahmat kepada orang-orang yang makan sahur."

Hafizh Ibnu Hajar dalam ulasannya mengenai Shahih Bukhori menyebutkan bebrapa alasan mengenai keberkahan makan sahur:

1. Dengan bersahur berarti kita mengikuti sunnah

2. Dengan bersahur kita membedakan diri kita dengan cara berpuasanya para Ahli Kitab yang mereka tidak melakukannya. Kita selalu diperintahkan agar berbeda dengan mereka semampu kita

3. Sahur akan menambah kekuatan untuk beribadah

4. Sahur akan menambah keikhlasan dalam beribadah

5. Sahur menolong menghilangkan amarah akibat perasaan lapar

6. Apabila seseorang yang membutuhkan datang kepada kita pada saat sahur, maka kita dapat menolongnya. Atau mungkin di antara tetangga kita ada fakir miskin, maka kita dapat membantunya.

7. Waktu sahur adalah waktu diijabahnya doa

8. Dengan bersahur akan menyebabkan seseorang mendapatkan taufik untuk berdoa dan berzikir kepada Allah.

Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah bersabda, "Banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan haus, dan banyak orang yang bangun (sholat) pada malam hari tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari sholatnya kecuali letih (karena berjaga malam)." (HR: Ibnu Majah, Nasai, Ibnu Huzaimah)

Dari Abu Ubaidah r.a berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, "Puasa adalah sebagai perisai, selagi dia tidak memecahkan perisai itu." (HR:Nasai, Ibnu Majah, Khuzaimah, dan Hakim)

Dari abu Hurairah R.a berkata, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berbuka (dengan sengaja) satu hari pada siang hari di bulan Ramadhan tanpa rukhshoh (keringanan menurut syariat) atau sakit, maka dia tidak dapat menggantinya walaupun dia berpuasa sampai akhir hayatnya."

Para Ulama telah menyebutkan enam (6) perkara yang sangat penting untuk dijaga ketika berpuasa:

1. Hendaknya menjaga pandangan dari melihat hal-hal yang dilarang.

2. Menjaga lidah dari dusta, perkataan sia-sia, mengumpat, perkataan kotor, menipu, bertengkar dan sebagainya.

3. Menjaga telinga dari mendengarkan hal-hal yang makruh

4. Jasad kita hendaknya dijauhkan dari dosa dan hal-hal yang haram. Tangan jangan menyentuhnya, kaki jangan berjalan ke arahnya, begitu juga anggota tubuh yang lain. Perut hendaknya dicegah dari makan dan minum sesuatu yang haram atau pun yang subhat terutama ketika berbuka puasa.

Orang yang berbuka puasa kemudian berbuka dengan makanan yang haram adalah ibarat orang yang sakit lalu makan obat yang dicampur dengan sedikit racun. Memang obat itu akan bermanfaat, namun racun itu juga yang akan membinasakannya.

5. Jangan makan terlalu kenyang ketika berbuka puasa walaupun dengan makanan yang halal.

6. Hendaknya setelah selesai berpuasa selalu merasa khawatir, apakah puasanya diterima Allah apa tidak. Perasaan seperti ini juga hendaknya dijaga di saat selesai melaksanakan semua jenis ibadah siapa tahu ada banyak kekurangan, sehingga ibadah itu ditolak dan dilemparkan kembali ke mulut kita.

Kisah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dan Sahabat


Sifat Zuhud dan Sederhana

1. Kejaran Kemiskinan Bagi Orang yang Mencintai Rasulullah SAW

Seorang sahabat telah datang menjumpai Rasulullah SAW, lalu berkata,"Ya Rasulullah, saya mencintai Engkau." Nabi SAW bersabda,"Pikirkan dahulu apa yang engkau katakan,"

Tetapi orang itu berkata lagi,"Saya mencintai engkau Ya Rasulullah."Nabi tetap bersabda seperti tadi. Setelah tiga kali orang itu bertanya dengan pertanyaan yang sama, akhinya Nabi SAW bersabda,"Baiklah, apabila engkau tulus dalam perkataanmu itu, maka bersiaplah menghadapi kefakiran yang akan menimpamu dari segala arah. Karena kefakiran akan datang dengan cepat kepada orang-orang yang mencintai aku sebagaimana air terjun yang mengalir."

2. Pertanyaan Rasulullah SAW kepada para sahabat tentang dua jenis manusia

Suatu ketika Rasulullah sedang duduk bersama beberapa orang sahabatnya. Kemudian datanglah seseorang lewat di depan mereka. Orang ini berpenampilan perlente, rapi, berpakaianj ala bangsawan. Nabi bertanya kepada para sahabat,"Bagaimana pendapat kalian mengenai orang ini (orang yang lewat tadi)."

Para sahabat menjawab,"Ya Rasulullah, dia termasuk orang kaya dan mulia. Demi Allah, jika dia melamar seorang wanita, lamarannya pasti diterima. Jika dia melindungi seseorang, pasti lindungannya disetujui. Jika dia berbicara, pasti orang pada mendengarkan." Mendengar jawaban para sahabat, Nabi hanya terdiam.

Tidak lama kemudian , datang lagi seseorang lewat di depan mereka. Orang ini berpenampilan kumuh, lusuh, dekil dan berpenampilan seperti gembel. Rasulullah bertanya lagi mengenai orang itu," Sekarang pendapat kalian bagaimana mengenai orang ini." Mereka menjawab,"Ya rasulullah, dia seorang yang miskin. Jika dia melamar seorang wanita, pasti lamarannya akan ditolak. Jika dia mengusulkan sesuatu, pasti tidak diterima. Jika dia berbicara, pasti tidak akan orang yang mau mendengarkannya."

Rasulullah bersabda,"Apabila seluruh dunia dipenuhi oleh orang seperti yang pertama tadi, maka orang yang kedua tadi lebih baik dari mereka semua."

Hikmah dari kisah di atas adalah: Orang yang hanya mengandalkan kemuliaan di dunia saja, tanpa amalan akherat niscaya tidak akan mendapat tempat di sisi Allah. Sebaliknya orang miskin yang tidak mendapat tempat di sisi siapapun di dunia, yang kata-katanya tidak didengar oleh siapapun, tetapi ternyata dia lebih mulia dalam pandangan Allah. Kesimpulannya, Allah menilai hambanya dari ketaatan dan ketaqwaannya, bukan pada penampilan dan hartanya.

3. Penolakan Rasulullah SAW Terhadap Tawaran Gunung Emas

Rasulullah SAW bersabda,"Tuhanku telah menawarkan kepadaku untuk mengubah bukit-bukit di Makkah menjadi emas. Tetapi aku menadahkan tangan kepada-Nya sambil berkata,"Ya Allah, saya lebih suka sehari kenyang dan lapar pada hari berikutnya agar saya dapat mengingat-Mu apabila sedang lapar, dan memuji-Mu serta mensyukuri nikmat-Mu apabila kenyang."

4. Rasulullah SAW memperingatkan Umar RA dengan kehidupan beliau yang zuhud

Suatu hari Umar Bin Khattab RA berkunjung ke rumah Rasulullah SAW. Kebetulan waktu itu Rasul sedang tiduran di atas tikar yang terbuat dari anyaman daun kurma. Dilihatnya kamar Rasulullah hanya berisi tiga lembar kulit binatang yang telah disamak dan sedikit gandum di sudut kamar itu. Di dinding bilik hanya tergantung sebuah guci kecil terbuat dari kulit kambing tempat mengambil wudhu untuk sholat malam. Selain dari itu tidak ada apa-apa.

Umar menangis melihat keadaan kamar Rasulullah. Rasulullah bertanya,"Mengapa engkau menangis wahai Umar?" Umar menjawab,"Bagaimana saya tidak menangis, ya Rasulullah. Saya sedih melihat tanda bekas tikar yang engkau tiduri di badan engkau yang mulia, dan saya prihatin melihat kamar engkau." Semoga Allah mengaruniakan kepada kepada tuan bekal yang lebih banyak. Orang-orang Persia dan Romawi yang tidak beragama dan tidak menyembah Allah, tetapi raja mereka hidup mewah. Mereka hidup dikelilingi taman yang ditengahnya mengalir sungai. Sedangkan engkau adalah pesuruh Allah, tetapi engkau hidup dalam keadaan miskin."

Ketika Umar berkata demikian, Rasulullah bangun dari tikarnya lalu berkata,"Wahai Umar, sepertinya engkau masih ragu mengenai hal ini. Dengarlah, kenikmatan di alam akhirat tentu akan lebih baik dari pada kesenangan hidup dan kemewahan di dunia ini. Jika orang-orag kafir itu dapat hidup mewah di dunia ini, kita pun akan memperoleh segala kenikmatan tersebut di akhirat nanti. Di sana kita akan mendapatkan segala-galanya."

Mendengar sabda Nabi tersebut, Umar merasa menyesal dan meminta maaf kepada Rasulullah. Umar berkata,"Ya Rasulullah, memohon ampunlah kepada Allah untuk saya, saya telah bersalah dalam hal ini."

Penjelasan Mengenai Ketakwaan Para Sahabat

1. Kepulangan Rasulullah dari Mengantar Jenazah dan Undangan seorang Wanita

Pada suatu hari, ketika Rasulullah sedang berjalan pulang dari upacara pemakaman, seorang wanita telah mengundang beliau untuk makan-makan di rumahnya.

Beliau bersama-sama dengan para sahabat berangkat menuju wanita pengundang tadi. Ketika makanan dihidangkan, nabi kelihatan kesulitan menelan makanan yang dihidangkan. Beliau bersabda, "Sepertinya hewan ini telah disembelih tanpa izin pemiliknya."

Wanita itu berkata, "Ya Rasulullah, tadi saya telah menyuruh seorang lelaki membeli seekor kambing di pasar. Tetapi kambing-kambing itu telah habis terjual. Kebetulan beberapa hari yang lalu tetangga saya telah membeli seekor kambing.

Kemudian saya menyuruh lelaki itu ke rumah tetangga saya untuk membeli kambing tersebut. Sayangnya pemilik kambing itu sedang tidak ada di rumah, jadi yang menjual kamibing itu istrinya."

Mendengar penjelasan itu, Rasulullah SAW bersabda, "berikanlah makanan ini kepada tawanan." (Abu Daud)

2. Nabi SAW tidak dapat tidur karena khawatir mengenai sebutir kurma sedekah

Pada suatu ketika, Rasulullah SAW tidak dapat memejamkan matanya sepanjang malam. Beliau selalu mengubah-ubah posisi tidurnya, namun tetap tidak dapat memjamkan mata walau sekejap pun. Sehingga istri beliau bertanya, "Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan engkau tidak dapat tidur?"

Beliau menjawab, "Tadi ada sebuah yang diletakkan di suatu tempat. Karena takut terbuang begitu , maka saya telah mengambil dan memakannya. Sekarang setelah saya berfikir, saya merasa menyesal dan khawatir, mungkin kurma yang dikirimkan kepadaku itu adalah kurma untuk disedekahkan kepada fakir miskin."

3. Abu Bakar Shiddiq RA Menumpahkan makanan dari tukang ramal

Abu Bakar Shiddiq RA mempunyai seorang hamba sahaya yang senantiasa memberikan makanan kepadanya. Suatu ketika hamba sahayanya itu membawa makanan dan Abu Bakar Shiddiq memakan satu suap dari makanan itu. Hamba sahayanya itu berkata, "Biasanya Tuan selalu bertanya tentang sumber makanan yang saya bawa, tetapi hari ini Tuan tidak berbuat demikian?"

Abu Bakar menjawab, "Saya sangat lapar, sehingga saya lupa bertanya. Sekarang, terangkan kepadaku dari mana engkau mendapat makanan ini?"

Hamba Sahayanya menjawab, "Pada zaman jahiliyah, sebelum saya memeluk islam, saya pernah menjadi seorang peramal. Suatu ketika saya bertemu dengan satu kaum di sebuah kabilah, kemudian saya membacakan mantra kepada mereka.

Mereka berjanji kepada saya akan memberikan sesuatu sebagai imbalan jasa saya kepada mereka. Hari ini saya telah lewat di perkampungan mereka. Mereka berkata, "Di sini sedang diadakan upacara pernikahan, kemudian mereka memberi makanan ini kepada saya."

Mendengar cerita hamba sahayanya itu, Abu Bakar berkata, "Hampir saja kamu membinasakanku!" Setelah itu dia berusaha memuntahkan makanan itu dengan memasukkan jari tangan ke dalam kerongkongannya. Tetapi disebabkan perasaan sangat lapar yang belaiu derita sebelumnya, makanan itu pun sangat sulit dikeluarkan.

Ada orang yang memberitahu beliau bahwa makanan itu dapat dimuntahkan dengan cara meminum air sebanyak-banyaknya. Maka beliau meminta air di gelas yang besar, kemudian beliau pun minum sebanyak-banyaknya. Makanan itu pun akhirnya dapat dimuntahkan.

Seseorang yang memperhatikan beliau berkata, "Semoga bAllah mencurahkan rahmat-Nya kepada engkau. Engkau telah bersusah payah disebabkan oleh sesuap makanan."

Abu Bakar menjawab, "Apabila untuk memuntahkan makanan itu harus saya tebus dengan jiwa, maka saya pasti melakukannya. Saya mendengar Rasulullah bersabda, "Badan yang tumbuh subur dengan makanan haram, maka api (neraka) lebih baik baginya. Saya takut ada bagian dari badan saya yang disuburkan oleh makanan haram." (Kanzul Ummal)